Profil Ahmad Husein Mantan Pemimpin AMPB Pati yang Gagal di Arena Tinju, Apa Aktivitasnya Sekarang?
JATENG.COM - Berikut wajah Ahmad Husein Hafid yang kembali menjadi perhatian.
Bukan karena aktivitasnya sebagai tokoh utama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang aktif, melainkan karena kalah dalam pertandingan.
Dahulu, Husein membuat heboh karena tiba-tiba mendekat dengan mantan Bupati Pati, Sudewo. Pada masa itu, ia sempat disebut sebagai pengkhianat.
Ia juga meninggalkan aksi-aksi AMPB. Perjuangan tetap dilanjutkan oleh tokoh-tokoh lain.
Baru-baru ini, Husein kembali menjadi perhatian.
Ia tampil dalam ajang Combat Sport di GOR Simpang Lima Purwodadi pada hari Minggu (5/4/2026).
Pada saat itu, fokus utama berada pada pertandingan sengit antara perwakilan tuan rumah, Eko Sudaryanto, melawan Ahmad Husein dari Pati.
Sejak bel pertama berbunyi, kedua petarung langsung menunjukkan pertarungan dengan serangan yang saling membanjiri dalam intensitas yang tinggi.
Namun, keunggulan Eko mulai terlihat ketika ia mampu menguasai alur pertandingan.
Akhirnya, serangkaian pukulan keras Eko membuat Ahmad Husein jatuh.
Untuk menjaga keselamatan atlet, wasit memutuskan menghentikan pertandingan dan menyatakan kemenangan Eko melalui TKO (technical knockout).
Setelah pertandingan, tim medis segera memberikan perawatan kepada Husein agar kondisinya tetap stabil.
Meskipun sebelum pertandingan, terlihat Husein penuh percaya diri dengan meninju dadanya dengan sarung tinjunya.
Namun, rasa percaya diri itu berakhir setelah kalah dengan TKO.
Husein akhirnya diberi selang oksigen dan dibawa keluar dari lapangan.
Sosok Husein
Selain aspek teknis di dalam lingkaran, sosok Husein Pati memang sedang menjadi perhatian masyarakat terkait perkembangan politik di daerah asalnya.
Husein terkenal sebagai tokoh dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang aktif bersuara.
Namun, akhir-akhir ini dia dianggap sebagai pengkhianat setelah melakukan perdamaian dengan Bupati Pati, Sudewo.
Pada masa itu, sebagai inisiator demonstrasi Ahmad Husein Hafid kini mengakui bahwa Sudewo tidak dapat digulingkan dari jabatan Bupati Pati.
Ahmad Husein memang menjadi perhatian setelah mengumumkan pembatalan rencana mengadakan demonstrasi besar pada 25 Agustus mendatang.
Tokoh Ahmad Husein diakui sebagai pendiri Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang berperan memimpin massa dalam aksi mendatangi kantor bupati.
Ia ikut dalam aksi besar pada 13 Agustus 2025.
Sumber unjuk rasa bermula dari kebijakan Sudewo yang menaikkan PBB-P2 sebesar 250 persen, meskipun akhirnya dibatalkan oleh Bupati Pati.
PBB-P2 merupakan singkatan dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan serta Perkotaan.
Pernah mengancam akan mengadakan demo lanjutan pada 25 Agustus, Husein justru menyatakan telah menyelesaikan perselisihan dengan Bupati Pati, Sudewo.
Bahkan foto Husein yang dipeluk Sudewo menyebar secara luas.
Sekarang Ahmad Husein sering mengadakan live TikTok di akun Husein Hafid.
Pada hari Kamis (21/8/2025), Husein mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan dengan menyebut bahwa Bupati Sudewo tidak akan bisa digulingkan oleh desakan apa pun.
Husein awalnya menjelaskan alasan ia tidak akan turun ke jalan pada 25 Agustus 2025 mendatang.
Alasannya, ia merasa keinginan masyarakat telah didengar dan ditangani oleh Bupati Sudewo.
Tentang pelengseran, Husein menyebut telah mendapat info dari pusat jika Sudewo tak bisa dilengserkan dengan cara apapun.
"Intinya ginilah, kita saling mendoakan saja. Mau didesak KPK atau apa, pak Sudewo gak bakal bisa lengser," ungkap Ahmad Husein.
"Tidak akan kusampaikan kepadamu, meskipun kamu mengancam dengan berbagai cara, Pak Sudewo tidak akan mundur. Informasi pusat dari A1 itu," tegasnya.
Tokoh Ahmad Husein menjadi terkenal setelah video perdebatannya dengan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, Riyoso beredar.
Perselisihan antara Ahmad Husein dan Riyoso memuncak.
"Kami yang memberikan gaji kepada mereka, yaitu masyarakat," tegas Ahmad Husein yang membuatnya mendapatkan dukungan publik.
Setelah itu, dia terlihat ikut dalam demo besar pada 13 Agustus 2025.
Ahmad Husein mengancam akan mengadakan aksi demonstrasi lanjutan pada 25 Agustus 2025 yang akan datang.
Namun foto Ahmad Husein yang dipeluk Bupati Pati, Sudewo menyebar di media sosial.
Ahmad Husein juga menyatakan bahwa ia telah berdamai dan tidak lagi akan turun dalam demo 25 Agustus.
Gambar tersebut pasti mengejutkan masyarakat.
"Saya secara pribadi tidak memiliki tuntutan apa pun terhadap Sudewo untuk mundur," katanya.
"Intinya mohon maaf kepada masyarakat. Masyarakat Pati Timur Bersatu mengumumkan bahwa 25 orang batal melakukan demonstrasi," tegasnya.
Ahmad Husein dan Sudewo Damai, Pastikan Tidak Ada Pemberian Suap
Ahmad Husein menerangkan bahwa pertemuan dengan Sudewo berlangsung di rumah seorang pengusaha yang berada di Kecamatan Juwana, Pati.
Ia mengakui telah mengundang dua tokoh lain dari AMPB yaitu Teguh Istiyanto dan Supriyono.
Namun, keduanya tidak terlibat dalam perjanjian perdamaian.
Ahmad Husein telah mendengar pernyataan Sudewo mengenai komitmen terhadap transparansi anggaran dan mengubah pendiriannya.
Setelah pertemuan tersebut, Ahmad Husein berubah pendirian dan membatalkan aksi unjuk rasa untuk mengawasi proses Pansus Hak Angket.
Menurutnya, aksi dibentuk hanya bertujuan menolak kenaikan PBB-P2 dan bukan untuk menggulingkan Sudewo.
Sudah dibatalkan, saya sudah tidak lagi terlibat di sana, dan masyarakat sudah saya beri tahu, tanggal 25 dibatalkan.
"Kemudian, semakin saya melihat, semakin jauh mereka menyimpang. Sepertinya mereka diarahkan oleh politik, sedangkan saya sendiri selalu tulus dari masyarakat," katanya.
Ia merasa tindakannya dimanfaatkan oleh sejumlah kecil orang yang memiliki kepentingan politik.
"Saya secara pribadi tidak memiliki tuntutan apapun terhadap Sudewo untuk mundur. Jika saya dari awal, memang berasal dari masyarakat, tanpa dukungan politik," ujarnya.
Masa depan, Ahmad Husein akan menangani proses legalitas AMPB sebagai sebuah organisasi.
"Tetapi saya sudah tidak lagi terlibat dalam gerakan yang masih berlangsung saat ini. Saya dan Pak Sudewo sekarang sudah baik-baik saja," tambahnya.
Mengenai tuduhan menerima suap, Ahmad Husein menyangkal dan menyatakan tidak menerima uang dari Sudewo.
"Biarkan saja, besok akan terlihat (apakah saya diberi hadiah atau tidak). Memang rumahku memang jelek juga (orang rumahku memang jelek saja)," katanya.
Profil singkat
Ahmad Husein Hafid adalah tokoh masyarakat dari Kabupaten Pati yang terkenal sebagai aktivis setempat sekaligus pendiri Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Ia mulai mendapatkan perhatian yang luas ketika aktif dalam menggerakkan aksi protes menentang kebijakan kenaikan PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan) yang dikeluarkan oleh Bupati Pati, Sudewo. Dalam berbagai aksi, Husein dikenal sebagai sosok yang lantang dan berani menyampaikan aspirasi masyarakat, bahkan pernah viral karena debat sengit dengan pejabat setempat.
Namun, situasi berubah ketika Husein memilih untuk menyelesaikan masalah dengan Sudewo dan membatalkan rencana aksi lanjutan. Keputusan tersebut menimbulkan perdebatan.
Selain terlibat dalam kegiatan politik dan sosial, Husein juga aktif dalam media sosial, termasuk menggelar siaran langsung di TikTok guna menyampaikan pendapat serta penjelasan kepada masyarakat.
Baru-baru ini, ia kembali menjadi perhatian setelah mengikuti kompetisi olahraga pertarungan di GOR Simpang Lima Purwodadi, tetapi harus menerima kekalahan TKO di atas ring. (*)