Warga Rantau Selatan Temukan Mortir Aktif Saat Menggali Tanah, Diduga Penjajah -->

Warga Rantau Selatan Temukan Mortir Aktif Saat Menggali Tanah, Diduga Penjajah

6 Apr 2026, Senin, April 06, 2026
Warga Rantau Selatan Temukan Mortir Aktif Saat Menggali Tanah, Diduga Penjajah

-MEDAN.com, LABUHANBATU - Satu unit meriam aktif ditemukan oleh warga dari Kelurahan Dano Bale A, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada hari Senin (6/4/2026) siang.

Pengungkapan bahan peledak tersebut disahkan oleh sekretaris lurah Dano Bale, Reza saat dihubungi. Medan.

"Benar. Mortir dari masa penjajahan dulu. Di sini sudah ada polisi dan sudah diamankan, rencananya akan diledakkan," katanya.

Ia menyatakan bahwa mortir pertama kali ditemukan oleh seorang penduduk yang sedang menggali tanah untuk keperluan bahan baku pembuatan batu bata.

"Saat warga sedang menggali tanah untuk membuat batu bata, mereka menemukan logam yang tidak biasa, lalu melaporkannya kepada Babinsa dan ternyata itu adalah mortir," jelasnya.

Saat ini, selanjutnya, di lokasi telah tiba tim Gegana Brimob untuk menangani mortir.

Peristiwa ini dimulai ketika seorang warga, Fikrayansyah Hasibuan (18), menemukan benda yang mencurigakan saat sedang menggali tanah untuk bahan pembuatan batu bata di halaman belakang rumahnya pada hari Minggu (5/4/2026).

Dengan kesadaran penuh, hasil temuan tersebut segera dilaporkan agar aparat gabungan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Polres Labuhanbatu langsung turun ke lokasi untuk mengamankan wilayah dan memastikan warga tetap dalam keadaan aman.

Catatan: Kepala Bagian Operasional Polres Labuhanbatu AKP Rasidin, S.H., menjelaskan tindakan cepat yang dilakukan dengan pemasangan garis polisi serta himbauan kepada masyarakat agar tidak mendekat.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Selanjutnya, tim Jibom Gegana Brimob Polda Sumatera Utara bekerja sama dengan jajaran Polres Labuhanbatu dalam melakukan evakuasi dan penghancuran mortir di lokasi terbuka. 2. Setelah itu, pasukan Jibom Gegana Brimob Polda Sumatera Utara bersama Polres Labuhanbatu melakukan tindakan evakuasi serta pemusnahan mortir di area terbuka. 3. Berikutnya, tim Jibom Gegana Brimob Polda Sumatera Utara berkolaborasi dengan Polres Labuhanbatu untuk mengevakuasi dan memusnahkan mortir di lokasi yang terbuka. 4. Tim Jibom Gegana Brimob Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres Labuhanbatu melanjutkan tugas mereka dengan melakukan evakuasi dan pemusnahan mortir di tempat terbuka. 5. Selanjutnya, pihak Jibom Gegana Brimob Polda Sumatera Utara bekerja sama dengan Polres Labuhanbatu dalam proses evakuasi dan penghancuran mortir di lokasi terbuka.

Proses berlangsung dengan baik, aman, dan dapat dikendalikan tanpa menyebabkan korban.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui Plt. Kasi Humas IPTU Arwin mengatakan bahwa keberadaan Polres Labuhanbatu bertujuan untuk masyarakat, memastikan setiap ancaman bahaya dapat ditangani secara cepat dan akurat.

Mereka juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap memperhatikan lingkungan sekitar, tidak merasa khawatir, serta segera melaporkan kejadian yang mencurigakan, sebagai bagian dari usaha bersama dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di kawasan Labuhanbatu.

(CR7/-medan.com)

Baca berita MEDAN lainnya di Google News

Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA

Berita menarik lainnya di Medan

TerPopuler