Bakal Dikirim ke Lebanon, Menko Polkam dan Menlu Beri Pesan Kepada 744 Prajurit TNI -->

Bakal Dikirim ke Lebanon, Menko Polkam dan Menlu Beri Pesan Kepada 744 Prajurit TNI

12 Mei 2026, Selasa, Mei 12, 2026
 

bengkalispos.com- Sebanyak 744 anggota TNI akan diberangkatkan ke Lebanon untuk bergabung dengan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) akhir bulan ini. Sebelum keberangkatan ratusan prajurit tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago serta Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan beberapa pesan.

Djamari menyampaikan bahwa ratusan anggota yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Satgas Konga) UNIFIL perlu tetap menjunjung disiplin tinggi guna memastikan kualitas latihan serta kesiapan pasukan dalam menjalankan tugas pemeliharaan perdamaian bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pesan tersebut ia sampaikan saat bertemu dengan para prajurit pada Senin (11/5).

Sebagai Kepala Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP), Djamari menyampaikan bahwa Indonesia memiliki catatan sejarah yang panjang dan reputasi yang baik dalam menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB. Ia juga berbagi pengalamannya saat bertugas dalam misi United Nations Emergency Force II (UNEF II) di Sinai pada tahun 1970-an.

"Latihan berat merupakan bentuk kesejahteraan yang diberikan kepada para tentara. Dengan latihan yang ketat dan disiplin, tentara kita mampu menjalankan tugas dengan baik. Ketika tugas dilaksanakan dengan baik, maka muncullah rasa bangga, kehormatan, promosi, serta apresiasi dari negara," katanya dikutip dari pernyataan resmi pada Selasa (12/5).

Menteri Koordinator Djamari memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto selalu hadir mendampingi para prajurit. Presiden berkomitmen untuk terus meningkatkan peran Indonesia dalam misi perdamaian global. Menurutnya, Indonesia perlu terus memperkuat citranya melalui kesiapan pasukan, peningkatan kontribusi, serta penempatan perwira TNI di posisi penting dalam struktur misi PBB.

Di dalam arahannya kepada para prajurit, Djamari juga menyampaikan pesan dan perhatian dari Presiden Prabowo kepada seluruh personel yang akan menjalani tugas di Lebanon. Ia menekankan kembali bahwa misi perdamaian merupakan amanat konstitusi untuk berperan dalam menjaga ketertiban dunia serta membawa kehormatan bagi bangsa Indonesia.

"Anda memikul tugas negara untuk ikut serta dalam menciptakan perdamaian dunia. Di bahu Anda terdapat bendera Merah Putih dan topi biru PBB. Betapa besar kepercayaan dan harapan bangsa ini kepada Anda," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian yang telah dilaksanakan sangat penting dalam memperkuat koordinasi di tengah perubahan geopolitik dan meningkatnya ancaman di wilayah tugas. Menurutnya, rapat tersebut tidak boleh dianggap sebagai kegiatan rutin belaka.

"Kementerian Luar Negeri akan terus melakukan koordinasi dan kerja sama guna meningkatkan misi perdamaian sebagai bagian dari tugas konstitusi serta citra negara," katanya.

Kepada ratusan anggota militer yang dikirim ke Lebanon, Sugiono mengingatkan agar seluruh personel mempersiapkan diri dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Mereka diharapkan melaksanakan tugas tersebut dengan ikhlas, penuh semangat, serta yakin bahwa tugas yang dilakukan akan memberikan nama baik Indonesia di dunia internasional.

"Tempat kalian ditempatkan adalah wilayah yang sama sekali tidak aman dan penuh bahaya. Artinya, kemampuan serta keahlian sebagai tentara harus dipersiapkan dan digunakan secara maksimal," tambahnya.

TerPopuler