Rektor Unpri Ajak Lulusan Siap Hadapi Era AI

Rektor Universitas Prima Indonesia (Unpri), Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes, mengingatkan lulusan agar tidak memandang gelar akademik sebagai akhir dari proses belajar. Dalam situasi perubahan dunia kerja yang dipengaruhi oleh transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI), lulusan diharapkan terus beradaptasi, berpikir kritis, serta mampu menghasilkan ide dan solusi.
Pesan tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes dalam acara wisuda Unpri periode VIII tahun 2026 yang berlangsung pada hari Kamis hingga Sabtu di Aula Kampus Utama Unpri Jalan Sampul, Medan. Acara ini dihadiri oleh lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma tiga, sarjana terapan, sarjana, profesi, magister, spesialis hingga doktor.
"Persiapan Saudara tidak boleh berhenti pada ilmu yang telah dipelajari di kelas. Saudara harus memiliki kemampuan untuk terus belajar, menyesuaikan diri dengan perubahan, berpikir kritis, berkomunikasi secara efisien, bekerja sama, serta berani menyampaikan ide dan solusi," ujar rektor.
Ia menyampaikan bahwa dunia yang akan dihadapi oleh lulusan terus mengalami perubahan secara cepat. Perkembangan digital, kecerdasan buatan, big data, ekonomi hijau, serta inovasi teknologi telah mengubah metode kerja, komunikasi, dan proses menciptakan nilai manusia.
Namun, perubahan ini bukan hanya menjadi tantangan. Di balik perubahan tersebut, menurut rektor, terdapat kesempatan untuk munculnya berbagai inovasi, bidang pekerjaan, dan profesi baru. Oleh karena itu, ia mendorong lulusan Unpri agar menjadi individu yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, kepemimpinan, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
"Jaga semangat belajar sepanjang hayat. Teruslah memperbarui pengetahuan, memperluas pengalaman, dan meningkatkan keterampilan, karena dunia profesional akan terus berkembang jauh setelah Anda meninggalkan bangku kuliah," katanya.
Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes menambahkan bahwa semangat tersebut selaras dengan komitmen Unpri yang terus memperkuat kurikulum berbasis hasil, memperluas kerja sama serta mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Unpri sebagai universitas unggul di bidang socio technopreneurship yang responsif dan kreatif.
Rektor mengajak para lulusan untuk membawa semangat socio technopreneurship dalam kehidupan setelah meninggalkan kampus. Para lulusan diharapkan berani menghasilkan ide-ide baru, mampu mengenali peluang, memiliki rasa empati terhadap masyarakat, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk memberikan solusi terhadap masalah yang ada di sekitar mereka.
"Keberhasilan tidak hanya diukur dari sejauh mana posisi yang Anda capai, tetapi juga dari kualitas keputusan yang Anda ambil serta pengaruh yang Anda berikan melalui pekerjaan masing-masing," ujarnya.
Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes juga menegaskan komitmen Unpri dalam berkembang melalui penguatan tridharma perguruan tinggi, peningkatan kualitas akademik serta pengembangan jaringan dan kerja sama. Pencapaian akreditasi institusi dengan predikat unggul bukanlah akhir dari perjalanan. Namun, merupakan bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kualitas sekaligus mempersiapkan langkah menuju pengakuan dan jaringan akademik internasional.
Saat ini, Unpri kini memiliki 60 program studi yang mencakup jenjang diploma, sarjana, profesi, magister, spesialis hingga doktor, termasuk pengembangan program studi di luar kampus utama di Pekanbaru.
"Perkembangan ini menunjukkan bahwa Unpri terus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang bermutu, sekaligus memperluas peran universitas dalam menghadapi kebutuhan pembangunan dan kemajuan ilmu pengetahuan," katanya.
Rektor juga menegaskan kepada para lulusan bahwa gelar akademik yang diperoleh membawa konsekuensi berupa tanggung jawab untuk menggunakan ilmu secara bertanggung jawab, menjunjung profesionalisme, serta memberikan manfaat melalui bidang yang ditekuni. “Gunakan ilmu untuk menyelesaikan masalah. Gunakan keahlian untuk membantu orang lain. Dan manfaatkan kesempatan yang kalian miliki untuk menciptakan sesuatu yang bernilai,” ujarnya.
Wisuda periode VIII tahun 2026 memiliki makna khusus bagi Unpri sebagai bagian dari awal perjalanan beberapa program pendidikan. Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes memberikan ucapan selamat kepada lulusan angkatan pertama program pendidikan dokter spesialis radiologi, program pendidikan dokter spesialis kedokteran keluarga layanan primer, program studi magister keperawatan, program studi magister kesehatan masyarakat kampus Kota Pekanbaru serta program studi sarjana arsitektur.
Sebagai lulusan angkatan pertama, ujar rektor, menjadi bagian dari sejarah awal perkembangan program-program tersebut serta menjadi gambaran awal kualitas dan sifat lulusan yang dihasilkan. "Saya berharap Saudara mampu menunjukkan kemampuan dan profesionalisme yang baik dalam menjalani bidang masing-masing, sehingga perjalanan Saudara dapat menjadi dasar positif bagi generasi berikutnya," katanya.
Momen wisuda semakin istimewa dengan pemberian gelar doktor honoris causa kepada tiga tokoh karena kontribusi, dedikasi, dan pengabdian luar biasa mereka di bidang masing-masing. Mereka adalah Exequiel P. Yumang, MD dan Al Farabi Lee Jaafar, MD (bidang ilmu kedokteran) serta Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M (bidang ilmu hukum).
Contoh ketiga tokoh tersebut mampu menjadi teladan bagi generasi muda dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, menciptakan karya, serta memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. “Dari nama keluarga besar Universitas Prima Indonesia, saya menyampaikan selamat dan rasa hormat yang tinggi kepada ketiga penerima gelar doktor honoris causa,” kata rektor.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I, Prof. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D memberi peringatan kepada para lulusan bahwa proses setelah lulus tidak selalu mudah. Mereka masih perlu berjuang untuk memasuki dunia kerja di tengah situasi ekonomi global yang penuh tantangan. “Lulusan Unpri yang diwisuda hari ini tentu masih harus berjuang dalam mencari pekerjaan. Saat ini, kondisi ekonomi global kita mulai dari Asia, Eropa hingga Amerika menghadapi kesulitan yang sangat besar,” ujarnya.
Namun, menurut pimpinan LLDikti, tantangan tersebut perlu dihadapi dengan bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang memadai serta profesional. "Dalam kesulitan tersebut tentu Allah memberikan berkah berupa ilmu pengetahuan dan kemampuan yang lengkap serta profesional yang dihargai baik di dalam maupun luar negeri," katanya.
Ketua BPH Yayasan Perguruan Tinggi Prima Indonesia, Prof. Dr. Tommy Leonard, MKn menyatakan bahwa lulusan Unpri tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik. Kepribadian, integritas, kemampuan beradaptasi, serta keberanian menghadapi perubahan zaman menjadi aspek penting bagi lulusan, terutama dalam situasi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan yang semakin pesat.
"Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menghasilkan kesempatan; tidak hanya berusaha meraih keberhasilan pribadi, tetapi juga memberikan manfaat kepada orang lain," ujar Prof. Dr. Tommy Leonard, MKn.
Hadiri dalam acara wisuda tersebut, Founder Unpri Prof. Dr. dr. I Nyoman Ehrich Lister, M.Kes, AIFM., Sp.K.K.L.P, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Prima Indonesia Dr. drg. Florenly, MHSM, MPH, C.Ort, FICCDE, Pembimbing Akademik Unpri Prof. Dr. dr. Farhat, M.Ked (ORL-HNS), Sp.T.H.T.K.L (K), Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prima Dr. drg. Florenly, MHSM, MPH, C.Ort, FICCDE, wakil rektor, ketua lembaga/biro, dekan serta keluarga wisudawan.
Hadiri bersama Malaysian Medical Council Prof. Dato’ Sri Dr. Abu Hassan A. Abdullah, Ketua Philippine Board of Cosmetic Surgery (PBCS) Republik Filipina Al Farabi Lee Jaafar, MD, Presiden Philippine Society for Cosmetic Surgery, Presiden Philippine Federation of Cosmetic Surgeons Republik Filipina Exequiel P. Yumang, MD, Sekda Kabupaten Nias Samson P. Zai, S.H, M.H dan Wakil Bupati Kabupaten Toba Drs. Audy Murphy O Sitorus, S.H, M.Si. Informasi lebih lanjut mengenai program akademik Unpri dapat ditemukan melalui situs web:www.unprimdn.ac.id. (dmp)