Sat Polairud sisir dermaga rakyat antisipasi penyelundupan

Bengkalis Pos ·
Sat Polairud sisir dermaga rakyat antisipasi penyelundupan

MANGGAR, BABEL NEWS - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Belitung Timur melakukan patroli perairan di sejumlah titik rawan wilayah hukum Kabupaten Belitung Timur pada Senin (24/8). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya praktik penyelundupan bijih timah maupun barang ilegal lainnya melalui jalur laut.

Patroli perairan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Belitung Timur, AKP Bobory Niko, bersama personel Sat Polairud. Sebelum melaut, Sat Polairud terlebih dahulu menggelar apel persiapan untuk memetakan rute penyisiran di lapangan.

Dalam apel tersebut, Bobory Niko menginstruksikan kepada seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan penuh. Ia juga menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan kapal secara teliti, namun tetap humanis terhadap masyarakat. 

Menggunakan Kapal Patroli POL XXVIII-1401, tim gabungan bergerak menyusuri perairan dan menyisir beberapa dermaga yang kerap menjadi pusat aktivitas laut warga. Beberapa titik yang diperiksa di antaranya Pelabuhan Rakyat Desa Baru di Kecamatan Manggar, Dermaga Masyarakat Kalimoa di Desa Kurnia Jaya, serta Dermaga Kapal Sungai Manggar di Desa Sukamandi, Kecamatan Damar.

Di Pelabuhan Rakyat Desa Baru, petugas melakukan pemeriksaan fisik terhadap sejumlah kapal nelayan dan wadah fiber penampung yang bersandar di lokasi. Pemeriksaan mencakup pengecekan dokumen kelengkapan kapal hingga muatan barang guna memastikan tidak ada pasir timah ilegal yang disembunyikan. Dari hasil pemeriksaan pertama ini petugas tidak menemukan adanya muatan mencurigakan maupun barang ilegal lainnya.

Patroli kemudian dilanjutkan ke titik kedua di Dermaga Masyarakat Kalimoa, Desa Kurnia Jaya, dengan pola pengawasan dan penyisiran serupa. Di sana, situasi terpantau kondusif dan petugas tidak menemukan indikasi aktivitas mencurigakan yang mengarah pada tindak pidana penyelundupan.

Penyisiran jalur laut berlanjut hingga ke kawasan Dermaga Sungai Manggar di Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, tempat bersandarnya kapal-kapal kecil masyarakat. Sama seperti sebelumnya, pengawasan di Dermaga Sungai Manggar menunjukkan hasil nihil terkait peredaran atau pengangkutan bijih timah secara ilegal.

Bobory Niko menjelaskan patroli perairan ini akan rutin dilaksanakan secara konsisten. "Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi adanya penyelundupan biji timah maupun barang ilegal lainnya melalui jalur perairan. Kami akan terus melakukan pemantauan dan pengecekan di sejumlah titik yang dinilai rawan," ujar Bobory Niko.

Selain pengawasan, kepolisian juga merangkul para pelaku usaha perikanan dan pengguna jasa transportasi laut untuk peduli terhadap keamanan wilayah perairan. "Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan pengguna jasa transportasi laut, agar bersama-sama menjaga keamanan wilayah perairan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan," jelasnya. (z1)