Universitas Cyber kuatkan teknologi pendidikan dengan benchmarking Tsinghua

Bengkalis Pos ·

bengkalispos.com.CO.ID, BEIJING -- Universitas Siber memperkuat pendidikan teknologi dengan melakukan kegiatan benchmarking ke Universitas Tsinghua, Beijing, pada Jumat (21/8/2026).

Vice Rektor Universitas Cyber, Dr Agus Trihandoyo, berdiskusi dengan Profesor Jiannan Wang dari Departemen Ilmu Komputer dan Teknologi mengenai sistem pendidikan tinggi, pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan.

Pada kunjungan ini, Dr Agus juga mengunjungi langsung laboratorium komputer dan fasilitas pembelajaran di Tsinghua University. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenali metode akademik dan pemanfaatan teknologi yang sesuai untuk diterapkan dalam pengembangan sistem pendidikan.

Universitas Siber sesuai dengan kebutuhan sektor industri dan kemajuan teknologi.

Pertemuan Dr Agus dengan Profesor Jiannan berlangsung di kantor profesor dan membahas beberapa hal terkait penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berbasis teknologi.

Keduanya berdiskusi tentang perluasan kurikulum, metode pengajaran, pemanfaatan teknologi, serta strategi universitas dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah.

Dosen Jiannan menjelaskan metode yang diterapkan Universitas Tsinghua dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, inovasi, kerja sama, serta pengalaman nyata.

Diskusi ini memberikan wawasan kepada Dr Agus tentang bagaimana perguruan tinggi menggabungkan pengetahuan akademis dengan pengalaman praktis agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam menyelesaikan berbagai masalah.

Selain berdiskusi secara akademis, Dr Agus mengunjungi laboratorium komputer dan fasilitas pembelajaran di Tsinghua University. Hal ini merupakan bagian dari proses benchmarking untuk melihat langsung bagaimana fasilitas teknologi mendukung kegiatan belajar, eksperimen, serta pengembangan keterampilan mahasiswa.

Pengalaman ini menjadi dasar evaluasi bagi Cyber University dalam menjadi bentuk pembentukan pemimpin digital masa depan, dengan mempertimbangkan pendekatan yang sesuai untuk diterapkan sesuai kebutuhan pendidikan tinggi dan perkembangan industri di Indonesia.

Pengalaman itu menjadi bagian yang sangat penting bagi Cyber University dengan mempertimbangkan penerapan pendidikan teknologi dari sudut pandang universitas yang memiliki lingkungan akademik yang solid.

Dr Agus menganggap bahwa benchmarking perlu ditujukan pada upaya memahami praktik-praktik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan ciri khas pendidikan di Indonesia. Kunjungan ke Tsinghua, menurutnya, bukan hanya sekadar melihat salah satu universitas terbaik di dunia.

"Yang lebih penting adalah belajar, merefleksikan diri, serta mengamati praktik-praktik terbaik yang bisa kita terapkan untuk memperkuat sistem pendidikan akademik di Cyber University," ujar Dr Agus dalam pernyataannya yang dilansir Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, penguatan pendidikan teknologi juga memerlukan sarana yang mampu menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk menguji pemahaman mereka melalui pengalaman langsung.

Oleh karena itu, pengujian laboratorium dan fasilitas pembelajaran menjadi salah satu aspek penting dalam kunjungan tersebut guna mengevaluasi bagaimana teknologi dapat memfasilitasi proses belajar dan eksperimen mahasiswa.

Pandangan ini juga terkait dengan metode yang digunakan Cyber University dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu menerapkan ilmu pengetahuan dalam situasi nyata. Menurutnya, pendidikan teknologi harus memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menguji ide-ide, bekerja sama, serta menciptakan solusi melalui pengalaman langsung.

Mahasiswa tidak cukup hanya memahami konsep teori. Mereka perlu memiliki kesempatan untuk mencoba, bekerja sama, serta menerapkan ilmu yang mereka pelajari menjadi solusi yang nyata.

"Ini sangat sesuai dengan komitmen Cyber University dalam menghasilkan sumber daya digital yang siap menghadapi ekonomi digital dan era kecerdasan buatan," kata Dr Agus.

Strategi pengajaran yang menggabungkan konsep teori dengan penerapan nyata merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam perkembangan pendidikan teknologi.

Melalui pengalaman tersebut, diharapkan mahasiswa tidak hanya menguasai keterampilan digital, tetapi juga mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta memahami tantangan yang muncul dalam dunia industri.

Tidak semua sistem pendidikan Tsinghua University disalin dalam benchmarking. Cyber University tetap mempertimbangkan sifat pendidikan tinggi serta kebutuhan sektor industri di Indonesia untuk menentukan metode yang dapat diterapkan.

"Setiap perguruan tinggi memiliki ciri dan situasi yang berbeda. Tujuan kami bukan untuk meniru Tsinghua, tetapi belajar dari metode terbaiknya dan mempertimbangkan apa yang bisa disesuaikan untuk memperkuat Cyber University," kata Dr Agus.

Menurutnya, keberhasilan dalam pengembangan sistem pendidikan pada akhirnya dapat dilihat melalui kompetensi lulusan.

Oleh karena itu, Cyber University berupaya meningkatkan kemampuan mahasiswa tidak hanya dalam bidang digital yang kuat, tetapi juga mampu berinovasi, beradaptasi, serta terus memperluas wawasan sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Kunjungan ke Universitas Tsinghua merupakan bagian dari upaya Cyber University dalam memperluas wawasan akademik serta memperkuat kualitas pendidikan yang berbasis teknologi.

Hasil pembahasan dan evaluasi fasilitas tersebut menjadi acuan bagi universitas dalam terus memperkaya proses belajar yang menghubungkan kompetensi digital, pengalaman nyata, kreativitas, serta kebutuhan sektor industri.

"Kami berharap mahasiswa Cyber University tidak hanya memiliki keterampilan digital, tetapi juga kreatif, fleksibel, mampu belajar terus-menerus, serta memiliki kemampuan bersaing di tingkat global. Mereka juga harus tetap memahami kebutuhan masyarakat dan industri Indonesia," ujar Dr Agus.

Dengan semangat benchmarking, inovasi, dan penguatan akademik, Cyber University terus berupaya menciptakan bakat yang mampu menghadapi perkembangan teknologi serta tantangan ekonomi digital.

Tindakan tersebut sesuai dengan visi Cyber University sebagai Pembentuk Pemimpin Digital Masa Depan, yang menekankan penguasaan teknologi, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi masa depan sebagai elemen penting dalam pendidikan mahasiswa.