300 KK terdampak kebakaran di Jalan Nakula Bali, puluhan prajurit TNI diterjunkan
-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 25 prajurit Kodim 1611/Badung diterjunkan langsung menembus pekatnya asap dan kobaran api demi mengevakuasi warga terdampak kebakaran yang mencapai ratusan KK.
Musibah ini terjadi di Jalan Nakula Gang Jatayu, Banjar Margaya, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, pada Minggu 31 Agustus 2026 malam hingga Senin 1 September 2026.
Peristiwa yang bermula sekitar pukul 22.00–22.30 WITA tersebut, melahap habis deretan bedeng tempat tinggal semi permanen berbahan tripleks, bedeng-bedeng, serta gudang penampungan barang rongsokan.
Merespons situasi ini, Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf Putu Tangkas langsung menginstruksikan jajaran Koramil 1611-07/Denpasar Barat untuk bergerak cepat ke titik api.
Danramil 1611-07/Denbar, Mayor Cke I Made Oka, memimpin langsung puluhan anggotanya bersama Babinsa Sertu Tony Cahyono di garis depan penanganan musibah.
Personel TNI bahu-membahu dengan petugas pemadam kebakaran gabungan dari Denpasar dan Badung untuk melokalisasi api sekaligus menyisir permukiman.
Mayor Cke I Made Oka mengungkapkan bahwa pengerahan personel dilakukan tanpa jeda sejak laporan pertama kali diterima yang memberikan dampak pada sekitar 300 KK tersebut.
"Yang terdampak kurang lebih 300 KK. Kami mulai dari tadi malam bersama anggota langsung bergerak atas perintah Bapak Dandim untuk membantu evakuasi dan membantu damkar memadamkan api,” ujar Mayor Oka, pada Senin 1 September 2026.
"Kalau untuk korban jiwa tidak ada," jabarnya.
Struktur bangunan yang rentan serta banyaknya material mudah terbakar sempat menyulitkan upaya pemadaman di lapangan.
Kobaran api terus menjalar dengan cepat di antara tumpukan barang rongsokan dan bilik-bilik kos.
“Api merembet ke setiap gudang karena yang terbakar bangunan dari tripleks, bedeng-bedeng, dan tumpukan barang rongsokan,” paparnya.
Para prajurit terus menyisir area berbahaya untuk mengamankan warga ke zona aman dan menyelamatkan sisa-sisa harta benda mereka.
Personel Koramil juga mengamankan arus lalu lintas di sekitar permukiman guna memastikan armada mobil damkar leluasa keluar masuk menyuplai air.
Mayor Oka menegaskan bahwa jajarannya tidak akan meninggalkan lokasi sebelum ancaman kebakaran benar-benar tuntas.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami dalam situasi darurat ini,” tegasnya.
Pihak TNI berkomitmen mengawal penanganan musibah tersebut secara tuntas hingga pemulihan awal pascabencana.
“Kami dari Kodim 1611/Badung berusaha membantu sampai selesai dan membantu warga mengevakuasi barang-barang yang masih tersisa,” pungkas Mayor Oka. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar