AHY minta kader Demokrat tak tutup mata soal kondisi rakyat meski berada di koalisi Prabowo-Gibran

Bengkalis Pos ·
Ringkasan Berita:
  • AHY meminta kader Demokrat tetap kritis terhadap kondisi masyarakat meski partainya menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Dukungan kepada pemerintah harus disertai pengawasan, terutama agar program strategis tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
  • Tekanan ekonomi seperti daya beli, biaya hidup, dan ketersediaan pekerjaan berkualitas menjadi perhatian AHY dalam menilai dampak kebijakan pemerintah.

KALTIM.CO - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta seluruh kader partainya tetap jujur dalam melihat kondisi masyarakat meski Demokrat saat ini menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini, keterlibatan Demokrat dalam pemerintahan tidak boleh membuat kader hanya mengejar kepentingan atau keberhasilan politik partai.

Dukungan kepada pemerintah, kata dia, harus diarahkan pada kebijakan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 2000 ini menilai kader Demokrat memiliki tanggung jawab untuk memastikan berbagai kebijakan pemerintah berjalan sesuai tujuan.

Karena itu, dukungan terhadap pemerintah perlu disertai pengawasan terhadap pelaksanaan program.

Ia juga mengingatkan agar kader tidak ragu menyampaikan perbaikan terhadap kebijakan yang masih memiliki kekurangan.

Sikap tersebut dinilai penting agar keberadaan Demokrat di pemerintahan tetap memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Sebab yang kita perjuangkan bukan semata-mata keberhasilan satu partai, yang kita perjuangkan adalah keberhasilan Indonesia," kata AHY dalam pidato politik peringatan HUT ke-25 Demokrat di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini mengatakan posisi Demokrat sebagai bagian dari pemerintahan harus dibarengi dengan tanggung jawab untuk mendukung sekaligus mengawal kebijakan yang dijalankan pemerintah.

"Kebijakan yang sungguh baik bagi rakyat harus kita dukung dan kawal. Yang belum sempurna kita bantu perbaiki," ujarnya.

Ia meminta kader Demokrat turut mengawasi pelaksanaan program-program strategis pemerintah.

Pengawasan tersebut diperlukan agar program berjalan sesuai target, tepat sasaran, dan terhindar dari penyalahgunaan anggaran.

"Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat," kata AHY.

AHY Soroti Tekanan Ekonomi Masyarakat

Dalam pidatonya, AHY juga menyinggung persoalan ekonomi yang menurutnya masih dirasakan masyarakat di berbagai lapisan.

Ia mengatakan keluhan tersebut dapat ditemui mulai dari lingkungan permukiman, pasar, tempat kerja, hingga ruang digital.

"Masih banyak keluarga yang bekerja keras tetapi merasa hidup belum semakin mudah. Harga kebutuhan sehari-hari masih menekan. Mendapatkan pekerjaan yang layak tidak selalu mudah," ujarnya.

AHY menyebut kondisi tersebut membuat sebagian keluarga harus meningkatkan upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup di tengah biaya yang terus meningkat.

Ia mengatakan persoalan tersebut didengarnya secara langsung dari sejumlah kelompok masyarakat, antara lain pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pekerja informal, pengemudi ojek online, ibu rumah tangga, serta generasi muda.

"Tekanan itu nyata. Lapangan pekerjaan yang berkualitas belum cukup, daya beli banyak keluarga masih tertekan, kelas menengah menghadapi biaya hidup yang semakin berat," kata AHY.

Demokrat merupakan salah satu partai politik yang berada dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

Dalam posisi tersebut, partai pendukung pemerintah menghadapi dua kepentingan sekaligus, yakni menjaga soliditas koalisi dan memastikan kebijakan yang dijalankan tetap mendapat pengawasan politik.

Pernyataan AHY menempatkan fungsi pengawasan tersebut sebagai bagian dari peran kader Demokrat di pemerintahan. Dukungan terhadap kebijakan yang dinilai baik bagi masyarakat, menurut dia, perlu berjalan bersama dengan upaya memperbaiki kebijakan yang masih memiliki kekurangan.

Sikap tersebut juga berkaitan dengan tantangan pemerintah dalam menjaga daya beli, memperluas lapangan kerja berkualitas, dan meringankan tekanan biaya hidup masyarakat.

Persoalan tersebut menjadi penting karena pertumbuhan ekonomi tidak selalu langsung dirasakan secara merata oleh seluruh kelompok masyarakat.

Karena itu, AHY meminta kader Demokrat tidak hanya melihat keberhasilan pemerintah dari sisi pelaksanaan program, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

Bagi Demokrat, kata AHY, keberadaan partai dalam pemerintahan pada akhirnya harus diukur dari seberapa jauh kebijakan yang dikawal dapat menghasilkan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pencapaian kepentingan nasional. (*)

Artikel ini telah tayang di news.com dengan judul Meski Berada di Pemerintahan, AHY Minta Kader Demokrat Tetap Jujur soal Kondisi Rakyat