Arti pepatah, Odin v pole ne voin, yang diucapkan Prabowo saat pidato di forum Rusia

Bengkalis Pos ·
Arti pepatah, Odin v pole ne voin, yang diucapkan Prabowo saat pidato di forum Rusia
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menghadiri Eastern Economic Forum ke-11 di Vladivostok, Rusia.
  • Indonesia dan Rusia sepakat untuk meningkatkan nilai perdagangan bilateral melalui kemitraan ekonomi.
  • Rencana pemberlakuan Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-EAEU ditargetkan mulai pada awal 2027.
 

JATIM.COM - Presiden RI Prabowo Subianto mengutip sebuah pepatah Rusia saat menyampaikan pidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Kehadiran Prabowo di forum tersebut merupakan bagian dari kunjungannya ke Rusia.

Ia datang memenuhi undangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dan hadir sebagai tamu kehormatan utama dalam EEF ke-11.

"Para peserta dan Yang Mulia sekalian, saya memahami bahwa rakyat Rusia memiliki sebuah pepatah, Odin v pole ne voin. Tidak ada kemenangan jika kita berjuang sendirian," ujar Prabowo. 

Ketua Umum Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) itu pun mengatakan bahwa di Indonesia, ada pepatah yang serupa.

"Kita menyebutnya gotong royong. Beban seberat apa pun menjadi ringan ketika kita memikulnya bersama," katanya.

Arti Pepatah Rusia 'Odin v pole ne voin'

Dikutip dari laman Gateway to Russia, gw2ru.com, Odin v pole ne voin atau Один в поле не воин dalam bahasa Inggris berarti “One man is no warrior in the field” atau secara harfiah diterjemahkan ke bahasa Indonesia bermakna "Satu orang saja bukanlah pejuang di medan perang",

Pepatah ini dimaknai sebagai 'ada situasi-situasi tertentu yang tidak bisa dihadapi seseorang tanpa bantuan orang lain.'

Oleh karenanya, pepatah tersebut digunakan untuk menekankan bahwa hanya dengan bertindak bersama-sama, manusia dapat memiliki kekuatan yang mampu mengatasi kesulitan.

Dalam bahasa-bahasa Eropa, ada peribahasa serupa yang berbicara tentang keterbatasan kemampuan individu alias Odin v pole ne voin. 

Padanan terdekat dari pepatah ini dalam bahasa Inggris: there is safety in numbers.

Namun, ada juga lawan dari pepatah 'Odin v pole ne voin', yakni И один в поле воин.

Dikutip dari laman verymuchrussian.com, pepatah tersebut artinya, 'Bahkan satu orang saja sudah bisa disebut pejuang di medan perang.'

Ini berarti bahwa ada situasi di mana banyak hal hanya bergantung pada satu orang.

Prabowo Sebut Indonesia dan Rusia Saling Melengkapi di Bidang Ekonomi

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa perekonomian Indonesia dan Rusia saling melengkapi.

Di hadapan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin serta dunia usaha Rusia, Prabowo mengatakan kedua negara dapat saling menambal kebutuhan yang tidak dimiliki.

“Perekonomian Indonesia dan Rusia bukanlah cerminan satu sama lain. Saya percaya, justru karena itulah keduanya dapat saling melengkapi untuk bekerja sama,” kata Prabowo pada Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Rusia, Kamis, (3/8/2026).

Prabowo mencontohkan, Rusia memiliki gandum, pupuk, energi, ilmu pengetahuan, dan rekayasa maju.

Sementara Indonesia memiliki kelapa sawit, perikanan, kopi, karet, tekstil, furnitur, barang konsumsi, tenaga kerja muda serta pintu gerbang menuju 680 juta penduduk ASEAN.

“Kekuatan satu pihak dapat menjawab kebutuhan pihak lainnya. Inilah fondasi perdagangan yang adil dan berkelanjutan,” katanya.

Hasilnya kata Presiden sudah tampak.  

Pada tahun lalu, perdagangan bilateral Indonesia-Rusia mendekati US$5 miliar.

Angka tersebut meningkat 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 2024, dan meningkat 33,7 persen dibandingkan 2023.

“Pencapaian ini baru merupakan permulaan; bukan batas atas,” katanya.

Oleh karena itu, Prabowo mengusulkan agar Indonesia-Rusia menetapkan target yang jelas dalam hubungan kemitraan. 

Di antaranya melipatgandakan perdagangan dalam periode  peninjauan pertama Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasian Economic Union (FTA).

“Peningkatan ini akan didorong oleh perekonomian yang saling melengkapi, perkiraan mulai berlakunya Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-EAEU pada awal 2027, dan mungkin yang paling penting, hubungan yang lebih erat antara komunitas bisnis kita,” ucap Prabowo.

Menurut Prabowo, peningkatan perdagangan secara signifikan bukan hal yang tidak mungkin.

Indonesia merupakan pusat dari Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), dan kini menjadi mitra perdagangan bebas.

Artikel telah tayang sebelumnya di news

Informasi lengkap dan menarik lainnya di jatim.com