Pemerintah Pusat Bangun 12 Jembatan Gantung di Jateng, Mulai Cilacap hingga Grobogan

Bengkalis Pos ·
Pemerintah Pusat Bangun 12 Jembatan Gantung di Jateng, Mulai Cilacap hingga Grobogan
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 12 jembatan gantung untuk mempermudah akses warga yang terkendala kondisi geografis dibangun pemerintah di Jawa Tengah.
  • Pembangunan jembatan gantung itu berlangsung mulai dari Cilacap hingga Grobogan.
  • Tak hanya memperlancar akses, keberadaan jembatan gantung ini juga meningkatkan aktivitas perekonomian warga.
 

BANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemerintah membangun 12 jembatan gantung di sejumlah titik lokasi di Jawa Tengah untuk mempermudah akses warga yang terkendala kondisi geografis.

Pembangunan jembatan yang berlangsung hingga Desember ini berlangsung mulai dari Cilacap hingga Grobogan.

Satu di antara jembatan yang sudah rampung adalah Jembatan Gantung Suruh Panjang di Kabupaten Semarang.

Warga Dusun Suruhan, Kabupaten Semarang pun merasakan manfaat dari keberadaan jembatan ini.

Sebelum Jembatan Gantung Suruh Panjang dibangun, warga harus mengandalkan jalan setapak untuk menuju wilayah seberang. 

"Dulu kami lewat jalan setapak. Kalau musim hujan, jalannya licin sehingga tidak bisa dilalui kendaraan bermotor dan kami harus memutar cukup jauh," ujar Kasminto, warga Dusun Suruhan, Senin (31/8/2026).

Kini, keberadaan jembatan gantung dengan bentang 80 meter tersebut menghubungkan Dusun Suruhan dan Dusun Siroto, Kecamatan Ungaran Barat.

Akses yang lebih mudah tidak hanya mempersingkat perjalanan warga, tetapi juga membuat interaksi antarwarga dan aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar.

Jembatan gantung ini bisa dilintasi warga menggunakan sepeda motor.

"Adanya jembatan ini memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan interaksi antarwarga desa karena bisa lebih mudah mengadakan berbagai kegiatan dan memperlancar perekonomian," katanya.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Iqbal Tamher mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN terus memperkuat konektivitas hingga wilayah pelosok melalui pembangunan jembatan gantung.

Pada Tahun 2026, Jawa Tengah mendapatkan alokasi sebanyak 20 unit jembatan gantung sebagai bagian dari target pembangunan 105 jembatan gantung di 25 provinsi di seluruh Indonesia.

Saat ini, telah terkontrak sebanyak 12 paket pembangunan jembatan gantung.

"Saat ini, 12 paket Jembatan Gantung tersebut telah terkontrak dan sedang dalam masa pelaksanaan pekerjaan."

"Pembangunan ditargetkan selesai di Oktober hingga Desember 2026.” ujarnya. 

Daftar 12 Jembatan Gantung di Jateng

Berikut daftar 12 jembatan gantung yang dibangun di Jateng:

  1. Jembatan Gantung Gading Asri Kendal,
  2. Jembatan Gantung Jatisari–Singorojo Jepara,
  3. Jembatan Gantung Cikangkareng Cilacap,
  4. Jembatan Gantung Langkap–Kramat Purbalingga,
  5. Jembatan Gantung Luwung Banjarnegara,
  6. Jembatan Gantung Gunung Payung Temanggung,
  7. Jembatan Gantung Johar Jepara,
  8. Jembatan Gantung Dresi Kabupaten Semarang,
  9. Jembatan Gantung Getuk Gondoriyo Kabupaten Semarang,
  10. Jembatan Gantung Juwok–Antirejo Grobogan, 
  11. Jembatan Gantung Nglobar–Pulungkrambe,
  12. Jembatan Gantung Cingkrong Grobogan.

Menurut Iqbal, program ini melanjutkan pembangunan jembatan gantung tahun anggaran 2025, yang telah dilaksanakan di enam kabupaten/kota di Jawa Tengah sebanyak 8 jembatan. 

"Ini bagian dari implementasi Strategi PU 608 dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan akses masyarakat menuju pusat-pusat ekonomi," katanya. (*)