Perampok bersenpi di Kedai Aceh Panglima Denai belum ditangkap, polisi identifikasi terduga pelaku

-MEDAN.com, MEDAN - Kasus perampokan yang diduga menggunakan senjata api di sebuah kedai Aceh, Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Amplas, hingga kini belum terungkap.
Para pelaku diduga belum berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.
Kapolsek Patumbak, AKP Tommy Franata, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan di lapangan.
Ia menyebut identitas terduga pelaku sudah teridentifikasi dan saat ini masih dalam pengejaran.
"Masih diselidiki. Mudah-mudahan segera terungkap," kata AKP Tommy Franata, Jumat (4/9/2026).
Ditodong Pistol Rakitan di Wajah, Karyawan Tak Berdaya
Sebelumnya, aksi perampokan menyasar warung sembako 24 jam di Jalan Panglima Denai pada Rabu (2/9/2026) sekira pukul 03.52 WIB.
Dua orang pelaku datang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy tanpa pelat nomor dan menodongkan senjata api ke arah penjaga kedai.
Salah seorang karyawan, Muslihun (31), menceritakan detik-detik peristiwa menegangkan yang dialaminya saat berjaga sendirian.
Muslihun mengungkapkan bahwa kedua pelaku datang mengenakan jaket hoodie abu-abu, helm, serta masker.
Ia menjelaskan bahwa salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata api yang diduga rakitan dari kantong celananya.
Ia menambahkan bahwa pelaku mengarahkan pistol tepat ke wajahnya sambil mengancam agar ia tidak bergerak atau akan ditembak.
Aksi Cepat Satu Menit, Pelaku Gasak Uang dan Rokok
Sementara itu, pelaku lainnya bertugas menguras uang di laci meja penyimpanan serta mengambil barang dagangan.
Muslihun mengatakan bahwa pelaku sempat mempertanyakan jumlah uang di laci yang sedikit.
Ia menjelaskan kepada pelaku bahwa uang kas sebagian besar telah dipakai untuk berbelanja beras.
Ia menyebutkan pelaku kemudian mengambil uang tunai sekitar Rp800 ribu beserta enam bungkus rokok sebelum kabur.
Muslihun mengungkapkan bahwa aksi penodongan tersebut berlangsung sangat cepat, yakni hanya sekitar satu menit.
Ia menambahkan bahwa kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Amplas usai menguras laci.
Berdasarkan keterangan yang diperolehnya dari pihak kepolisian, senjata api yang digunakan pelaku dipastikan senjata asli jenis rakitan.
(cr25/-medan.com)
Baca berita MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Medan