Percepat penanganan karhutla, TNI-Polri buat sumur bor di perbatasan Kapuas Hulu

Bengkalis Pos ·
Percepat penanganan karhutla, TNI-Polri buat sumur bor di perbatasan Kapuas Hulu
Ringkasan Berita:
  • TNI dan Polri di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, membuat sumur bor di Dusun Empai, Desa Tinting Seligi, sebagai langkah antisipasi Karhutla. 
  • Pembangunan sumur bor dilakukan karena musim kemarau panjang menyebabkan debit air Danau Sentarum menurun dan sejumlah sumber air sulit dijangkau. 
  • Kasi Humas Polres Kapuas Hulu Iptu Jamali menyebut sumur bor diharapkan menjadi sumber air alternatif untuk mempercepat pemadaman.

PONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - TNI dan Polri di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuat sumur bor di wilayah yang dinilai rawan terjadi Karhutla, khususnya kawasan sekitar Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS).

Sumur bor tersebut dibuat di wilayah Dusun Empai, Desa Tinting Seligi, Kecamatan Badau.

Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali, mengatakan pembuatan sumur bor dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang cukup panjang.

"Kondisi tersebut menyebabkan debit air Danau Sentarum mengalami penurunan, hingga beberapa sumber air sulit dijangkau dari lokasi yang berpotensi maupun telah terdampak Karhutla," ujar Jamali, Minggu 6 September 2026.

Menurutnya, ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pemadaman apabila terjadi kebakaran.

Karena itu, sumur bor di lokasi strategis diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif bagi personel TNI-Polri dan tim pemadam.

"Diharapkan dengan adanya sumur bor ini, dapat menjadi salah satu sumber air alternatif bagi personel dalam melakukan pemadaman Karhutla, khususnya apabila sumber air alami mengalami kekeringan atau tidak dapat dijangkau oleh tim pemadam," katanya.

Jamali menambahkan, pembangunan sumur bor juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi potensi Karhutla.

"Pembuatan sumur bor ini merupakan langkah antisipatif untuk mendukung kesiapsiagaan personel dalam menghadapi Karhutla," ucapnya.

Dengan tersedianya sumber air di lokasi yang strategis, proses pemadaman diharapkan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi kebakaran.

Selain itu, keberadaan sumur bor diharapkan mendukung mobilisasi personel dan peralatan pemadam menuju titik-titik yang berpotensi mengalami kebakaran.

"Selain mendukung pemadaman, keberadaan sumur bor juga diharapkan dapat mempermudah mobilisasi personel dan peralatan pemadam menuju titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran di kawasan TNDS," ungkapnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla di wilayah perbatasan, terutama ketika kondisi kemarau menyebabkan sumber air alami mengalami penurunan.

Profil Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali

Nama: Iptu Jamali.

Pangkat: Inspektur Polisi Satu (Iptu).

Jabatan: Kasi Humas Polres Kapuas Hulu.

Kesatuan: Polres Kapuas Hulu, Polda Kalimantan Barat.

Tugas utama: Menjalankan fungsi hubungan masyarakat di lingkungan Polres Kapuas Hulu.

Peran informasi: Menyampaikan keterangan dan informasi resmi kepolisian kepada masyarakat dan media.

Wilayah tugas: Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Kegiatan terkait Karhutla: Menyampaikan perkembangan upaya kepolisian dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Keterangan terbaru: Iptu Jamali menyampaikan informasi mengenai pembangunan sumur bor untuk mendukung kesiapsiagaan Karhutla di wilayah Dusun Empai, Desa Tinting Seligi, Kecamatan Badau.

Fokus penanganan: Penguatan kesiapsiagaan personel, ketersediaan sumber air dan percepatan pemadaman ketika terjadi Karhutla.

Profil Taman Nasional Danau Sentarum

Nama: Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS).

Lokasi: Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

Status: Kawasan konservasi dan taman nasional.

Luas: Sekitar 127.393,40 hektare berdasarkan profil resmi Kementerian Kehutanan.

Karakter kawasan: Merupakan kawasan lahan basah yang terdiri atas ekosistem danau, rawa air tawar dan hutan hujan tropis Kalimantan.

Wilayah administratif: Kawasan TNDS mencakup tujuh kecamatan, yakni Badau, Nanga Kantuk, Batang Lupar, Suhaid, Selimbau, Jongkong dan Bunut.

Fungsi ekologis: Kawasan Danau Sentarum berperan penting sebagai daerah tangkapan air dan pengatur tata air bagi Daerah Aliran Sungai Kapuas.

Keanekaragaman hayati: TNDS menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna khas Kalimantan, termasuk ikan arwana Asia, belida dan sejumlah jenis ikan air tawar lainnya.

Ekosistem penting: Kawasan ini memiliki danau musiman, rawa air tawar, hutan rawa dan kawasan hutan tropis.

Nilai konservasi: TNDS merupakan salah satu kawasan lahan basah penting di Indonesia dan memiliki nilai ekologis yang tinggi.

Tantangan musim kemarau: Penurunan debit air dapat menyebabkan sejumlah sumber air lebih sulit dijangkau, sehingga kesiapan sumber air alternatif menjadi penting dalam menghadapi Karhutla.

Profil Dusun Empai, Desa Tinting Seligi

Nama wilayah: Dusun Empai.

Desa: Tinting Seligi.

Kecamatan: Badau.

Kabupaten: Kapuas Hulu.

Provinsi: Kalimantan Barat.

Karakter wilayah: Berada di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia dan menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Badau.

Keterkaitan dengan TNDS: Kecamatan Badau merupakan salah satu wilayah administratif yang termasuk dalam kawasan TNDS.

Pembagian wilayah Desa Tinting Seligi: Data profil wilayah yang tersedia mencatat Desa Tinting Seligi terdiri dari tiga dusun, yaitu Dusun Sungai Telian, Dusun Sungai Tembaga dan

Dusun Empai/Empaik.

Luas Desa Tinting Seligi: Data profil program PISEW 2020 mencatat luas wilayah desa sekitar 118,61 kilometer persegi.

Posisi strategis: Dusun Empai berada di wilayah yang memiliki tantangan akses dan ketersediaan sumber air, terutama ketika musim kemarau.

Infrastruktur pendukung: Kecamatan Badau memiliki sejumlah wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan menjadi kawasan strategis perbatasan.

Kesiapsiagaan Karhutla: Pembuatan sumur bor di Dusun Empai menjadi salah satu langkah untuk menyediakan sumber air alternatif bagi pemadaman Karhutla.

Manfaat sumur bor: Diharapkan dapat mempercepat respons pemadaman, terutama ketika sumber air alami mengalami penurunan debit atau sulit dijangkau.(*)

Ikuti Instagram Pontianak IG

Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS