Pernah dilempar sepatu murid, Bu Mamik bertahan 15 tahun jadi guru SLB

Bengkalis Pos ·
Pernah dilempar sepatu murid, Bu Mamik bertahan 15 tahun jadi guru SLB

Menjadi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) bukanlah cita-cita yang sejak awal direncanakan Harnum Hapsari, S.Pd. Perempuan yang akrab disapa Bu Mamik itu justru menemukan jalan pengabdiannya secara tidak sengaja setelah menyelesaikan pendidikan S1 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muria Kudus (UMK).

Kini, 15 tahun sudah ia mengajar sebagai guru Bahasa Inggris di SLB Negeri Purwosari Kudus. Selama waktu tersebut, Bu Mamik tidak hanya mengajarkan kosa kata atau percakapan sederhana dalam Bahasa Inggris kepada anak-anak penyandang disabilitas. Ia juga belajar tentang kesabaran, penerimaan, kemandirian, dan bagaimana melihat kemampuan seorang anak dari sisi yang berbeda.

Perjalanannya sebagai guru SLB bahkan tidak selalu dimulai dengan mudah.

Setelah lulus kuliah, Bu Mamik sempat melamar menjadi guru di sekolah umum. Namun, belum adanya kesempatan atau lowongan membuatnya menunggu panggilan sembari menjalani pekerjaan sebagai instruktur senam. 

Baca selengkapnya