Terbaru kapolresta yang diamankan Propam dimutasi Kapolri, Mabes Polri enggan beber kasusnya

Bengkalis Pos ·

-MEDAN.com - Kabar terbaru Kombes Andi Kirana. 

Kapolresta Banda Aceh sempat diamankan Divisi Propam Polri dan dibawa ke Jakarta untuk diperiksa.

Kombes Andi Kirana yang santer diisukan terkait kasus narkoba dimutasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri kini menempatkan Kombes Andi Kirana menjadi perwira menengah Pelayanan Markas (Pamen Yanma) Polri.

 

Adapun mutasi tersebut tercantum dalam surat telegram Nomor: ST/1878/VIII/KEP./2026, yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo atas nama Kapolri, per tanggal 30 Agustus 2026.

Mutasi ini dilakukan usai Kombes Andi Kirana terseret sebuah kasus yang masih menjadi misteri karena Polri bungkam bersama Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh AKP Muhammad Jabir.

Keduanya dibawa ke Jakarta untuk diperiksa oleh Divisi Propam Polri terkait kasus yang menjeratnya tersebut.

Adapun jabatan yang ditinggalkan Andi Kirana akan diisi oleh Kombes Teguh Priambodo Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid TIK Polda Aceh.

Kombes Teguh sendiri juga sudah ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapolresta Banda Aceh oleh Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan selama Andi Kirana diperiksa Propam Polri.

Selain itu, jabatan Wakapolresta Banda Aceh juga berganti. Jabatan tersebut akan diisi AKBP Benny Bathara yang sebelumnya menjabat Kapolres Nagan Raya.

Kasus Masih Rahasia

Untuk informasi, Mabes Polri masih merahasiakan kasus yang menjerat Kapolresta Banda Aceh, KombesAndi Kiranaserta Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh, AKP Muhammad Jabir.

Diketahui, keduanya dibawa ke Jakarta oleh Divisi Propam Polri untuk menjalani pemeriksaan pada Rabu (5/8/2026) lalu.

Kadiv Humas: Polri Akan Beri Penjelasan pada Waktu yang Tepat

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan pihaknya akan menjelaskan duduk perkaranya jika waktunya sudah tepat setelah proses penanganan kasusnya selesai.

"Polri akan memberikan penjelasan kepada masyarakat pada waktu yang tepat sesuai perkembangan proses yang berlangsung dan ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari Polri serta tidak berspekulasi terhadap informasi yang belum terverifikasi," kata Isir dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

Isir hanya menegaskan jika Polri berkomitmen untuk menjalankan setiap proses pemeriksaan terhadap personel secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum serta peraturan yang berlaku serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Setiap proses yang dilakukan Polri terhadap personel merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan penegakan aturan di lingkungan internal. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Ia menjelaskan, proses yang saat ini berjalan merupakan tindak lanjut atas informasi dan partisipasi masyarakat yang disampaikan kepada Polri. 

Menurutnya, setiap laporan maupun informasi yang diterima dari masyarakat akan ditelaah dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku sebagai bentuk respons atas kepercayaan masyarakat kepada Polri.

"Partisipasi masyarakat merupakan elemen penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Setiap informasi yang disampaikan akan kami respons secara profesional, objektif, dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polri mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi kepada publik agar tidak mengganggu proses yang sedang berlangsung maupun menimbulkan kesimpangsiuran informasi.

Polri juga memastikan perkembangan penanganan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat apabila telah memenuhi ketentuan untuk dipublikasikan. 

Perkembangan penanganan perkara akan terus diperbarui dan disampaikan langsung oleh satuan yang menangani proses tersebut sesuai dengan tahapan yang berlaku.

"Kami berkomitmen menyampaikan setiap perkembangan yang dapat diinformasikan kepada publik secara resmi. Transparansi merupakan bagian dari upaya Polri menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan," tutupnya.

Eddizon Isir menegaskan mutasi merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan karier personel.

Penempatan pejabat baru disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi.

“Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Kami berharap pejabat yang mendapat penugasan baru segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Isir dalam keterangannya dikutip Senin (31/8/2026).

 

Mutasi di Tingkat Mabes Polri

- Astamaops Kapolri: Irjen Roycke Harry Langie (Kapolda Sulut) menggantikan Komjen Muhammad Fadil Imran yang pensiun.

- Kapolda Sulut: Brigjen Yudo Hermanto (Karopaminal Divpropam Polri).

- Wakalediklat Polri: Irjen R. Yoseph Wihastono Yoga Pranoto menggantikan Irjen Andi Rian R. Djajadi yang pensiun.

- As SDM Kapolri: Irjen Drs. Jawari menggantikan Irjen Dr. Anwar yang pensiun.

- Koorsahli Kapolri: Irjen Ruslan Ependi menggantikan Irjen Herry Rudolf Nahak yang pensiun.

 

Mutasi Kapolda dan Wakapolda

- Kapolda Papua Barat Daya: Brigjen Hengki Haryadi (Wakapolda Riau) menggantikan Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru yang menjadi Widyaiswara.

- Wakapolda Riau: Brigjen Simson Zet Ringu (Wakapolda Gorontalo).

- Wakapolda Gorontalo: Kombes Dedy Suhartono (Korlantas Polri).

- Wakapolda Maluku Utara: Brigjen Slamet Hariyadi menggantikan Brigjen Stephen Maleachi Napiun yang menjadi Widyaiswara.

 

Mutasi di Polda Sumut

- Irwasda Polda Sumut: Kombes Feri Handoko Soenarso menggantikan Kombes Nanang Masbudi.

- Kabid Propam Polda Sumut: Kombes Bulang Bayu Samudra menggantikan Kombes Dwi Agung Setyono.

- Wadir Polairud Polda Sumut: AKBP Jhon Heri Rakuta Sitepu menggantikan AKBP Rocky H Marpaung.

- Wadir Reserse Narkoba Polda Sumut: AKBP Edy Inganta menggantikan AKBP Diari Astetika.

Kapolres

- Kapolres Serdang Bedagai: AKBP Sah Udur TM Sitinjak menggantikan AKBP Jhon Heri Rakuta Sitepu.

- Kapolres Pematangsiantar: AKBP Dhana Noer Kurniawan menggantikan AKBP Sah Udur TM Sitinjak.

- Kapolres Simalungun: AKBP Hendri Nupia Dinka Barus menggantikan AKBP Marganda Aritonang.

- Kapolres Tebing Tinggi: AKBP Hotmartua Ambarita menggantikan AKBP Rina Frillya.

- Kapolres Nias: AKBP Ponzi Indra menggantikan AKBP Agung Suprapto Dwi Cahyono.

- Kapolres Sibolga: AKBP Budi Prasetyo menggantikan AKBP Edy Inganta.

(/-medan.com/news.com )

Baca berita  MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di  Medan