Universitas Harkat Negeri dan Arunala matangkan program global caregiver

Bengkalis Pos ·
Universitas Harkat Negeri dan Arunala matangkan program global caregiver

JATENG.COM, JAKARTA - Universitas Harkat Negeri dan Arunala Institute and Foundation Indonesia mematangkan rencana pengembangan Program Non-Degree dan Global Caregiver. Pembahasan dilakukan melalui pertemuan di Kantor Arunala, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari penjajakan kerja sama yang dilakukan Universitas Harkat Negeri dan Arunala bersama mitra terkait.

Kali ini, pembahasan difokuskan pada penyusunan Term of Reference (TOR) sebagai acuan pelaksanaan program.

Sejumlah hal dibahas, mulai dari mekanisme program, durasi pelatihan, kompetensi yang dibutuhkan, hingga kesiapan peserta untuk mengikuti rencana penempatan kerja ke Jepang pada 2026.

Universitas Harkat Negeri dan Arunala juga membahas jalur domestik sebagai alternatif bagi peserta yang tidak melanjutkan ke penempatan kerja di luar negeri.

Dari sisi akademik, program akan dirancang agar memiliki keterkaitan dengan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Selain pelatihan, pembahasan juga mencakup praktik, sertifikasi kompetensi, serta jalur setelah peserta menyelesaikan program.

Wakil Rektor III Bidang Pengembangan Universitas Harkat Negeri, Agung Hendarto, mengatakan pengembangan Program Global Caregiver menjadi bagian dari langkah kampus menuju universitas terapan (applied university).

Menurutnya, program non degree memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk menghadirkan pendidikan yang lebih fleksibel dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.

“Program non degree seperti Global Caregiver menjadi wujud konkret komitmen Universitas Harkat Negeri dalam mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan kompeten di tengah kebutuhan pasar kerja global,” ujar Agung.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Harkat Negeri, Gunawan Adib Achmadi, menekankan pentingnya memastikan program memiliki rancangan akademik yang matang.

Menurutnya, integrasi kurikulum OBE dan jalur setelah peserta menyelesaikan program perlu dipersiapkan sejak awal agar kompetensi peserta tetap terjaga.

Dari pihak Arunala, Owner Arunala Rudi Gobel mengapresiasi komitmen Universitas Harkat Negeri yang terus mengawal kerja sama hingga masuk ke tahap teknis.

Ia menilai penyusunan TOR menjadi langkah penting sebelum program diluncurkan.

“Keberadaan TOR yang jelas menjadi pondasi penting agar Program Global Caregiver dapat berjalan dengan standar kompetensi yang terukur, baik untuk kebutuhan pasar kerja domestik maupun internasional,” ujar Rudi.

Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan rangkuman kesepakatan awal dan penyusunan roadmap penempatan kerja ke Jepang sebagai salah satu bagian dari program unggulan.

Melalui kerja sama ini, Universitas Harkat Negeri dan Arunala berupaya membangun program pendidikan non degree yang tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga terhubung dengan kebutuhan dunia kerja.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat arah Universitas Harkat Negeri sebagai perguruan tinggi yang mengembangkan pendidikan vokasi secara aplikatif dan responsif terhadap kebutuhan tenaga kerja nasional maupun global.(***)