Beranda › api

BREAKING NEWS Kebakaran melahap deretan kios di depan Pasar Kayen Pati, diduga korsleting listrik

admin ·
BREAKING NEWS Kebakaran melahap deretan kios di depan Pasar Kayen Pati, diduga korsleting listrik

JATENG.COM, PATI — Kebakaran hebat menghanguskan deretan kios di depan Pasar Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada sore hari menjelang waktu magrib, Senin (7/9/2026).

Peristiwa tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu kios hingga melalap beberapa bangunan di sekitarnya.

Salah seorang pemilik kios patri emas, Sukadi, menuturkan bahwa api pertama kali muncul menjelang waktu magrib. 

Saat kejadian berlangsung, dirinya sedang tidak berada di lokasi karena memang sehari-hari tinggal di Pati Kota.

"Saya tidak ada di sini, saya sudah di rumah, di Pati. Kebetulan ditelepon teman saya. Terus saya langsung ke sini," ujar Sukadi saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi warga sekitar, percikan api diduga berasal dari kabel listrik yang mengalami korsleting hingga akhirnya membesar. 

Sukadi menyebutkan api melalap beberapa kios di deretan tersebut, termasuk kios miliknya.

"Warga bilang ada kabel korslet terus meledak. Kerugian saya perkiraan sekitar Rp12 juta," ungkap Sukadi. 

Ia juga menambahkan bahwa dari deretan tersebut, terdapat sekitar lima kios yang terdampak kebakaran.

Sementara itu, saksi sekaligus pemilik kios lainnya, Bintang, mengonfirmasi bahwa kronologi kebakaran bermula dari masalah instalasi listrik. 

Menurutnya, api pertama kali terlihat sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kronologinya pertama itu dari colokan yang korslet. Terus kabelnya putus dan menyambar ke sampah-sampah di belakang kios," kata Bintang.

Ia menjelaskan bahwa sumber api awal berasal dari kios buah, lalu merembet ke kios-kios di sebelahnya. 

Dari total deretan tersebut, sebanyak tiga kios terbakar hangus, sementara dua kios lainnya mengalami kerusakan sebagian.

"Yang terbakar hangus ada tiga kios, dan yang masih tersisa ada dua kios. Untuk kerugian di kios saya sendiri sekitar Rp10 juta, itu belum termasuk bangunan kiosnya, baru bahan jualan saja," tutur Bintang.

Untuk memadamkan kobaran api, lebih dari enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian, dibantu oleh armada tangki air dari TNI serta warga setempat. 

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun total kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Terpisah, Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Pati, Dwi Prasetyo, mengatakan bahwa petugasnya di lapangan masih melakukan proses pendinginan.

"Masih proses pendinginan. Nanti laporan saya kirim," ujar dia via pesan WhatsApp. (mzk)