[HOAKS] Presiden tetapkan 30 September sebagai hari libur nasional memperingati G30S

admin ·
[HOAKS] Presiden tetapkan 30 September sebagai hari libur nasional memperingati G30S

bengkalispos.com - Di media sosial, tersiar informasi bahwa Presiden Prabowo Subianto menetapkan tanggal 30 September 2026 sebagai hari libur nasional.

Keputusan itu dilakukan untuk memperingati peristiwa G30S yang terjadi pada 1965 silam.

Namun, setelah dicek Tim Cek Fakta bengkalispos.com, informasi tersebut adalah kabar bohong atau hoaks.

Narasi yang beredar

Unggahan berisi informasi yang menyatakan Prabowo resmi menetapkan 30 September sebagai hari libur nasional dibagikan oleh pengguna akun Facebook , , , dan pada Selasa (8/9/2026).

Berikut ini informasi yang ditulis di dalam unggahan:

"Pengumuman resmi Pemerintah Republik indonesia. Presiden tetapkan 30 September jadi hari libur nasional mengingat G30SPKI."

Penelusuran bengkalispos.com

Pemerintah telah menetapkan hari libur nasional sepanjang 2026 dalam Surat Keputusan Bersama 3 Menteri Nomor 1497/ 2/ 5 Tahun 2025 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.

Berdasarkan aturan tersebut, tidak ada hari libur nasional yang jatuh pada bulan September 2026.

Sisa hari libur nasional 2026 adalah satu hari, yakni pada 25 Desember 2026 yang diperingati sebagai Hari Kelahiran Yesus Kristus.

Begitu juga sisa cuti bersama tahun 2026 yang tersisa pada tanggal 24 Desember 2026 saja.

Berikut ini daftar hari libur nasional dan cuti bersama sepanjang 2026:

Hari libur nasional:

  • 1 Januari: Tahun Baru 2026 Masehi
  • 16 Januari: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
  • 17 Februari: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
  • 19 Maret: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
  • 21–22 Maret: Idulfitri 1447 Hijriah
  • 3 April: Wafat Yesus Kristus
  • 5 April: Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)
  • 1 Mei: Hari Buruh Internasional
  • 14 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
  • 27 Mei: Idul Adha 1447 Hijriah
  • 31 Mei: Hari Raya Waisak 2570 BE
  • 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
  • 16 Juni: 1 Muharam, Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
  • 17 Agustus: Proklamasi Kemerdekaan RI
  • 25 Agustus: Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 25 Desember: Kelahiran Yesus Kristus.

Hari cuti bersama:

  • 16 Februari: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
  • 18 Maret: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
  • 20, 23, dan 24 Maret: Idulfitri 1447 Hijriah
  • 15 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
  • 28 Mei: Idul Adha 1446 Hijriah
  • 24 Desember: Kelahiran Yesus Kristus.

Hingga saat ini, Pemerintah Indonesia belum mengeluarkan keputusan untuk menetapkan 30 September sebagai hari libur nasional dalam rangka memperingati peristiwa 30 September 1965.

Adapun, peristiwa 30 September 1965 atau yang dikenal sebagai Gerakan 30 September (G30S) adalah insiden penculikan dan pembunuhan enam perwira tinggi TNI Angkatan Darat.

Sejumlah sumber sejarah menyatakan, gerakan ini dipimpin oleh Letkol Untung. Mereka menculik, membunuh, dan membuang jenazah enam perwira TNI di sumur tua di daerah Lubang Buaya, Jakarta.

Pada 1 Oktober 1965, gerakan itu mengatasnamakan diri mereka sebagai internal Angkatan Darat. 

Mereka ditugaskan menertibkan anggota Dewan Jenderal yang ingin melakukan kudeta terhadap pemerintah Presiden Soekarno.

Pimpinan TNI Angkatan Darat kemudian diambil alih oleh Soeharto yang saat itu menjadi Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Dia menghimpun pasukan untuk melakukan operasi penumpasan G30S.

Operasi ini menjadi menjadi salah satu sejarah kelam pasca-kemerdekaan Indonesia.

Ada juga sumber yang mengaitkan G30S dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Akibatnya, PKI menjadi sasaran kemarahan publik setelah terjadinya G30S.

Pembantaian massal kemudian dilakukan terhadap orang-orang yang dituding sebagai anggota atau simpatisan PKI.

Sebagaimana pernah ditulis  (2024), laporan penyelidikan sejumlah wartawan Barat menemukan jumlah korban tewas mencapai ratusan juta jiwa. 

Stanley Karnow dari Washington Post memperkirakan, sebanyak 500.000 orang telah mati dibunuh.

Kemudian, Seth King dari New York Times, pada Mei 1996 melalui perkiraan moderat, menyatakan sebanyak 300.000 korban tewas.

Sedangkan, Seymour Topping yang merupakan rekan Seth King di New York Times, melakukan penyelidikan beberapa bulan kemudian dan menyimpulkan bahwa jumlah korban mati seluruhnya bahkan dapat lebih dari 500.000 orang.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta bengkalispos.com, informasi yang menyebut bahwa pemerintah resmi menetapkan 30 September 2026 sebagai hari libur nasional adalah hoaks.

Aturan mengenai hari libur nasional dan cuti bersama telah ditetapkan dalam SKB 3 Menteri Tahun 2025 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.

Menurut aturan tersebut, 30 September tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional.