Prabowo perintahkan TNI AL tambah kapal LCM dan LCVP untuk pulau kecil

PIKIRAN RAKYAT – Presiden Prabowo Subianto berencana menambah jumlah kapal pendarat mekanis atau LCM dan kapal pendarat kendaraan serta personel atau LCVP milik TNI Angkatan Laut. Rencana ini muncul mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak gugusan pulau kecil yang membutuhkan akses bantuan cepat saat terjadi bencana.
Mengutip Antaranews, Prabowo menyampaikan arahan tersebut saat memimpin rapat terbatas melalui sambungan video-conference di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 7 September 2026. "Catatan bagi kita, bagi Angkatan Laut ya, saya kira dari sekarang kita perlu pesan lebih banyak LCVP ya, dan LCM, saya kira kita butuh lebih banyak karena pulau-pulau kita banyak dan kecil-kecil, supaya aksesnya terbuka," kata Prabowo.
Pembahasan mengenai rencana penambahan kapal tersebut bermula dari permintaan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena soal tambahan armada untuk kepentingan mitigasi bencana di wilayahnya. Permintaan itu kemudian dijelaskan lebih rinci oleh Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut atau Kodaeral VII Laksamana Muda TNI Joni Sudianto.
Joni menjelaskan Kodaeral VII saat ini memiliki dua kapal patroli, namun posisinya masih berada di Surabaya. Ia berharap paling tidak dua kapal patroli jenis FPB bisa disiagakan di Kupang agar dapat langsung digerakkan ketika terjadi bencana.
Baca selengkapnya