
Ringkasan Berita:
- Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, memberikan petunjuk bahwa calon pelatih baru Timnas Indonesia berasal dari lima kandidat yang mayoritas dari negara dengan tradisi sepak bola kuat
- Proses pemilihan pelatih baru mengikuti mekanisme transparan sesuai Statuta PSSI di mana Komite Eksekutif memiliki kewenangan penentu
- Isu-isu kandidat seperti Giovanni van Bronckhorst, Jesus Casas, dan Timur Kapadze dibahas secara hati-hati oleh PSSI
NEWSSULTRA.COM - Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, memberikan sejumlah petunjuk mengenai calon pelatih baru Timnas Indonesia.
Itu yang ia sampaikan saat hadir di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (26/11/2025), menyaksikan latihan terbuka sekaligus persiapan final Timnas Indonesia U22.
Skuad Garuda Muda sebelum bertolak ke Thailand pada 28 November mendatang guna mengikuti SEA Games 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Amali menyebutkan bahwa dari 5 kandidat pelatih, beberapa berasal dari negara dengan tradisi sepak bola kuat seperti Belanda, Inggris, dan Spanyol.
"Ada dari Belanda, Inggris, Spanyol. Negara sepak bola lah," ujarnya, mengutip laman Kompas.com.
Lebih lanjut, Amali menjelaskan Sumardji, anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN), telah ditugaskan berangkat ke Eropa.
Melakukan wawancara dengan para calon pelatih. Hasil wawancara itu nantinya akan dibawa ke rapat Exco.
Guna, menentukan siapa yang akan terpilih menjadi juru taktik baru skuad Garuda.
Menurut Amali, proses ini sesuai Statuta PSSI, menegaskan Komite Eksekutif memiliki kewenangan, menentukan pelatih tim nasional.
Ia menambahkan, selain kualitas pelatih, faktor finansial juga akan menjadi pertimbangan penting dalam pemilihan.
Target ditetapkan PSSI mencakup performa di ajang ASEAN, FIFA ASEAN Cup, hingga Piala Asia.
Sementara itu, Sumardji mengonfirmasi beberapa perwakilan PSSI sudah lebih dulu bertolak ke Eropa, termasuk Direktur Teknik Alexander Zwiers.
"Malam ini ada dua orang Exco yang berangkat lebih dulu, Alexander juga sudah berangkat kemarin."
"Nanti kami akan bersama-sama di Eropa untuk melakukan interview sesuai jadwal," jelasnya, mengutip laman BolaSport.com.
Ketika disinggung mengenai nama-nama yang beredar seperti Giovanni van Bronckhorst dan Jesus Casas. Sumardji meminta publik bersabar.
"Tunggu saja minggu ini, nanti pasti akan ada hasilnya. Tidak lama lagi akan ada keputusan,” katanya.
Di sisi lain, Sumardji juga menanggapi isu mengenai Timur Kapadze, pelatih asal Uzbekistan yang ramai disebut-sebut sebagai kandidat.
Komunikasi dengan Kapadze bukan bagian dari lobi resmi, untuk menjadikannya pelatih Timnas Indonesia.
"Saya berbicara dengan Timur karena ada ketertarikan pribadi. Saya sering membaca CV-nya dan penasaran, kenapa sepak bola Uzbekistan bisa bagus," ungkapnya.
Kapadze sendiri dikenal berhasil menukangi tim U19, U23, hingga senior Uzbekistan dalam waktu kurang dari setengah tahun.
Hal ini membuat Sumardji tertarik mempelajari keberhasilannya sebagai referensi.
"Menurut saya bagus, dari U19 bisa berprestasi, lalu U23, bahkan senior. Itu ketertarikan pribadi saya, tidak ada kaitan dengan lobi pelatih Timnas," tegasnya.
Dengan demikian, proses pencarian pelatih baru Timnas Indonesia, masih terus berjalan.
PSSI menegaskan akan segera mengumumkan hasil wawancara dan keputusan resmi dalam waktu dekat. (*)
(newsSultra.com/Muhammad Israjab/Kompas.com/Pratama Yudha/Wila Wildayanti)
Sebagian Artikel Tayang di Kompas.com Judul Soal Calon Pelatih Timnas Indonesia, Waketum PSSI: Salah Satunya dari Belanda
Sebagian Artikel Tayang di BolaSport.com Judul Ramai Disebut Calon Pelatih Timnas Indonesia, Ini Pengakuan Sumardji soal Komunikasi dengan Timur Kapadze