Bengkalispos.com- Bandung dan udara dingin adalah dua hal yang tak terpisahkan dari agenda liburan warga ibu kota. Namun, stigma bahwa "staycation dengan pemandangan alam pasti mahal" seringkali membuat kita mengurungkan niat untukhealing. Padahal, di tengah kerimbunan Dago dan kesejukan Lembang, tersembunyi permata-permata penginapan yang menawarkan kemewahan alam tanpa harus menguras tabungan.
Jika Anda mencari ketenangan, suara gesekan daun pinus, dan kabut tipis di pagi hari dengan anggaran di bawah satu juta rupiah, berikut adalah kurasinyaharta karun tersembunyiyang wajib masuk dalam Bandungdaftar keinginanAnda tahun ini.
1. Hotel Taman Bunga Clove: Menikmati 'Kolam Tak Berujung' di Atas Bukit Dago
Sedikit bergerak ke arah Dago Pakar, Clove Garden Hotel menawarkan pengalaman menginap semi-resort yang tenang. Daya tarik utama hotel ini bukan hanya pada desain bangunan yang modern minimalis, tetapi juga pada tata letak lanskapnya yang cerdas.
Saat Anda melangkah ke area kolam renang, Anda akan disuguhi pemandangan hamparan lapangan golf yang hijau dan kontur perbukitan Bandung Utara yang memanjakan mata. Ini adalahtitikterbaik untuk menikmati senja.
Meskipun harganya relatif terjangkau, fasilitas di sini tidak main-main. Kamarnya didesain dengan jendela lebar untuk memaksimalkan masuknya cahaya alami dan udara segar. Bagi pencari ketenangan, lokasi Clove Garden yang agak menyisih dari jalan utama adalah nilai plus tersendiri—hening, sejuk, dan privat.
-
Destinasi:Kolam renang tak berujungdenganlihatlapangan golf danJacuzziair panas.
-
Lokasi: Jl. Awiligar Raya, Dago Pakar.
2. Hotel Stevie G: Romantisme Kabut dan Desain 'Edgy' di Sersan Bajuri
Jika Anda menyukai sesuatu yang unik, nyentrik, namun tetap selaras dengan alam, Stevie G Hotel di kawasan Sersan Bajuri adalah jawabannya. Berbagi area dengan restoran hitsRumah Maja, hotel ini seringkali luput dari radar wisatawan utama, padahal ia menawarkan pengalaman menginap yang sangatatmosferis.
Nama hotel ini memang terinspirasi dari legenda sepak bola Steven Gerrard, namun daya tariknya lebih dari sekadar memorabilia sepak bola. Desain kamarnya mengusung konsep industri dengan sentuhan kayu dan dinding bata yang hangat.
Namun, juara sebenarnya adalah suasana. Karena posisinya yang tinggi dan rimbun, kawasan ini sering diselimuti kabut tebal pada pagi dan sore hari. Membuka pintu balkon kamar di sini seperti berada di tengah hutan Lembang yang sunyi. Sangat cocok untuk pasangan yang inginwaktu berkualitasatauPengembara sendirianyang membutuhkan inspirasi.
-
Highlight: Desain kamar tematik yang Dapat diunggah ke Instagramdan akses mudah ke Maja House untuk makan malam romantis.
-
Lokasi: Jl. Sersan Bajuri, Setiabudi.
3. Hotel Puteri Gunung: Nostalgia Klasik di Tengah Hutan Pinus
Berbeda dengan hotel modern yang saling bersaing menampilkan kesan futuristik, Puteri Gunung Hotel di Lembang justru mempertahankan pesona klasiknya. Menginap di sini rasanya seperti pulang ke rumah peristirahatan masa kecil yang nyaman dan hangat.
Ini adalah definisi sebenarnya dari "kembali ke alam". Hotel ini memiliki area taman yang sangat luas—bukan sekadar taman buatan, melainkan bentuk alami yang dikelilingi pohon-pohon besar berusia puluhan tahun. Anda bisalari pagipagi di bawah pepohonan rindang atau sekadar duduk di balkon kamar yang luas yang menghadap ke lembah hijau.
Meskipun merupakan bangunan lama, kebersihan dan perawatannya patut diacungi jempol. Puteri Gunung adalah pilihan terbaik bagi Anda yang membawa keluarga dan ingin anak-anak berlarian bebas menghirup oksigen murni, jauh dari polusi kota, namun dengan harga yang sangat terjangkau dibandingkan resort baru di sekitarnya.
-
Destinasi: Area taman yang sangat luas, kolam renang dengan nuansa alami, dan balkon kamar yang luas.
-
Lokasi: Jl. Raya Tangkuban Perahu, Lembang.
4. Horison Green Forest: Simfoni Suara Sungai dan Ikon Kapel Kaca
Berbicara soal staycationNuansa alam di Bandung, sulit untuk tidak menyebut Horison Green Forest. Terletak di kawasan Cihideung, tempat ini menawarkan kombinasi unik antara kenyamanan hotel bintang empat dengan keasrian hutan tropis yang lebat.
Salah satu daya tarik magis dari tempat ini adalah suara gemericik sungai yang melintasi area hotel. Bayangkan bangun pagi bukan karena suara alarm, melainkan karena alunan air sungai dan kicauan burung.
Bagi para pencari konten visual, hotel ini adalah rumah bagiGereja Para Malaikat—sebuah kapel kaca ikonik berbentuk segitiga yang dikelilingi oleh pohon-pohon. Meskipun sering menjaditempatPernikahan yang mewah, harga kamar di sini sering kali memberikan kejutan yang menyenangkan, terutama jika Anda memesan melalui aplikasi.perjalanansaathari kerja.
-
Destinasi:Gereja kecilkaca yang sangat populer dan akses jembatan gantung kayu yang estetik.
-
Lokasi: Jl. Sersan Bajuri, Cihideung.
5. Rumah Seniman: Merasakan Detak Jantung Pedesaan di Jantung Lembang
Jika definisipenyembuhanBagi Anda yang kembali ke kesederhanaan, Imah Seniman adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan. Sesuai namanya, tempat ini dirancang dengan cita rasa seni yang tinggi, mengusung konsep etnik Jawa-Sunda yang kental.
Di sini, Anda tidak akan tidur di gedung bertingkat, melainkan di pondok-pondok kayu beratapkan ijuk yang tersebar di antara rimbunnya hutan dan danau buatan. Suasananya sangat kasardan autentik. Dinding anyaman bambu dan perabot kayu tua menciptakan nuansa hangat yang nostalgik.
Lokasinya yang berada di cekungan lembah membuat udara di sini terasa lebih dingin dan segar. Sangat cocok bagi Anda yang ingin merasakan sensasi "tinggal di desa" namun tetap dekat dengan berbagai objek wisata populer Lembang sepertiRumah PertanianatauPasar Terapung.
-
Destinasi: Pondok di tepi danau, galeri seni, dan suasana hutan yang sangat lebat.
-
Lokasi: Jl. Kolonel Masturi, Lembang.
6. Bukit Saung Bambu: Menatap Berkedipnya Bandung dari Gubuk Bambu
Bagi mereka yang inginpenyembuhanDengan cara berada di ketinggian, Bukit Saung Bambu di kawasan Cimenyan (Cartil) menawarkan pengalaman yang berbeda. Sesuai dengan namanya, sebagian besar struktur penginapan ini terbuat dari bambu yang diawetkan, menciptakan harmoni visual yang menyatu sempurna dengan alam sekitar.
Kekuatan utama tempat ini adalahlihat-nya. Karena posisinya yang berada di tebing tinggi, Anda bisa melihat lanskap kota Bandung secara utuh tanpa halangan. Pemandangan ini berubah drastis menjadi lautan cahaya (cahaya kota) yang memukau saat matahari terbenam.
Meskipun fasilitasnya cenderungdasarDibandingkan hotel konvensional, justru itulah kemewahannya. Di sini, Anda "dipaksa" untuk melepaskan perangkat elektronik, duduk di teras bambu, menyeruput bandrek hangat, dan benar-benar menikmati momen diam yang bernilai tinggi.
-
Destinasi: Arsitektur bambu artistik dan pemandangancahaya kotaterbaik dari sisi timur Bandung.
-
Lokasi: Jl. Padasuka Atas, Cimenyan.
Karena lokasi-lokasi ini berada di dataran tinggi (dataran tinggi), suhu malam hari bisa turun drastis. Pastikan Anda membawa pakaian hangat. Selain itu, pesanlah kamar jauh-jauh hari jika berencana menginap di akhir pekan, karena status mereka sebagaihotel alam yang terjangkau secara finansialmembuat okupansi cepat penuh.
Selamat merencanakanpenyembuhanAnda di Bandung.***