Apakah pernah terpikir olehmu sebuah kota kecil di pegunungan Jepang yang menggabungkan kemegahan sejarah samurai, keindahan alam yang menakjubkan, serta ketenangan spiritual dalam satu tempat? Nikko, yang berada di Prefektur Tochigi, adalah permata tersembunyi yang mampu memberikan pengalaman menyeluruh bagi para pecinta budaya dan alam.
Dari kuil yang megah dengan lapisan emas hingga air terjun yang tingginya hampir 100 meter, setiap sudut Nikko menunjukkan keajaiban yang sulit ditemukan di tempat lain. Jika kamu ingin menjelajahi Jepang di luar keramaian Tokyo dan pesona Kyoto, maka Nikko harus masuk dalam daftar perjalananmu. Simak informasi lengkapnya di artikel berikut ini, Bela!
1. Kuil Nikko Toshogu (日光東照宮)
Toshogu Nikko adalah situs warisan dunia UNESCO dan menjadi tujuan utama wisata di Nikko, yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir Shogun Tokugawa Ieyasu. Terkenal karena arsitektur yang sangat mewah dan penggunaan ukiran halus serta lapisan emas yang kaya, kuil ini bertolak belakang dengan kesederhanaan tradisional agama Shinto.
Untuk mengunjungi tempat tersebut, kamu dapat naik bus dari Stasiun Nikko dan turun di halte Shinkyo atau Omotesando, atau berjalan kaki sekitar 30 menit. Kuil ini buka mulai pukul 08:00 hingga 17:00 (tergantung musim) dengan harga tiket masuk sekitar ¥1.300–¥1.600 (setara Rp143.000–Rp176.000) untuk dewasa. Kegiatan utama di sini adalah memandang ukiran terkenal Tiga Monyet Bijak dan Kucing Tidur, serta berfoto di Gerbang Yomeimon yang megah.
2. Air Terjun Kegon (Kegon no Taki)
Air Terjun Kegon diakui sebagai salah satu dari Tiga Air Terjun Paling Indah di Jepang. Air terjun yang memiliki ketinggian 97 meter ini adalah satu-satunya aliran air yang keluar dari Danau Chuzenji, menyajikan pemandangan alam yang luar biasa. Untuk sampai ke sana, kamu perlu naik bus dari Stasiun Nikko menuju Yumoto Onsen dan turun di halte Chuzenji Onsen (sekitar 40-50 menit).
Pemandangan dari puncak tersedia secara gratis (24 jam), tetapi disarankan untuk membayar ¥550 (setara Rp60.500) agar bisa naik Lift Observasi Bawah yang beroperasi sekitar pukul 08:00 hingga 17:00 (tergantung musim) agar merasakan sensasi air secara langsung. Lokasi ini menjadi tempat foto yang luar biasa saat musim gugur dan ketika salju menempel di musim dingin.
3. Jembatan Suci Shinkyo (神橋)
Terletak di pintu masuk kawasan Warisan Dunia, Jembatan Suci Shinkyo merupakan jembatan kayu merah yang anggun dan berfungsi sebagai gerbang suci menuju kuil-kuil Nikko, sekaligus menjadi Warisan Dunia UNESCO. Jembatan ini melintasi Sungai Daiya, dan bisa dicapai dengan naik bus atau berjalan kaki selama 20 hingga 30 menit dari Stasiun Nikko.
Jembatan ini beroperasi sekitar pukul 08.00 hingga 17.00 (tergantung musim) dan dikenakan tarif ¥300 (setara Rp33.000) jika kamu ingin melewatinya. Kegiatannya hanya terbatas pada menyeberang dan menikmati pemandangan sungai. Tempat terbaik untuk berfoto adalah dari sisi jalan raya di seberang jembatan dengan latar belakang pepohonan.
4. Danau Chuzenji (中禅寺湖)
Danau Chuzenji merupakan danau kaldera alami yang terbentuk akibat letusan Gunung Nantai, sehingga menjadi danau alami dengan ketinggian tertinggi di Jepang dan menjadi pusat wisata musim panas di Nikko. Lokasi danau dapat dicapai melalui bus dari Stasiun Nikko menuju halte Chuzenji Onsen (sekitar 50 menit). Wilayah danau tersedia selama 24 jam dan dapat dikunjungi secara gratis.
Kegiatan yang populer antara lain berlayar dengan kapal pesiar (biaya sekitar ¥1.250 atau setara Rp137.500), menyewa perahu kano, atau mendaki Gunung Nantai. Tempat terbaik untuk mengambil foto adalah saat memotret bayangan Gunung Nantai di permukaan danau atau dari Akechidaira Observatory untuk pemandangan yang luas.
5. Wihara Buddha Rinnoji (輪王寺)
Terletak di dekat Kuil Toshogu, Vihara Buddha Rinnoji merupakan tempat ibadah yang penting dan memiliki status Warisan Dunia UNESCO yang dibangun pada abad ke-8. Vihara ini dikenal karena aula utamanya,Sanbutsudoyang menyimpan tiga patung Buddha berlapis emas yang sangat besar.
Wihara ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 17.00 (tergantung musim). Ada biaya masuk untuk Sanbutsudo (¥400 atau sekitar Rp44.000) dan Taman Shoyo-en (¥300 atau kira-kira Rp33.000). Kegiatan utamanya adalah melihat patung Buddha di Sanbutsudo serta menikmati ketenangan Taman Shoyo-en, yang menjadi lokasi foto musim gugur yang indah.
6. Nikko Edo Wonderland (Nikko Edo Village)
Nikko Edo Wonderland merupakan taman hiburan budaya yang istimewa yang meniru kota dan kehidupan pada masa Edo (abad ke-17 hingga ke-19). Tempat ini memberikan pengalaman yang mendalam di mana para staf berpakaian sebagai samurai, ninja, dangeisha.
Taman ini berada di luar kawasan utama Nikko, dekat Stasiun Kinugawa Onsen, dan buka dari jam 09:00 hingga 17:00 (tergantung musim). Harga tiket harian untuk dewasa adalah ¥4.700 (setara Rp517.000). Kegiatan utamanya adalah menyaksikan pertunjukan ninja dan Oiran, serta menyewa pakaian tradisional untuk berfoto.selfie di jalanan kuno Edo.
7. Air Terjun Ryuzu (竜頭ノ滝)
Air Terjun Ryuzu (Air Terjun Kepala Naga) diberi nama demikian karena bentuknya yang terbagi dua, mirip dengan kepala naga. Berada di hulu Sungai Yugawa, air terjun ini bisa dicapai dengan naik bus dari Stasiun Nikko menuju halte Ryuzu no Taki (sekitar 60-70 menit). Lokasi ini tidak memerlukan biaya masuk dan tersedia setiap saat.
Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain berjalan-jalan santai di jalur yang ada di sekitar air terjun serta menikmati pemandangan dari dek pengamatan yang terhubung dengan kafe. Pemandangan di tempat ini sangat menakjubkan dan menjadi lokasi foto yang wajib dikunjungi selama musim gugur (biasanya mulai awal hingga pertengahan Oktober).
8. Kuil Nikko Futarasan-jinja (Nikko Futarasan-jinja)
Kuil Futarasan-jinja Nikko merupakan kuil paling tua di kawasan Nikko dan telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO, terletak dekat dengan Toshogu. Kuil ini dikhususkan untuk tiga dewa gunung suci di Nikko dan sangat diminati oleh para pengunjung yang berharap mendapatkan keberuntungan dalam urusan jodoh atau pernikahan. Jam operasional kuil ini adalah mulai pukul 08:00 hingga 17:00 (tergantung musim).
Halaman utama dapat diakses secara gratis, namun terdapat biaya masuk sebesar ¥300 (setara dengan Rp33.000) untuk Aula Utama/Area Harta Karun. Kegiatannya mencakup berdoa, mengunjungi Mata Air Futara-reisen yang suci, serta berfoto di gerbang kuil yang tenang dan di dekat dua Pohon Cedar Suami-Istri.
Berikut adalah rekomendasi tempat wisata di Nikko, Jepang yang dapat kamu tambahkan ke daftar liburan berikutnya. Semoga perjalananmu nanti menjadi lebih menyenangkan dan penuh dengan pengalaman baru,ya, Bela!
5 Saran Lokasi Berski dan Snowboarding di Jepang 10 Saran Hadiah dari Jepang yang Harus Kamu Beli Keseruan Mengabadikan Liburan di Jepang dengan Oppo Find X8 Hasselblad Momen Menarik Saat Berfoto Liburan di Jepang Menggunakan Oppo Find X8 Hasselblad Pengalaman Menyenangkan Mengambil Foto Liburan di Jepang dengan Oppo Find X8 Hasselblad Keseruan Momen Liburan di Jepang yang Diabadikan oleh Oppo Find X8 Hasselblad Eksplorasi Liburan di Jepang dengan Kamera Oppo Find X8 Hasselblad yang Menakjubkan






