Beda Target PSSI dan Kemenpora di SEA Games 2025 -->

Beda Target PSSI dan Kemenpora di SEA Games 2025

27 Nov 2025, Kamis, November 27, 2025

TARGET medali Timnas U-23 Indonesia di SEA Games 2025 menjadi sorotan setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyampaikan sasaran yang berbeda. PSSI bersikukuh mengincar emas, sementara Kemenpora menilai peluang realistis tim Garuda muda adalah meraih perak.

Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali menegaskan bahwa tim asuhan Indra Sjafri harus mempertahankan gelar juara yang diraih di SEA Games 2023 di Kamboja. Ia hadir langsung memberikan dukungan dalam latihan terakhir tim di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 26 November 2025. “Ini latihan terakhir sebelum mereka berangkat, makanya saya datang memberi semangat dan motivasi supaya mereka tetap berjuang meraih medali emas, tujuannya back to back,” ujar Zainudin.

Menurut dia, target emas telah menjadi arahan internal federasi sejak awal persiapan. Pesan itu juga disampaikan kepada para pemain sebelum dua uji coba melawan Mali di Stadion Pakansari, Bogor, pada 15 dan 18 November lalu. Zainudin tidak menampik perbedaan target antara federasi dan hasil evaluasi Kemenpora. “Tentu bisa jadi cabor berbeda dengan pemerintah. Sebelum main dengan Mali, saya sudah sampaikan, yang ada di bayangan kalian harus emas,” ucap politikus Partai Golkar tersebut.

Kemenpora: Target Timnas U-23 Adalah Perak

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebelumnya menyampaikan bahwa hasil penilaian tim review Kemenpora menunjukkan target tim U-23 bukan emas, melainkan perak. “Kalau tidak salah, PSSI mengusulkan (timnas putri meraih) perunggu, lalu (timnas putra meraih) perak. Itu targetnya,” kata Erick di Kantor Kemenpora, 21 November 2025, dikutip Antara.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (kiri), Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 Bayu Priawan Djokosoetono (kedua kanan), dan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya Mithuna Noeradi (kanan) menyampaikan keterangan pada konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, 21 November 2025. Antara/Fauzan

Pernyataan itu menegaskan perbedaan pandangan antara kementerian yang dipimpin Erick dan federasi sepakbola yang juga ia pimpin sebagai Ketua Umum PSSI sejak 2023. Namun saat dimintai penjelasan lebih jauh mengenai alasan perbedaan target tersebut, Erick enggan menjelaskan lebih banyak. “Nanti kita cari waktu,” kata dia pada Senin, 24 November lalu.

Meski Kemenpora menetapkan target perak, Zainudin mengatakan PSSI tetap berpegang pada sasaran emas. “Saya tetap kasih semangat, target mereka tetap medali emas. Kalau Kemenpora menargetkan perak, tentu ada hitungannya,” ujarnya.

Menurut dia, keyakinan mengincar emas bukan sebatas sikap federasi. Indra Sjafri dan jajaran pelatih, kata Zainudin, juga sepakat bahwa tim memiliki kapasitas mempertahankan gelar. “Kalau dari Kemenpora berbeda, kami dari federasi tetap punya keyakinan,” ucapnya, meminta agar perbedaan target itu tidak dipertentangkan.

Kepala Badan Tim Nasional PSSI Sumardji menambahkan bahwa tekad mempertahankan emas juga datang dari para pemain. “Apa pun, kami akan berusaha mempertahankan emas,” katanya saat mendampingi latihan tim di Stadion Madya. Pemain Hokky Caraka juga menyuarakan tekad serupa.

Rombongan timnas U-23 dijadwalkan berangkat dari Jakarta menuju Thailand pada Jumat, 28 November 2025. Kloter pertama berisi para pemain akan terbang pukul 08.00 WIB, sementara ofisial menyusul pada sore hari. Mereka bakal berkumpul di Chiang Mai, yang menjadi pusat persiapan awal. “Karena tidak bisa satu pesawat,” kata Sumardji.

TerPopuler