
Bengkalispos.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyoroti penyelenggaraan AFC Champions League Two yang masih belum menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR) pada fase grup. Menurutnya, kompetisi sebesar ini seharusnya sudah menerapkan standar wasit yang lebih tinggi.
Bojan mengaku sempat melayangkan protes kepada perangkat pertandingan, terutama terkait proses terjadinya gol kedua lawan. Ia menilai ada pelanggaran lebih dulu yang luput dari pengawasan wasit.
“Saya rasa di Liga Champions harus sudah digunakan VAR. Saya komplain di gol kedua karena ada pelanggaran sebelum itu. Tentu saja wasit membutuhkan VAR. Ketika bermain di kompetisi yang menginvestasikan banyak uang, seharusnya ada VAR,” tegasnya.
Selain membahas soal wasit, Bojan juga menyinggung makna duel krusial kontra Bangkok United pada laga pamungkas fase grup di Bandung pada 10 Desember 2025 nanti. Meski bermain di kandang memberikan keuntungan, ia menilai persaingan di Grup G masih sangat ketat dan sulit diprediksi.
“Ketika bermain di kandang itu keuntungan. Tapi saya sudah katakan, di grup ini semua bisa saling mengalahkan. Setiap pertandingan bisa mengejutkan hasilnya. Ini belum berakhir,” ujar pelatih asal Kroasia itu.
Persib masih memiliki peluang untuk lolos, dan Bojan menegaskan bahwa fokus penuh menjadi kunci menghadapi partai penentuan tersebut.
“Kami punya keuntungan di pertandingan terakhir, jadi kami harus sangat fokus di laga itu,” tutupnya. (Anki Syaban/Firza Richsan)***