
Bengkalispos.com, JAKARTA - Membangun kekayaan ternyata bukan tentang memiliki gaji besar, tapi juga tentang membangun kebiasaan keuangan yang tepat sejak dini.
Di dunia ini tak ada yang tak mungkin. Bagi profesional muda yang masih berpenghasilan pas-pasan, dengan pendekatan yang disiplin dan terstruktur tetap bisa saja mencapai kebebasan finansial jangka panjang jauh lebih cepat dari yang mereka bayangkan
Namun, hal itu bisa terjadi jika Anda dapat menguasai kebiasaan-kebiasaan ini. Meskipun mendapatkan gaji yang pas-pasan, Anda telah meletakkan fondasi yang kokoh untuk kebebasan finansial jangka panjang.
Berikut langkah-langkah menjadi kaya dengan gaji pas-pasan
1. Mulail dengan Peta Jalan Keuangan yang Jelas
Membangun kekayaan harus dimulai dengan arah dan tujuan yang jelas. Sebelum berinvestasi atau menabung, duduklah dan buatlah garis besar:
- Tujuan keuangan Anda, untuk 1 tahun, 5 tahun, bahkan 10 tahun
- Ketahui posisi keuangan Anda saat ini, berapa pendapatan, biaya tetap, utang, tabungan
- Selera risiko dan nilai uang Anda
Profesional muda sering melewatkan langkah ini, tetapi satu hal yang pasti, bahwa semua keputusan keuangan Anda adalah hal yang disengaja.
2. Jadikan Menabung sebagai Kebiasaan Wajib
Anda tidak perlu gaji tinggi untuk mulai menabung. Anda hanya butuh struktur. Gunakan Aturan persentase 50-30-20, disesuaikan untuk pendapatan yang pas-pasan:
- 50% kebutuhan pokok seperti sewa, makanan, perjalanan, utilitas
- 30% gaya hidup dan pengeluaran pribadi
- 20% tabungan dan investasi
Jika 20% terasa sulit, mulailah dengan 10%, tetapi tetaplah konsisten dan tingkatkan setiap tahun. Otomatiskan aliran gaji ke tabungan Anda agar uang mengalir sebelum Anda melihatnya dan sebelum Anda membelanjakannya.
3. Buat Dana Darurat Terlebih Dahulu
Sebelum memikirkan kekayaan, pikirkanlah tentang perlindungan.
Dana darurat memastikan Anda tidak merusak investasi atau memaksa Anda mengambil pinjaman ketikaada peristiwa tak terduga di hidup Anda.
Targetnya adalah 3–6 bulan pengeluaran. Tabungan dana darurat bisa disimpan di rekening tabungan berbunga tinggi atau reksa dana likuid. Dana darurat akan menjadi bantalan keamanan finansial Anda, menjaga perjalanan membangun kekayaan Anda tetap stabil.
4. Kurangi Utang Berbunga Tinggi Sejak Dini
Utang merupakan salah satu hambatan terbesar dalam menciptakan kekayaan, terutama pinjaman kartu kredit atau pinjaman pribadi yang mengenakan bunga 24%–36%. Oleh karena itu, prioritaskan pelunasan utang ini secara agresif, yang bisa dimulai dengan menggunakan metode Bola Salju Utang atau Longsoran Utang:
- Bola Salju: Bayar utang terkecil terlebih dahulu → kemenangan psikologis
- Longsoran Utang: Bayar utang berbunga tertinggi terlebih dahulu → hemat uang sebanyak-banyaknya
Setiap rupiah yang dihemat dari bunga merupakan satu rupiah yang menghasilkan kekayaan Anda.
5. Hidup Sesuai Kemampuan Anda, dan dengan Cerdas
Orang kaya tidak hanya terlihat kaya, tapi mereka juga berpikir kaya. Profesional muda sering kali terjebak dalam inflasi gaya hidup, mulai dari keinginan membeli ponsel yang lebih bagus, sering makan di luar, atau melakukan pembelian cicilan yang tidak perlu. Triknya adalah:
- Pilih hunian yang layak
- Kurangi beban langganan
- Masak lebih banyak di rumah
- Gunakan transportasi umum jika memungkinkan
- Hindari jebakan "gaya hidup cicilan"
Tabungan kecil yang terakumulasi secara konsisten akan berkembang menjadi kekayaan jangka panjang.
6. Mulailah Berinvestasi Lebih Awal Bahkan dengan Jumlah Kecil
Waktu di pasar lebih berpengaruh daripada jumlah yang diinvestasikan. Bahkan berinvestasi Rp200.000 - Rp300.000 per bulan saja dapat tumbuh hingga ratusan juta rupiah melalui proses compounding jika diinvestasikan lebih awal.
Investasi hemat bisa dimulai lewat Reksa Dana Saham (SIP): Terbaik untuk pertumbuhan jangka panjang; Reksa Dana Indeks untuk pilihan berbiaya rendah dengan imbal hasil tinggi; Dana Pensiun untuk perencanaan pensiun; Saham unggulan bagi yang yakin dan memahami pasar; dan Emas digital.
7. Kembangkan Keterampilan yang Dapat Dipasarkan
Gaji Anda mungkin pas-pasan sekarang, tetapi tidak harus tetap seperti itu.
Cara tercepat untuk membangun kekayaan adalah dengan meningkatkan potensi penghasilan Anda.
Fokus pada keterampilan yang dapat dengan cepat meningkatkan pendapatan:
- Pemodelan keuangan
- Pemasaran digital
- Analisis data
- Coding
- Manajemen proyek
- Berbicara di depan umum
- Sertifikasi yang relevan dengan industri Anda
Mempelajari keterampilan baru akan menambah nilai Anda, berlipat ganda seperti halnya uang.
8. Memulai Penghasilan Sampingan atau Freelance
Saat ini, Anda tidak terbatas pada gaji pekerjaan Anda. Profesional muda dapat mengeksplorasi:
- Freelance
- Bimbingan belajar atau pelatihan
- Usaha di kecil di e-commerce
- Jasa konsultasi
- Pembuatan konten media sosial
- Kerja jarak jauh paruh waktu
Bahkan penghasilan sampingan sebesar Rp500.000 - Rp1 juta per bulan dapat meningkatkan kemampuan investasi dan menabung Anda secara dramatis.
9. Bangun Kebiasaan Melacak Keuangan Anda
Anda tidak dapat meningkatkan apa yang tidak Anda ukur. Saat ini ada berbagai aplikasi yang bisa digunakan untuk melacak pengeluaran. Melacak keuangan Anda membantu Anda mengidentifikasi kebocoran, mengalokasikan kembali dengan cerdas, dan menjaga disiplin keuangan yang sehat.
10. Kelilingi Diri Anda dengan Pola Pikir Membangun Kekayaan
Lingkungan Anda membentuk perilaku keuangan Anda. Ikuti para kreator keuangan pribadi. Baca buku-buku tentang membangun kekayaan, diskusikan keuangan secara terbuka dan bertanggung jawab.
Hindari perbandingan di media sosial. Belajar dari orang-orang yang disiplin dalam mengelola keuangan, dan adopsi pola pikir jangka panjang membantu Anda tetap konsisten meskipun pendapatan rendah.
Kekayaan bukanlah tujuan yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang bergaji tinggi. Kekayaan adalah imbalan bagi orang-orang yang membuat keputusan keuangan yang disengaja dan konsisten.
Sebagai seorang profesional muda yang memulai dengan penghasilan pas-pasan, Anda sudah memiliki keuntungan terbesar, yaitu tenaga dan waktu. Jika Anda berkomitmen pada langkah-langkah ini hari ini, Anda di masa depan akan berterima kasih atas kebebasan finansial, keamanan, dan ketenangan pikiran yang telah Anda bangun perlahan-lahan.