Dalam Sepekan Terjadi 2 Kasus Pembunuhan Sadis di Palembang,Terbaru Perampok Gorok Leher Pasutri -->

Dalam Sepekan Terjadi 2 Kasus Pembunuhan Sadis di Palembang,Terbaru Perampok Gorok Leher Pasutri

28 Nov 2025, Jumat, November 28, 2025
Dalam Sepekan Terjadi 2 Kasus Pembunuhan Sadis di Palembang,Terbaru Perampok Gorok Leher Pasutri
Ringkasan Berita:
  • Dalam sepekan terjadi dua kasus pembunuhan sadis yang menghebohkan kota Palembang
  • Kasus pertama yakni sopir truk asal Lampung tewas bersimbah darah ditusuk empat pemalak di Macan Lindungan Palembang
  • Kasus kedua adalah perampokan sadis di 15 Ilir Palembang. Dimana perampok dengan sadis menggorok leher pasutri. Sang suami tewas di lokasi kejadian, sementara istrinya sempat alami kritis

Bengkalispos.com, PALEMBANG- Tak sampai sepekan terjadi dua kasus pembunuhan yang terjadi di kota Palembang.

Kasus pembunuhan ini pun membuat geger warga Palembang. Sebab, dua kasus yang terjadi pelaku tak segan secara sadis menghabisi korbannya.

Berikut kami rangkum 2 kasus pembunhan sadis yang terjadi di Palembang dalam sepekan.

Sopir Ditusuk Pemalak

Sopir truk asal Lampung tewas setelah ditikam diduga pemalak di simpang Macan Lindungan, Palembang, Senin (24/11/2025) malam. 

Menurut informasi, korban didatangi empat orang. Korban diketahui bernama Alkodirin (45), warga Lampung Tengah.

Ia ditemukan sudah dalam kondisi terkapar tidak jauh dari mobilnya.

Warga ramai berkerumun di sekitar lokasi untuk melihat, korban yang sudah dalam kondisi terkapar tidak jauh dari mobilnya.

Kemudian jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani pemeriksaan forensik.

Korban saat itu mengendarai truk bersama keneknya, Husaini.

Husaini mengatakan, korban tengah mengendarai truk dari arah Musi 2 menuju ke arah simpang Macan Lindungan.

Kemudian tiba-tiba datang empat orang yang mencoba meminta sejumlah uang, namun hanya diberikan uang ribuan oleh korban. 

Namun keempat orang tersebut justru menolak.

"Tadi berhenti karena lampu merah, terus datang empat orang mau minta uang, tapi gak mau dikasih uang ribuan," kata Husaini.

Korban kemudian hendak melakukan perjalanan, tetapi para pelaku tetap memaksa meminta sejumlah uang.

Kemudian salah satu dari empat orang tersebut melakukan penusukan hingga menyebabkan korban tewas.

"Badannya kecil-kecil empat orang itu. Setelah menusuk mereka langsung melarikan diri," katanya.

Kapolsek Ilir Barat 1, Kompol Ricky Mozam, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP dilokasi kejadian.

"Saat ini masih dilakukan olah TKP di lokasi kejadian. Iya korbannya seorang sopir asal Lampung," kata Ricky saat di lokasi.

Ia belum dapat memastikan secara pasti siapa ke empat terduga pelaku tersebut, apakah pemalak atau siapa. 

Sebab saat ini pihaknya masih olah TKP dan menghimpun keterangan saksi.

"Motif masih kami dalami apakah ada indikasi dugaan pemalakan atau apa," katanya.

Perampok Gorok Leher Korban Hingga Tewas

Aksi pembunuhan sadisnya lainnya hanya berselang satu hari pasca kasus sopir tewas ditusuk pemalak di Macan Lindungan.

Aksi perampokan disertai kekerasan mengguncang warga Jalan Pengadilan, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, Selasa (25/11/2025) malam.

Sepasang suami istri menjadi korban dalam peristiwa tragis ini.

Sang suami, Darma Kusuma (52) ditemukan tewas dengan luka gorok, sementara istrinya Yeni Kawi (40) dalam kondisi kritis.

Kejadian bermula pada malam hari ketika pasutri tersebut sedang berada di ruko yang juga menjadi tempat tinggal mereka. 

Berdasarkan dugaan awal, pelaku masuk dengan tujuan melakukan pencurian. Polisi masih mendalami apakah pelaku memaksa masuk atau memanfaatkan situasi rumah yang sepi.

Di dalam ruko, pelaku melakukan serangan brutal.

Darma Kusuma tewas dengan luka gorok di leher.

Yeni Kawi juga mengalami luka serupa, namun masih bernyawa saat ditemukan warga dan segera dievakuasi dalam kondisi kritis ke RS Charitas Palembang.

Kondisi mengenaskan kedua korban membuat warga sekitar panik.

Puluhan warga berkerumun di depan TKP setelah mendengar teriakan dan kegaduhan dari ruko tersebut.

Mendapat laporan, Unit Reskrim Polrestabes Palembang, Polsek IT I, serta Tim Inafis langsung mendatangi lokasi. 

Jenazah Darma dievakuasi ke RS Bhayangkara M Hasan untuk visum, sementara Yeni menjalani perawatan intensif.

Ketua RT 29, Dedi, membenarkan adanya dua korban dalam kejadian tersebut.

“Saya datang sudah ramai orang. Informasinya suami meninggal dan istrinya kritis digorok,” ujarnya.

 

Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan menegaskan bahwa satu terduga pelaku telah berhasil diidentifikasi.

“Terduga pelaku sementara satu orang dan masih kita kejar. Kami juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dugaan sementara peristiwa ini berkaitan dengan tindak pidana pencurian disertai kekerasan, namun motif pastinya masih dalam pendalaman.

TerPopuler