
Laporan Arie Puji Waluyo
NEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Disaat sudah jarang diberitakan awak media karena fokus dalam hijrah, presenter dan komedian Kartika Putri diterpa isu tak sedap saat sedang hamil anak ketiga.
Rumah tangga Kartika Putri dengan Habib Usman bin Yahya dikabarkan retak hingga bercerai, bahkan alasannya diduga karena poligami.
Habib Usman bin Yahya dikabarkan mau poligami atau punya istri lagi, tapi Kartika Putri tidak menyetujuinya.
Habib Usman akhirnya angkat bicara. Dirinya membantah sudah bercerai dari Kartika Putri dengan alasan poligami.
"Saya tegaskan di sini, saya tidak poligami. Saya nikah sama Kartika Putri dari awal, saya selalu bilang istri saya cuma satu, Kartika Putri," kata Habib Usman bin Yahya ketika ditemui di kediamannya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (26/11/2025) malam.
Habib Usman menegaskan kalau rumah tangganya dengan Kartika baik-baik saja, mereka masih terikat dalam pernikahan.
"Istri saya tidak pernah menggugat saya, tidak pernah datang ke pengadilan, dan kita tidak ada permasalahan. Jadi alhamdulillah, itu semua fitnah," ucapnya.
Habib Usman mengaku tidak berencana untuk menempuh jalur hukum agar orang yang menyebar fitnah tentang dirinya dan Kartika bercerai dan isu poligami, bisa ditangkap polisi.
Tapi, diakui Habib Usman, Kartika Putri, memiliki rencana berbeda, sang istri siap menempuh jalur hukum jika akun-akun penyebar fitnah tersebut tidak menunjukkan itikad baik.
"Saya pribadi tidak ada rencana buat melapor. Tapi istri saya punya rencana buat ngelaporin. Jadi hati-hati. Kalau enggak dihapus, kalau enggak minta maaf, sepertinya bakal dilaporkan," jelasnya.
Habib Usman mengatakan berdasarkan data dari tim pengacaranya, ada sekitar 10 akun teridentifikasi menyebarkan narasi menyudutkan dan berpotensi pidana.
Pihak Habib Usman dan Kartika Putri sudah menyimpan barang bukti berupa video dan tautan (URL) dari akun-akun tersebut.
"Zaman sekarang zaman cyber, jempol kamu bisa membahayakan kamu dan membuat masuk penjara. Jangan share berita sembarangan, apalagi hoaks yang mengadu domba," ujar Habib Usman bin Yahya. (Ari).