
Ringkasan Berita:
- Pelatihan Koperasi: Pemprov dan Diskop Lanny Jaya menggelar Bimtek untuk Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
- Fokus Ekonomi: Tujuannya adalah memperkuat koperasi sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi di tingkat kampung.
- Hambatan Geografis: Diskop Lanny Jaya menghadapi kendala transportasi sehingga peserta mewakili 22 dari 39 distrik.
- Langkah Selanjutnya: Pemkab akan langsung mendata lapangan di lokasi koperasi yang siap, menargetkan minimal 22 lokasi.
Laporan Wartawan -Papua.com,Noel Iman Untung Wenda
-PAPUA.COM.TIOM – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Dinas Koperasi Kabupaten Lanny Jaya menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Tahun 2025 di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (25/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengelolaan koperasi sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat kampung.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom, SH, M.Si, usai kegiatan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah memfasilitasi pelaksanaan pelatihan tersebut.
“Pada akhirnya kegiatan hari ini resmi ditutup. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah Kabupaten Lanny Jaya yang telah memfasilitasi kami sehingga kegiatan ini berjalan baik. Kami berharap materi yang disampaikan dapat memberi manfaat dan menjadi dasar penguatan koperasi ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program dana dekonsentrasi pemerintah pusat yang diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, terutama melalui penguatan koperasi desa.
“Kooperasi adalah salah satu ujung tombak pertumbuhan ekonomi di kampung. Karena itu kami akan terus melangkah maju untuk memastikan koperasi yang dicanangkan oleh Bapak Presiden dapat dijaga dan dikembangkan. Kita melangkah bersama untuk memaknai apa yang menjadi maksud Presiden agar koperasi hadir di seluruh desa di Indonesia,” kata Alpius.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Lanny Jaya Elis Kogoya, S.Th MM menjelaskan bahwa pihaknya menghadapi tantangan geografis dalam menghadirkan peserta dari seluruh distrik.
“Kami memiliki 39 distrik dan satu kelurahan. Tantangan terbesar kami adalah transportasi untuk menjangkau distrik-distrik di balik gunung. Karena itu, peserta yang hadir mewakili 22 distrik sebagai representasi kabupaten,” jelasnya.
Usai pelatihan, pihaknya akan langsung melakukan pendataan lapangan. “Mulai Senin kami akan turun mendeteksi lokasi mana yang sudah siap. Target kami adalah 22 lokasi, dan kalau bisa lebih kami bersyukur. Kami juga butuh sosialisasi kepada tokoh adat, kepala kampung, dan kepala distrik bersama badan pengelola yang telah dibentuk,” tambahnya.
Ia menutup dengan ucapan terima kasih kepada pemerintah provinsi yang telah memberikan dukungan. “Provinsi Papua Pegunungan melalui dinas terkait benar-benar hadir mendampingi kami. Terima kasih, Tuhan memberkati,” ujarnya.(*)