IWO Menganjurkan Informasi Akurat Bencana Sumatera: Cegah Hoaks, Selamatkan Nyawa -->

IWO Menganjurkan Informasi Akurat Bencana Sumatera: Cegah Hoaks, Selamatkan Nyawa

28 Nov 2025, Jumat, November 28, 2025
IWO Menganjurkan Informasi Akurat Bencana Sumatera: Cegah Hoaks, Selamatkan Nyawa


BENGKALISPO.COM -Ikatan Wartawan Online (IWO) telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait rangkaian bencana alam yang terjadi di Pulau Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Sekretaris Jenderal IWO, Telly Nathalia, menegaskan bahwa peran jurnalis sangat penting dalam memastikan informasi bencana yang disebarkan kepada masyarakat benar, akurat, dan bebas dari hoaks, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan.

Dalam pernyataannya, Telly menyampaikan duka mendalam atas musibah banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi yang melanda beberapa wilayah Sumatera dalam dua minggu terakhir. Menurutnya, bencana tidak hanya menguji kemampuan pemerintah daerah dalam mitigasi, tetapi juga menguji integritas media dalam memberikan informasi yang dapat menyelamatkan nyawa.

"Semoga seluruh keluarga besar anak bangsa yang sedang mengalami musibah ini diberi kekuatan," katanya.

Telly mengungkapkan bahwa berdasarkan koordinasi sementara dengan pengurus IWO di Aceh, Sumut dan Sumbar, seluruh anggota IWO dilaporkan dalam kondisi aman. Namun, ia menginstruksikan seluruh pengurus daerah untuk terus memperbarui laporan situasi, mengingat potensi bencana lanjutan masih terbuka, terutama setelah terbentuknya Siklon Tropis Senyar di wilayah Selat Malaka yang berpotensi memperburuk cuaca ekstrem.

Menurutnya, jurnalis tidak boleh hanya menjadi penyampai berita, tetapi juga menjadi bagian dari sistem mitigasi bencana. Ia meminta setiap pengurus dan anggota IWO memberikan informasi berdasarkan fakta, data resmi, dan rilis pihak berwenang agar tidak terjadi kepanikan dan misinformasi di tengah masyarakat.

"Informasi akurat dari anggota IWO sangat membantu meminimalkan korban jiwa," kata Telly.

Lebih jauh, Telly menekankan bahwa media memiliki tanggung jawab moral ketika terjadi bencana. Ia menyoroti kecenderungan sebagian media yang lebih memprioritaskan kecepatan daripada ketelitian.

"Ketika cuaca ekstrem sedang berlangsung, satu berita palsu bisa berdampak fatal," tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh media anggota IWO untuk gencar memberitakan pemutakhiran data cuaca, peringatan dini bahaya, status sungai, hingga arahan evakuasi, mengingat curah hujan ekstrem diprediksi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan. Hal ini, menurutnya, penting untuk memastikan masyarakat tetap waspada dan tidak mengabaikan potensi ancaman.

Sebagai penutup, Telly kembali mengingatkan bahwa jurnalis bukan hanya pelapor, tetapi juga garda terdepan dalam menyampaikan informasi publik.

"Kita menjaga Sumatera dengan berita yang benar. Kita menjaga nyawa dengan informasi yang akurat," tutupnya dalam pernyataan resmi.***

TerPopuler