Ringkasan Berita:1. Jalan yang menghubungkan Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu, Maluku Utara sangat memprihatinkan.
2. Di mana jalan tersebut memiliki banyak lubang, sesuai pengamatan ternate.com, Minggu (30/11/2025)
3. Selain itu, beberapa titik jalan hampir roboh saat mendekati desa tersebut
TERNATE.COM, TALIABU- Jalur menuju Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu, Maluku Utara sangat memprihatinkan.
Di mana jalan tersebut memiliki banyak lubang, sesuai dengan pengamatan ternate.com, Minggu (30/11/2025).
Selain itu, lebih dari satu titik jalan hampir roboh saat mendekati desa tersebut.
Bahkan, salah satu tanjakan curam sering kali membuat pengendara sepeda motor maupun mobil tergelincir.
Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Inilah alasan mengapa Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus memutuskan untuk mengalihkan proyek pembangunan RSUD Bobong dari Desa Ratahaya ke Desa Bobong. 2. Karena alasan ini, Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus memilih mengalihkan proyek pembangunan RSUD Bobong dari Desa Ratahaya ke Desa Bobong. 3. Alasan tersebut menjadi penting bagi Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus dalam mengalihkan proyek pembangunan RSUD Bobong dari Desa Ratahaya ke Desa Bobong. 4. Hal ini menjadi dasar bagi Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus untuk mengubah lokasi proyek pembangunan RSUD Bobong dari Desa Ratahaya ke Desa Bobong. 5. Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus mengambil keputusan untuk mengalihkan proyek pembangunan RSUD Bobong dari Desa Ratahaya ke Desa Bobong karena alasan ini.
Namun demikian, kerusakan jalan yang dimaksud masih belum diperbaiki.
Akses Jalan Menuju Desa Ratahaya
Selain jalan, pembangunan jembatan harus menjadi prioritas utama Dinas PUPR Pulau Taliabu.
Sebelumnya, penduduk yang melintasi jembatan swadaya penghubung ke Desa Ratahaya harus membayar tarif.
Karena terdapat sungai besar yang memutus akses jalan menuju desa yang berada di kaki bukit tersebut.
Dengan berlalunya waktu, jembatan swadaya kembali runtuh akibat diterjang arus sungai saat musim hujan.
Akibatnya, kegiatan masyarakat terhenti dan tidak dapat melewati dari Desa Ratahaya ke Kota Bobong.
Jembatan Tidak Terpakai Diubah Menjadi Jalur Satu Arah
Setelah jembatan swadaya ambruk, penduduk Desa Ratahaya kemudian melakukan kegiatan gotong-royong untuk membangun jembatan yang baru.
Mereka menggunakan kayu sebagai akses jembatan pengganti, tepatnya di atas jembatan yang rusak pada Agustus 2025 lalu.
Pekerjaan pembangunan jembatan tersebut didukung oleh Dinas PUPR Pulau Taliabu dengan menggunakan peralatan berat.
Bersamaan dengan kerja sama tersebut, penduduk Desa Ratahaya kini telah dapat melintasi jalan kembali tanpa harus membayar biaya tarif.
Diketahui bahwa Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu, Maluku Utara, memiliki jumlah penduduk sebanyak 276 orang.
Berjumlah 110 orang laki-laki, 166 perempuan, serta total 97 Kepala Keluarga (KK). (*)