KAI Commuter (KCI) Memiliki Bos Baru, Muhammad Purnomosidi Menggantikan Asdo Artriviyanto -->

KAI Commuter (KCI) Memiliki Bos Baru, Muhammad Purnomosidi Menggantikan Asdo Artriviyanto

28 Nov 2025, Jumat, November 28, 2025

Bengkalispos.com ,JAKARTA — PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sebagai operator KRL melakukan pergantian kepemimpinan direktur utama dari sebelumnya Asdo Artriviyanto menjadi Muhammad Purnomosidi.

Sebelum pindah, Purnomosidi dikenal menjabat sebagai Executive Vice President LRT Jabodebek dan pernah bekerja di PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

Sekretaris Perusahaan KAI Commuter Karina Amanda mengonfirmasi adanya perubahan kepemimpinan yang terjadi di tengah perselisihan antara penumpang dan karyawan KRL di Stasiun Rangkasbitung, terkait barang hilang.

"Benar [terjadi perubahan]," katanya kepadaBisnis,Jumat (28/11/2025)

Selanjutnya, Asdo menjabat sebagai Direktur Utama KCI sejak 30 Mei 2023, dan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Reska Multi Usaha atau KAI Services.

Saat itu, Asdo menggantikan Suryawan Putra Hia yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama KAI Commuter.

Menanggapi pertanyaan terkait apakah pergantian terjadi akibat masalah yang viral hingga muncul dugaan-dugaan pemecatan masing-masing orang yang terlibat, Karina menyangkalnya.

"Perubahan tersebut tidak memiliki kaitan dengan masalahtumbler."Hanya rotasi rutin saja," tambahnya.

Sementara itu, masalah yang menjadi viral ini dimulai ketika seorang penumpang KRL kehilangan barang di kereta. Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan salah satu pegawai Commuter Line dipecat.

Seorang pengguna menceritakan di media sosial bahwa dia secara tidak sengaja meninggalkan coolerbag yang berisi tumbler di bagasi KRL rute Tanah Abang—Rangkasbitung pada hari Senin lalu. Penumpang tersebut baru menyadari barangnya tertinggal setelah turun di Stasiun Rawa Buntu, lalu segera melaporkannya kepada petugas.

Petugas kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dan coolerbag ditemukan di stasiun akhir, Rangkasbitung. Namun, saat penumpang mengambil barang itu keesokan harinya, dirinya mendapati tumbler berwarna biru itu sudah tidak ada di dalam coolerbag.

TerPopuler