
BENGKALISPOS.COM , BALIKPAPAN – Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol MD Djauhari, memimpin apel pagi di Mako Polresta Balikpapan pada Kamis (27/11/2025).
Dalam arahannya, Djauhari menekankan pentingnya kedisiplinan personel, kebersihan, dan integritas di tengah pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam 2025.
Apel tersebut dibuka dengan pembacaan Asmaul Husnah dan doa bersama untuk kelancaran tugas.
Djauhari menggarisbawahi bahwa kedisiplinan dan karakter baik personel sangat menentukan keberhasilan tugas.
Ia bahkan menyoroti pentingnya kebersihan, yang tidak hanya terbatas pada fisik, tetapi juga jasmani, rohani, hingga nurani.
“Kebersihan kompartemen harus diperhatikan. Jasmani dan rohani harus bersih. Jika nurani tidak bersih, bisa muncul penyakit yang merepotkan,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa karakter baik akan membuat sosialisasi tugas berjalan lancar.
Operasi Zebra Mahakam di Balikpapan diketahui masih berlangsung hingga akhir November, dengan pola razia yang dilakukan berpindah-pindah di sejumlah titik strategis.
"Dua kali sehari razia kita laksanakan. Kemarin di wilayah utara, selanjutnya berkemungkinan bergeser ke wilayah barat. Sore ini pun kita lanjutkan,” jelasnya.
Selain menyinggung rangkaian operasi rutin tahunan (seperti Ops Keselamatan, Ops Patuh, dan Ops Nataru), Djauhari membahas langkah modern pengawasan lalu lintas:
Integrasi CCTV: Pemkot Balikpapan telah meluncurkan program B-Connect (Balikpapan Connectivity), yang mengintegrasikan 176 CCTV kota dengan sistem pengawasan kepolisian. Sejumlah kamera bahkan memiliki kemampuan deteksi pelanggaran.
KTL Baru: Diterapkannya Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) baru di ruas Jalan MT Haryono. Tahap awal larangan parkir berlaku pada pukul 16.00–19.00 WITA di depan Wika.
Secara khusus, Kasat Lantas mengingatkan personel mengenai pentingnya integritas dan keteladanan, bahkan di lingkungan keluarga sendiri.
“Jangan sampai justru keluarga kita sendiri yang melanggar. Ini real. Kamera akan mendeteksi, laporan masuk, dan kendaraan bisa diderek. Sudah kena tilang, ditambah biaya derek,” katanya tegas.
Arahan ini disertai instruksi kepada seluruh personel untuk mengintensifkan sosialisasi aturan kepada keluarga, tetangga, hingga masyarakat di lingkungan sekitar masing-masing.
Di akhir kegiatan, Kasi Humas Ipda Sangidun turut menyampaikan pesan agar tugas pokok Polri yang mengusung prinsip Presisi terus dijalankan sebagai pelindung, pengayom, pelayan, dan penegak hukum. (*)