PR GARUT - Tasikmalaya tidak hanya terkenal sebagai kota yang penuh kreativitas dengan kerajinan tangan unik, tetapi juga sebagai pusat makanan tradisional yang memiliki rasa yang kaya. Setiap hidangan dan minuman memiliki ciri khas masing-masing, mencerminkan budaya Sunda yang masih terjaga hingga saat ini. Makanan di sini bukan hanya untuk memenuhi rasa lapar, tetapi juga menjadi pengalaman budaya yang menarik untuk dieksplorasi.
Jajanan kuliner di Tasikmalaya memberi kesempatan untuk mencicipi berbagai macam hidangan mulai dari camilan ringan hingga makanan utama yang mengenyangkan. Banyak pengunjung yang datang ke kota ini khususnya untuk menikmati kelezatan masakan lokal sambil merasakan suasana tradisional dan kehangatan sapaan penduduk setempat.
Selain itu, masakan khas Tasikmalaya sering kali menjadi bagian dari aktivitas keluarga dan pengajaran anak-anak, karena sebagian besar hidangan memiliki proses pembuatan yang tradisional dan penuh makna sejarah. Dengan mencicipi makanan-makanan ini, para pengunjung dapat memperdalam pemahaman mereka terhadap budaya setempat, sekaligus menikmati rasa yang istimewa.
Godeblag
Godeblag adalah camilan khas yang terbuat dari singkong yang diproses menjadi bentuk bulat tipis. Teksturnya renyah, memiliki rasa gurih dan sedikit asin, sehingga membuat camilan ini sangat disukai oleh berbagai kalangan. Godeblag dapat dinikmati langsung sebagai camilan ringan, atau menjadi pelengkap berbagai hidangan seperti bakso, bubur, hingga pecel, memberikan rasa gurih pada hidangan utama.
Godeblag sering ditemui di pasar-pasar tradisional, khususnya di wilayah Manojaya yang terkenal sebagai pusat produksi camilan ini. Proses pembuatannya cukup rumit dan memerlukan kesabaran. Mulai dari parutan singkong, pencetakan hingga penggorengan, setiap tahap harus dilakukan dengan teliti agar tekstur tetap renyah dan rasanya sesuai. Oleh karena itu, jumlah penjual Godeblag tidak banyak, menjadikan camilan ini sebagai salah satu makanan khas yang unik.
Es Bojong
Tasikmalaya juga terkenal dengan minuman khas yang segar, yaitu Es Bojong. Minuman ini umumnya tersedia saat berbuka puasa, memberi kesegaran tubuh setelah menjalani aktivitas sepanjang hari. Es Bojong terbuat dari campuran buah-buahan segar, kelapa muda, tape ketan, dan sirup manis yang bercampur menjadi minuman segar dan lezat, cocok untuk dinikmati di cuaca yang panas.
Es Bojong berasal dari Desa Bojong, Kelurahan Cipedes, yang dahulu dijual dengan cara keliling dan populer di kalangan masyarakat Tasikmalaya. Sekarang, Es Bojong dapat ditemui di berbagai warung dan pedagang lokal, tetapi tetap menjaga rasa tradisionalnya yang ikonik.
Nasi Tutug Oncom
Tidak lengkap jika membahas kuliner Tasikmalaya tanpa menyebut Nasi Tutug Oncom, hidangan khas yang cukup terkenal di seluruh Jawa Barat. Nasi Tutug Oncom terbuat dari nasi yang dicampur dengan oncom yang telah digoreng atau dipanggang. Kata "tutug" dalam bahasa Sunda berarti "tumbuk", yang menggambarkan proses pengolahan oncom hingga menjadi butiran kecil sebelum dicampur dengan nasi.
Makanan ini diduga telah ada sejak tahun 1940-an, menjadi hidangan yang disajikan oleh masyarakat kelas bawah pada masa pemerintahan Orde Baru karena situasi ekonomi yang sulit. Meski awalnya sederhana, kini Nasi Tutug Oncom menjadi hidangan kesukaan berbagai kalangan, termasuk para wisatawan.
Biasanya disajikan dalam keadaan panas, dibungkus daun pisang, lengkap dengan lauk seperti ayam goreng, tahu, tempe, ikan asin, telur goreng, sambal, dan lalapan. Aroma khas daun pisang memperkaya rasa dari hidangan tradisional ini.
Keseruan Menikmati Kuliner Tasikmalaya
Mencoba Godeblag, Es Bojong, dan Nasi Tutug Oncom memberikan kesempatan penuh untuk merasakan kekayaan rasa masakan Sunda. Mulai dari camilan ringan, minuman segar, hingga hidangan utama, semuanya menyajikan cita rasa asli yang menggugah selera. Tiga makanan ini juga menjadi wujud dari budaya setempat dan tradisi yang masih dilestarikan oleh penduduk Tasikmalaya.
Selain itu, wisata kuliner di Tasikmalaya bisa menjadi pengalaman yang bermanfaat secara edukasi. Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan Godeblag, memahami asal-usul Nasi Tutug Oncom, serta merasakan cara penyajian Es Bojong yang khas, sehingga memperkaya pengalaman berwisata mereka.
Tasikmalaya memiliki beragam hidangan kuliner yang patut dicoba: Godeblag yang renyah, Es Bojong yang segar, dan Nasi Tutug Oncom yang terkenal. Ketiga makanan ini tidak hanya menggugah selera tetapi juga menyampaikan kisah budaya Sunda yang kaya. Jelajah kuliner di sini merupakan cara ideal untuk merasakan rasa lokal sekaligus memahami tradisi masyarakat Tasikmalaya.***