Musim Hujan, Kenapa Ular Kerap Masuk Permukiman? -->

Musim Hujan, Kenapa Ular Kerap Masuk Permukiman?

27 Nov 2025, Kamis, November 27, 2025

KEDIRI, Bengkalispos.com - Musim penghujan biasanya diikuti dengan fenomena reptil yang masuk ke permukiman warga.

Hal ini tentu bisa mengganggu dan membahayakan, apalagi jika reptil tersebut merupakan kategori hewan berbisa.

Lalu, apa penyebab hewan reptil, terutama ular, memasuki permukiman?

Ketua Komunitas Reptil Kediri (Korek), Kediri, Jawa Timur, Iko Solihin mengatakan, memasuki musim penghujan, terjadi perubahan suhu dari musim kering ke musim basah.

Akibatnya, ular cenderung mencari tempat yang sedikit lebih hangat, yakni di dalam rumah. 

“Musim penghujan memang banyak ular cari tempat yang agak hangat karena suhu di luar turun bahkan kadang turun ekstrem. Meski ular suka dingin, tapi kalau dingin ekstrem, dia juga tidak nyaman, makanya dia cari tempat yang kering,” ujar Iko Solihin pada Bengkalispos.com, Selasa (25/11/2025).

Oleh sebab itu, Iko mengimbau masyarakat agar senantiasa melengkapi rumah tempat tinggal dengan ventilasi dan pencahayaan yang maksimal.

Sebab, tempat dengan sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik tidak disukai ular sebagai tempat bersarang atau bersembunyi. 

Namun, jika kondisi struktur bangunan telanjur tidak mempunyai kelengkapan ventilasi yang layak atau tidak memungkinkan dipasangnya ventilasi dan pencahayaan, ini bisa disiasati dengan cara lainnya, yakni memberikan bau-bauan yang menyengat, semisal kapur barus atau pengharum ruangan lainnya.

“Karena hampir semua jenis reptil itu, indra yang paling sensitif adalah penciuman. Jika penciuman terganggu, aroma kimia, mereka akan menjauh karena merasa tidak nyaman,” ujar Iko.

Mitos garam

Adapun perihal kepercayaan garam bisa mengusir ular, sebagaimana banyak beredar di masyarakat, menurut Iko, hanyalah mitos dan mispersepsi belaka.

Menurut Iko, ular tetap akan menjangkaunya meski di tempat tersebut sudah ditaburi garam.

“Itu salah kaprah. Misalnya di bawah lemari ditaburi garam, apakah dia tidak lewat? Dia tetap akan lewat, cuma dia tidak berani tinggal di situ lebih lama, tidak berani menetap istilahnya, jadi kalau lewat ya tetap saja lewat,” kata dia.

Lalu, bagaimana solusinya jika ada ular yang masuk rumah?

Menurut Iko Solihin, solusi paling aman di antaranya dengan membuat jebakan dari pipa yang panjang dan karung.

Dua bahan itu diletakkan di akses keluar-masuknya ular, lalu menggiring ular tersebut agar masuk ke dalam pipa.

“Insting ular selalu akan memasuki lubang yang agak gelap. Jadi, misalnya ada paralon, pasangkan di tempat ular, lalu kasih gerakan sedikit mengganggu ularnya, maka otomatis masuk itu ularnya,” kata dia.

Namun demikian, jika tidak ada perlengkapan, tidak ada keberanian, maupun keahlian, Iko menyarankan agar menghubungi komunitas atau pemadam kebakaran (damkar) yang terbiasa melakukan rescue.

TerPopuler