
BENGKALISPOS.COM , SEMARANG – Mendekati masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daop 4 Semarang kembali mengingatkan pengguna jasa agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan mereka.
Ajakan tersebut disampaikan setelah selama bulan Januari hingga Oktober 2025, petugas mencatat sebanyak 440 barang yang tertinggal di stasiun maupun di atas kereta di wilayah Daop 4, dengan perkiraan nilai mencapai Rp923.131.000.
Dari jumlah tersebut, 74 di antaranya adalah barang berharga seperti ponsel, laptop, proyektor, dan perhiasan.
Selain barang yang bernilai tinggi, petugas juga menemukan pola menarik terkait barang yang dibawa oleh penumpang.
Beratus-ratus botol tumbler, mulai dari yang berdesain polos, warna lembut, hingga tumbler dengan merek—ikut masuk dalam daftar barang yang paling sering ditinggalkan selama periode Januari–Oktober.
Tumbler umumnya ditemui di bawah kursi, di rak bagasi bagian atas, atau tersembunyi di sudut dekat jendela.
Kepala Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan melalui layanan Lost and Found.
"KAI Daop 4 Semarang meningkatkan layanan yang aman dan dapat diandalkan melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pengguna menemukan barang yang tertinggal di stasiun atau di kereta api," kata Franoto.
Pengguna dapat menginformasikan kehilangan kepada sopir kereta, petugas keamanan (Polsuska), atau melalui KAI Contact Center 121.
Setelah laporan diterima, petugas akan melakukan pencarian dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan.
"Jika membutuhkan waktu yang lebih panjang, pelanggan akan menerima pembaruan mengenai proses pencarian," tambahnya.
Untuk mengambil barang, pelanggan harus menunjukkan dokumen identitas. Informasi mengenai barang yang ditemukan juga disampaikan melalui pengeras suara di stasiun.
Makanan hanya boleh disimpan selama maksimal 1×24 jam sebelum dibuang untuk menjaga kebersihan.
Segala barang yang ditemukan akan diberi label, diverifikasi, dan dimasukkan ke dalam basis data KAI yang terintegrasi nasional.
Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang bisa dilakukan dari setiap stasiun.
Sekitar perayaan Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 4 mengajak para pelanggan untuk lebih waspada.
"Kami menghimbau kepada pelanggan agar senantiasa memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta," tutup Franoto.
Temuan puluhan gelas minum menjadi pengingat bahwa benda yang tampak biasa saja bisa hilang jika sedikit lengah, terutama saat jumlah penumpang meningkat menjelang akhir tahun. (Rad)