
Laporan Reporter Bengkalispos.com, Dionisius Rebon
Bengkalispos.com, KEFAMENANU -Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Delasalle Kebo memimpin langsung kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni Terima Kunci Plus Sanitasi (RLH-TULUS) di Desa Kuanek, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, Rabu, 26 November 2025.
Momentum peletakan batu pertama ini dihadiri Camat Bikomi Tengah, Robertus Ogom, Kepala Desa Kuanek bersama perangkat desa, perwakilan Dinas PRKPP Kabupaten TTU dan masyarakat Desa Kuanek.
Dalam sambutannya, Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang tulus dan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU dan semua pihak yang telah bekerja keras, bahu-membahu, mulai dari tahap perencanaan, penentuan lokasi, hingga kesiapan pelaksanaan program mulia ini.
Pembangunan Rumah Layak Huni ini sesungguhnya merupakan wujud nyata dari komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi warga yang masih hidup dalam kondisi tidak layak. Pembangunan rumah layak huni ini bukanlah sekadar proyek infrastruktur biasa.
"Ini adalah janji yang kami tunaikan; ini adalah upaya untuk mengembalikan martabat dan memberikan hak dasar bagi setiap keluarga di Timor Tengah Utara,"ucapnya.
Melalui program ini Pemerintah Daerah ingin memastikan bahwa setiap warga berhak hidup bermartabat dalam rumah yang sehat aman dan memiliki sanitasi yang memadai. Pasalnya, tempat tinggal yang memenuhi syarat kesehatan, keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya, serta didukung fasilitas lingkungan yang memadai, adalah kebutuhan primer yang sangat vital bagi setiap insan.
Rumah adalah pusat pendidikan karakter, tempat berlindung dari segala cuaca, dan merupakan sumber utama kehangatan keluarga. Dengan rumah yang layak, anak-anak akan hidup lebih sehat, lebih bersemangat belajar, keluarga akan lebih harmonis, dan kesejahteraan pun akan lebih mudah raih.
"Hari ini, di atas tanah Desa Kuanek yang subur, kita bersama-sama akan meletakkan batu pertama. Batu ini bukan hanya simbol dimulainya sebuah pembangunan fisik, namun juga simbol dimulainya era baru harapan dan optimisme bagi keluarga penerima manfaat. Ini adalah tonggak sejarah bahwa pemerintah hadir, dekat, dan peduli terhadap kondisi rakyatnya," ujar Falentinus.
Ia berpesan kepada seluruh masyarakat dan Pemerintah Desa Kuanek untuk mendukung proses pembangunan rumah ini. Semua tanggung jawab besar akan menggantung di pundak setiap orang usai pembangunan rumah ini tuntas kelak. Setiap orang diminta menjaga, merawat dan memelihara rumah bantuan yang sudah diberikan ini dengan sebaik-baiknya.
Penerima manfaat juga diminta menjadikan rumah tersebut sebagai tempat yang bersih, nyaman, dan aman. Dengan berkurangnya beban pengeluaran untuk perbaikan rumah yang tidak layak, penerima bantuan diharapkan dapat memanfaatkan penghasilan untuk kebutuhan lainnya yang lebih esensial, seperti kebutuhan anak sekolah.
"Prioritaskan pendidikan, sebab pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan keluarga dan kemajuan Desa Kuanek, serta Kabupaten TTU secara keseluruhan," bebernya. (bbr)
Baca berita Bengkalispos.comlainnya di GOOGLE.NEWS