
BANTEN.COM - Berikut informasi sosok M Azhar Hasibuan, Ketua Pengadilan Agama (PA) Sibolga, Sumatra Utara yang sempat dilaporkan lost contact (hilang kontak) alias hilang saat terjadi bencana banjir di Sumatra Utara termasuk di Kabupaten Sibolga.
Berdasarkan kabar terbaru, Azhar Hasibuan sudah tiba di Posko SAR bersama keluarganya.
Informasi itu dibenarkan langsung oleh Kepala SAR Nias Putu Arga Sudjarwadi.
Putu Arga menyebut, Ketua Pengadilan Agama Sibolga, M Azhar Hasibuan beserta keluarga sempat dinyatakan hilang.
Beruntung Azhar Hasibuan dan keluarganya berhasil selamat.
"Korban lost contact M Azhar Hasibuan (Ketua Pengadilan Agama Sibolga) sempat hilang, tapi telah tiba di Posko SAR bersama keluarga," katanya.
Posko SAR adalah “pos komando/posko operasi pencarian dan pertolongan” yang dibentuk ketika terjadi kecelakaan, bencana, atau situasi darurat yang membutuhkan pengerahan tim SAR.
Instansi utama yang mengorganisir dan mengelola Posko SAR di Indonesia adalah BASARNAS, lembaga nasional yang bertanggung-jawab atas tugas “search and rescue/pencarian dan pertolongan” di seluruh wilayah RI.
Berikut Profil Azhar Hasibuan
Pemilik nama lengkap Muhammad Azhar Hasibuan S.H.I., M.A. ini lahir di Medan, 14 Agustus 1982.
Usianya saat ini baru 43 tahun.
Mengutip Sibolga City Government, Azhar Hasibuan menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama (PA) Sibolga kelas II sejak dilantik pada 18 September 2023.
Ia telah berkarier sejak 2009 di jajaran peradilan agama.
Azhar berpindah dari beberapa kota dan instansi hingga menjabat sebagai Ketua PA Sibolga sejak September 2023.
Sebagai pimpinan, ia dikenal fokus pada reformasi birokrasi, digitalisasi layanan, pelayanan transparan, integritas, dan mediasi dalam penyelesaian perkara--menunjukkan profil sebagai pejabat peradilan modern dan relatif progresif.
Riwayat Pendidikan
Pendidikan formal:
SD di Swasta Al-Ikhlas Medan (1994)
MTs & MA di Swasta Nurul Hakim (lulus 1997 & 2000)
S-1 di IAIN Sumatera Utara (lulus 2007)
S-2 di IAIN Sumatera Utara (lulus 2011)
Gelar akhir sekarang: M.A. (bersama S.H.I.), menunjukkan latar belakang hukum Islam/peradilan agama.
Karier, Jabatan & Perjalanan Profesi
Berikut jejak karier Azhar sebelum menjadi Ketua PA di Sibolga:
2009: CPNS (Calon Hakim) di Pengadilan Agama Medan
2011: Calon Hakim di Pengadilan Agama Bandung
2013: Hakim di Mahkamah Syar'iyah Langsa (Kelas II)
2016: Hakim di Mahkamah Syar'iyah Kutacane (Kelas II)
2020: Hakim di Pengadilan Agama Lubuk Pakam
2021: Wakil Ketua di Pengadilan Agama Sei Rampah
18 September 2023: Dilantik sebagai Ketua PA Sibolga (PA kelas II) menggantikan ketua sebelumnya.
Reformasi Internal
Di bawah kepemimpinan Azhar Hasibuan, PA Sibolga dikenal aktif dalam beberapa upaya modernisasi dan reformasi internal, di antaranya:
- Mendorong inovasi digital dan transparansi layanan publik: misalnya peluncuran aplikasi pelayanan seperti Si-Andi (Sistem Informasi Aduan Pelayanan Terpadu) dan Si-Yasinta (Sistem Informasi Layanan Penyampaian Putusan dan Penetapan) — sebagai bagian dari rencana kerja “agen perubahan” 2025.
- Ia menekankan pada komitmen anti-korupsi & integritas: sebelum setiap persidangan, Azhar rutin membacakan pernyataan konflik kepentingan untuk mencegah gratifikasi atau suap, sebagai bagian dari upaya menjadikan PA Sibolga “bersih” dan profesional.
- Azhar juga secara aktif mendukung dan membimbing SDM (pegawai & ASN muda), memperkuat budaya birokrasi yang akuntabel, disiplin, dan melayani masyarakat dengan baik.
Peran sebagai Hakim & Mediator
Meski menjadi ketua, Azhar Hasibuan tetap mengambil peran langsung dalam menangani perkara dan mediasi:
- Sebagai hakim tunggal, Azhar memimpin sidang, misalnya dalam perkara waris/penetapan ahli waris.
- Sebagai mediator bersertifikat, dia telah memfasilitasi penyelesaian sengketa keluarga--seperti urusan nafkah dan hak asuh anak--melalui mediasi damai, menunjukkan pendekatan humanis dalam penyelesaian perkara di PA Sibolga.
24 Korban Meninggal
Hingga Rabu (26/11/2025) malam, data sementara korban akibat banjir bandang di Sumatra Utara (Sumut) berjumlah 72 orang.
Dari jumlah itu sebanyak 24 korban meninggal dunia.
Berikut rincian total jumlah korban menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan:
- 24 korban meninggal
- 5 orang masih hilang sejak kemarin
- 6 orang luka parah
- 37 orang luka ringan
"Jumlah korban 72 korban. Meninggal dunia 24 orang, luka ringan 37, luka berat 6 orang, serta dalam pencarian 5 orang," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Rabu (26/11/2025).
Sementara itu data jumlah kabupaten/kota yang terimbas banjir, longsor, dan pohon tumbang sebanyak 11 kabupaten.
Berikut datanya:
- Mandailing Natal
- Nias
- Nias Selatan
- Pakpak Bharat
- Serdang Bedagai
- Tapanuli Tengah
- Tapanuli Selatan
- Kabupaten Tapanuli Utara
- Kota Sibolga
- Kabupaten Humbang Hasundutan
- Padangsidimpuan
Korban Tewas di Sibolga 8 Orang
Putu Arga mengatakan data sementara korban meninggal di Sibolga akibat bencana banjir sebanyak 8 orang, dan 21 lainnya hilang.
Informasi dihimpun Medan, 8 orang yang meninggal masing-masing:
- Jalan Perjuangan 2 orang
- Jalan Sutoyo LK I Pasar Baru 2 orang
- Jalan Masjid Budi Sehati 2 orang
- Lapo Uci 2 orang
Sementara data korban hilang berada di tujuh titik yakni:
- Jalan Perjuangan 2 orang
- Jalan Beo 1 orang
- Lapo Uci 1 orang
- Jalan Murai 10 orang
- Jalan Kenanga (Aek Habil) lebih dari 7 orang
Dijelaskan Putu, pihaknya menggerakkan seluruh personel untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh warga.
"Titik lokasi yang terdampak banjir terdiri dari Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Tapian Nauli, Kolang," katanya.
Sementara, tanah longsor terjadi di 7 titik antara lain Badiri, Sibabangun, Lumut, Sarudik, Tapian Nauli.
Saat ini banjir masih terus berlanjut.
Lokasi banjir di Jalan Sibuluan Nauli (Tugu Ikan), dan Simpang Tukka- Sibuluan Baru dan Pondok Batu.
Artikel ini telah tayang di news.com