Tasya Farasya Sempat Ingin Ikhlaskan Uang Rp35 Miliar Demi Mental Anak, Kini Geram Merasa Ditantang Mantan Suami -->

Tasya Farasya Sempat Ingin Ikhlaskan Uang Rp35 Miliar Demi Mental Anak, Kini Geram Merasa Ditantang Mantan Suami

27 Nov 2025, November 27, 2025

Bengkalispos.com– Selebgram Tasya Farasya disebut mengalami kerugian mencapai lebih dari Rp35 miliar akibat penggelapan yang diduga dilakukan mantan suaminya, Ahmad Assegaf. Kuasa hukum Tasya, kliennya sempat berniat mengikhlaskan dugaan kerugian uang yang nilainya fantastis tersebut.

Alasan di balik keputusan besar tersebut ternyata demi menjaga mental dan masa depan anak-anaknya.

Tak Ingin Ada Jejak Digital Buruk

Dalam konferensi persnya, Mohammad Fattah Riphat memuji ketegaran Tasya. Ia menyebut Tasya sebagai sosok yang 'luar biasa' karena tidak memprioritaskan materi di atas nama baik keluarga.

Tasya disebut sangat mengkhawatirkan jejak digital pemberitaan hukum yang bisa berdampak pada anak-anaknya saat mereka dewasa nanti.

"Sebenarnya Tasya sangat luar biasa lho. Dia uang sebesar itu (Rp35 Miliar), dia enggak pikirin," ungkap Riphat saat ditemui di kantornya di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (26/11/2025).

"Dia berusaha untuk, 'Udah jangan diangkat, kalau bisa dilupakan aja'. Karena memang untuk kebaikan nama baik keluarga," ujar Riphat menirukan ucapan Tasya.

Tasya menyadari bahwa konflik hukum yang berkepanjangan akan menjadi konsumsi publik.

"Dia memikirkan apabila nanti ada perkara-perkara hukum lainnya, nanti anak-anaknya kalau sudah besar bagaimana melihat berita-berita tersebut," tambah Riphat.

Fokus Menata Hidup Baru

Sangun Ragahdo menambahkan bahwa sejak awal, prioritas Tasya bukan lagi memperebutkan harta atau menuntut mantan suami, melainkan ingin segera menutup buku dan fokus pada perannya sebagai ibu tunggal serta wanita karir.

 

"Dari awal Bu Tasya sendiri mau fokus kepada karirnya, fokus kepada hidupnya, fokus terhadap ngurus anak-anaknya. Jadi ya mungkin untuk perkara ini sudah selesai kemarin diputus, bisa membuka lembaran baru," jelas Ragahdo.

Karena alasan itulah, Tasya tidak menuntut nafkah maupun harta gono-gini dalam gugatan cerainya, meskipun audit menunjukkan adanya dugaan penggelapan dana dalam jumlah masif dari keuangannya pribadi dan perusahaan.

Kekecewaan karena 'Ditantang' Balik

Namun, niat mulia Tasya untuk berpisah baik-baik dan mengikhlaskan dana tersebut kini terusik. Pihak mantan suami justru mengajukan banding di detik-detik terakhir (H-1) sebelum putusan inkrah (berkekuatan hukum tetap).

Ditambah lagi, beredar isu bohong bahwa uang tersebut sudah dikembalikan, padahal menurut pengacara, belum ada sepeser pun yang kembali.

Sikap pihak lawan yang dinilai "menantang" ini membuat pihak Tasya kini mempertimbangkan langkah hukum lanjutan yang lebih serius.

"Tasya merasa sudah sangat disakiti, tapi dia masih berusaha menjaga nama baiknya demi anak-anak. Tapi ternyata malah ditantangin begini. Ya sudah, kita fight," tutup Riphat. (*)

TerPopuler