
BIREUEN, Bengkalispos.com - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen, Aceh, menyebabkan tiga tower jaringan transmisi tegangan tinggi milik PLN tumbang dan terbawa arus sungai, Rabu (26/11/2025).
Kerusakan pada infrastruktur utama ini berdampak pada padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah Aceh.
Tiga tower yang roboh merupakan bagian dari jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Aruen Bireuen.
Arus banjir yang kuat menghantam pondasi tower, kemudian menyeret struktur baja tersebut ke aliran sungai. Putusnya jaringan transmisi membuat pasokan listrik dari sistem utama terhenti.
Senior Manajer Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Aceh menjelaskan bahwa tumbangnya tower terjadi secara hampir bersamaan saat debit air meningkat tajam.
Itu ada tiga tower yang roboh sehingga menyebabkan listrik di sebagian wilayah Aceh ini padam. Namun kita sudah berusaha bergerak cepat untuk menurunkan ratusan personel kita untuk mengecek dan melakukan tindakan-tindakan antisipasi, ujarnya.
PLN menyatakan telah mengerahkan ratusan petugas untuk melakukan pemeriksaan di sepanjang jalur transmisi yang terdampak banjir.
Tim teknis memetakan lokasi kerusakan, memastikan keamanan medan kerja, serta menyiapkan langkah pemulihan jaringan.
Untuk menjaga pasokan sementara kepada masyarakat, PLN mengoptimalkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Isolated.
Langkah ini dilakukan untuk menambah suplai listrik di wilayah yang tidak terhubung sementara ke jaringan utama.