147 ribu personel Polri dikerahkan saat Nataru untuk jaminan rasa aman masyarakat -->

147 ribu personel Polri dikerahkan saat Nataru untuk jaminan rasa aman masyarakat

25 Des 2025, Kamis, Desember 25, 2025
147 ribu personel Polri dikerahkan saat Nataru untuk jaminan rasa aman masyarakat
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 147.000 personel Polri dikerahkan dalam Operasi Lilin 2025 guna menjaga keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
  • Kehadiran mereka dianggap relevan dalam memberikan rasa aman kepada para pemudik, umat Kristiani yang beribadah, serta masyarakat yang sedang berlibur.
  • Wakil Ketua Umum PB SEMMI, Sandri, menganggap tindakan ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan negara.

NEWS.COM, JAKARTA – Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dianggap sebagai faktor penting dalam menciptakan rasa aman, baik bagi para pemudik, umat Kristen yang melaksanakan misa Natal, maupun masyarakat yang memanfaatkan liburan akhir tahun.

Itu dikemukakan oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Serikat Islam, Sandri.

Sandri menganggap pengutusan sekitar 147.000 personel Polri di berbagai lokasi penting menunjukkan komitmen pihak berwajib dalam menjaga keamanan negara tetap terjaga.

Ia mengatakan, kemacetan lalu lintas yang sering menjadi masalah penting selama Nataru dapat diminimalkan secara signifikan.

"Kepadatan lalu lintas dapat berkurang, baik di jalan darat, laut, maupun udara. Keamanan juga sangat ketat sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat benar-benar terjaga. Ini perlu kita dukung bersama," kata Sandri kepada wartawan, Kamis (25/12/2025).

Tidak hanya terkait keamanan, Sandri juga menggarisbawahi pendekatan yang dilakukan Polri di lapangan.

Ia menunjukkan pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2025 di Papua, di mana anggota Polri menciptakan hubungan dekat dengan warga melalui kegiatan sosial, termasuk pemberian bingkisan kasih kepada anak-anak.

Ia juga mendukung tindakan Kapolri yang memerintahkan jajaran polisi untuk menyosialisasikan nomor darurat nasional, seperti layanan kepolisian 110, ambulans 119, serta layanan informasi jalan tol 0813-8006-8000, agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh bantuan yang cepat.

Arahan Kapolri

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjamin keamanan serta pelayanan bagi masyarakat yang akan melakukan ibadah natal dan merayakan tahun baru.

Hal ini diungkapkan Sigit saat mengunjungi langsung kegiatan perayaan misa natal di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, pada hari Rabu (24/12/2025) sore.

Berdasarkan pengamatan, Sigit hadir untuk mendampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno; Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Djamari Chaniago; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian; Panglima TNI, Agus Subiyanto serta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Rombongan yang memasuki area Gereja Katedral langsung disambut dengan hangat oleh Kardinal Ignatius Suharyo serta pihak lainnya.

Saat memasuki gereja, jemaat yang telah duduk langsung memberikan senyuman kepada rombongan pemerintah yang datang untuk memastikan keamanan.

"Pastinya sesuai dengan arahan Presiden bahwa kita diminta untuk menyediakan pelayanan terkait operasi nataru, di mana kita melakukan pengamanan terhadap masyarakat yang pulang kampung, masyarakat yang melaksanakan misa perayaan Natal, serta masyarakat yang akan mengikuti kegiatan pergantian tahun," ujar Sigit kepada wartawan setelah melakukan peninjauan.

Sigit menyampaikan dalam Operasi Lilin 2025, sekitar 147.000 personel gabungan dikerahkan guna menjaga keamanan selama masa Natal dan Tahun Baru.

"Ini juga merupakan bagian dari wujud bhineka tunggal ika di mana seluruh komponen masyarakat bersama-sama tanpa memandang agama, tetapi semuanya berpadu untuk ikut berkontribusi dalam memberikan rasa aman," katanya.

Di sisi lain, Sigit menyatakan pihaknya juga bekerja sama dengan organisasi masyarakat (ormas) seperti Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dalam pengamanan.

Tampaknya, anggota ormas-ormas tersebut telah siap berjaga di depan hingga bagian dalam gereja.

"Kemarin kami juga melaksanakan apel bersama dengan rekan-rekan lain seperti Banser, dan kami juga mengajak Kokam untuk ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan pengamanan khususnya di gereja-gereja yang menyelenggarakan perayaan misa natal," katanya.

Di sisi lain, Sigit berharap seluruh rangkaian perayaan Misa Natal malam ini juga dapat menjadi doa bagi masyarakat yang sedang mengalami kesedihan akibat bencana alam di Sumatra.

"Dan kita berdoa semuanya agar seluruh rangkaian perayaan Misa Natal, baik hari ini maupun pada pergantian tahun nanti, dapat berlangsung lancar. Tentunya kita juga mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah agar segera bangkit kembali. Kita bersama-sama berdoa untuk saudara kita di Sumatra dan seluruh wilayah negeri ini, agar semua terlindungi dari situasi yang mungkin terjadi akibat prediksi cuaca," tutupnya.

Setelah meninggalkan Gereja Katedral, rombongan langsung berangkat ke Gereja Immanuel di Jakarta Pusat guna memantau pengamanan agar pelaksanaan perayaan natal berjalan dengan baik.

TerPopuler