Abu Ubaidah, Juru Bicara Al-Qassam, Tewas dalam Serangan Israel, Tokoh Simbolik Hamas -->

Abu Ubaidah, Juru Bicara Al-Qassam, Tewas dalam Serangan Israel, Tokoh Simbolik Hamas

30 Des 2025, Selasa, Desember 30, 2025
Abu Ubaidah, Juru Bicara Al-Qassam, Tewas dalam Serangan Israel, Tokoh Simbolik Hamas

PORTAL PURWOKERTO- Nama samaran Abu Ubaidah merujuk pada tokoh yang terkenal sebagai juru bicara resmi Brigade Izz ad-Din al-Qassam, yaitu sayap militer dari kelompok Hamas yang berada di Jalur Gaza, Palestina.

Abu Ubaidah bukanlah nama asli, melainkan nama yang digunakan untuk menutupi identitas aslinya, mirip dengan beberapa tokoh militer lainnya dalam organisasi tersebut.

Selama bertahun-tahun, ia terkenal tampil di depan umum dengan wajah tertutup menggunakan keffiyeh (kerudung khas Palestina), sehingga identitas pribadinya tetap tidak diketahui.

Sebagai perwakilan Brigade al-Qassam, Abu Ubaidah bertanggung jawab menyampaikan pernyataan resmi Hamas terkait operasi militer, perkembangan konflik, serta pesan-pesan promosi kepada masyarakat Arab dan global.

Tugasnya tidak hanya menyampaikan data, tetapi juga menciptakan cerita dan semangat kelompok selama perang berlangsung lama.

Karier dan Kemunculan Publik

Nama Abu Ubaidah pertama kali muncul di tengah publik pada awal tahun 2000-an, dan sejak 2004 hingga 2006 dia sering tampil dalam video atau rekaman pernyataan yang dikeluarkan oleh Hamas, seperti yang dilaporkan spiritofaqsa.or.id.

Ia mendapatkan peran khusus sebagai juru bicara militer Al-Qassam dan tetap menjadi suara utama komunikasi Hamas dalam berbagai eskalasi konflik besar, termasuk dalam berbagai operasi militer terhadap Israel.

Di berbagai pidatinya, Abu Ubaidah sering mengangkat tema perlawanan dan ketangguhan, menjadi simbol yang penting bagi pendukung Hamas di Palestina serta beberapa wilayah di dunia Arab.

Ia juga menjadi sasaran pengejaran oleh militer Israel, karena perannya yang penting dalam perang informasi.

international.

Nama Asli dan Kematian

Asal-usul Abu Ubaidah masih menjadi perdebatan dan belum pernah diverifikasi oleh Hamas selama bertahun-tahun.

Namun, pada bulan Desember 2025, Hamas secara resmi mengonfirmasi bahwa individu yang dikenal dengan nama samaran tersebut telah gugur dalam perang melawan Israel, dengan identitas aslinya yaitu Hudhayfah Samir Abdullah al-Kahlout.

Kematian Abu Ubaidah menjadi momen berharga dalam konflik Gaza-Israel karena ia telah menjadi suara yang khas dan representatif dalam perang yang berlangsung selama hampir dua puluh tahun.

Warisan dan Persepsi Publik

Bagi para pendukungnya, Abu Ubaidah dianggap sebagai tokoh simbolis yang mewakili perjuangan dan semangat perlawanan rakyat Palestina.

Namun di sisi lain, banyak negara memandang Hamas sebagai kelompok ilegal atau teroris, sehingga tokoh seperti Abu Ubaidah juga terkait dengan narasi perselisihan yang rumit dan panjang antara Israel dan Palestina.

TerPopuler