:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5114451/original/063078000_1738231935-1738220539783_apa-arti-masyaallah-tabarakallah.jpg)
Apa Makna MasyaAllah Tabarakallah dan Kapan Waktu yang Tepat Mengucapkannya? Berikut Cara Menjawabnya.
-
Masyaallah Tabarakallah merupakan ucapan yang sering diucapkan oleh umat Islam sebagai bentuk rasa kagum dan terima kasih kepada Allah SWT. Ucapan ini menunjukkan bahwa segala kebaikan datang dari kehendak-Nya.
-
Kalimat ini umumnya diucapkan ketika seseorang melihat atau mendengar sesuatu yang baik, indah, atau mengagumkan. Dengan mengucapkannya, seseorang menyatakan bahwa hal tersebut terjadi berkat kekuasaan Tuhan.
-
Selain digunakan sebagai ekspresi kekaguman, Masyaallah Tabarakallah juga berfungsi sebagai doa. Ucapan ini dipercaya mampu melindungi dari perasaan iri atau hasad.
-
Penggunaan frasa ini dalam pujian membantu menghindari sikap berlebihan dan kesombongan. Hal ini mengingatkan bahwa segala kebaikan hanyalah amanah dari Allah.
-
Masyaallah artinya "apa yang diinginkan oleh Allah, itulah yang terjadi." Kalimat ini mencerminkan pengakuan akan kekuasaan Tuhan atas segala hal.
-
Barakallah berarti "semoga Allah memberkahi." Kalimat ini merupakan doa yang dimohonkan agar kebaikan yang dilihat atau dirasakan mendapatkan berkah dari Allah SWT.
-
Masyaallah Tabarakallah diucapkan ketika seseorang merasa terkesan, seperti melihat prestasi, keindahan alam, atau keunggulan seseorang. Ucapan ini mengajak hati untuk berterima kasih, bukan iri.
-
Ungkapan ini memiliki beberapa fungsi utama, yakni menyatakan rasa terima kasih, meminta berkah, melindungi dari iri hati, serta mengingatkan agar tidak merasa tinggi hati.
-
Jika seseorang mengucapkan Masyaallah Tabarakallah kepada kita, jawaban yang disarankan adalah Alhamdulillah atau Jazakallahu Khairan. Kedua ucapan ini menunjukkan rasa terima kasih dan doa yang baik.
-
Dengan terbiasa mengucapkan dan merespons dengan Masyaallah Tabarakallah, kita menjaga akhlak, memperkuat rasa terima kasih, serta senantiasa mengingat kebesaran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. ***