Berbagai hidangan Natal dari berbagai negara, mulai dari kalkun hingga stollen -->

Berbagai hidangan Natal dari berbagai negara, mulai dari kalkun hingga stollen

11 Des 2025, Kamis, Desember 11, 2025
Bengkalispos.com- Pada Perayaan Natal, beberapa keluarga akan menerima anggota keluarga yang datang dari jauh. Untuk menyambut kembalinya mereka, biasanya diadakan perayaan Natal yang dilaksanakan pada malam sebelum Hari Natal.

Beberapa orang memesan meja di restoran yang terkenal atau menjadi favorit keluarga mereka; ada yang membeli makanan dari luar dan membawanya pulang; serta ada yang menyiapkan hidangan sendiri di dapur rumah mereka.

Namun, tentu saja hidangan makan malam untuk merayakan Natal tidak akan berbeda jauh dari tahun ke tahun.

Daging Panggang

Dikutip dari Culinary Arts Academy Switzerland, ayam kalkun panggang telah menjadi hidangan utama dalam perayaan malam Natal di berbagai negara, termasuk Inggris Raya, Kanada, dan Prancis.

Burung berukuran besar ini juga menyediakan beberapa pilihan pelengkap. Seperti saus kaldu, isi yang lembut, dan berbagai jenis sayuran panggang.

Tradisi menyajikan kalkun panggang pada Hari Natal diduga berasal dari Inggris pada abad ke-16. Pada masa itu, kalkun mulai menggantikan bebek dalam perayaan makan malam yang mewah.

Karena ukuran yang besar ini, seekor burung saja mampu memenuhi kebutuhan makan satu keluarga besar. Dengan demikian, menjadi hidangan yang mudah disiapkan, serta secara perlahan menjadi simbol kekayaan dan persatuan.

Dilaporkan oleh Good Food, jika kalkun tidak diminati atau sulit ditemukan di toko daging terdekat, daging sapi panggang umumnya bisa menjadi alternatif.

Tamale

Di negara-negara Amerika Selatan, atau Amerika Latin, mereka umumnya mengonsumsitamaleMakanan ini dibuat dari adonan jagung yang diisi berbagai bahan, lalu dibungkus dengan daun jagung dan dimasak dengan cara dikukus.

Makanan ini menggambarkan pertemuan keluarga, yang menjadi bagian paling disukai dalam perayaan Natal. Untuk menyajikantamale, seluruh anggota keluarga akan berkumpul dan membuat ratusantamale bersama-sama.

Stollen

Dikutip dari Just Ingredients, musim liburan di Jerman selalu dimeriahkan dengan berbagai jenis sosis dan pelengkapnya. Namun yang menjadi hidangan utama adalah roti.stollen.

Roti stollenadalah roti buah yang dihiasi dengan banyak gula halus. Roti ini menjadi hidangan khas di Jerman, khususnya pada Hari Natal.

Roti tebal yang padat ini diisi dengan buah-buahan kering, permen kulit jeruk, kacang almond, serta rempah-rempah yang memberikan rasa hangat pada tubuh.

Jenis roti ini digambarkan mirip dengan Bayi Yesus yang dibungkus popok, sehingga memiliki makna simbolisnya.

Disebutkan juga bahwa rasa roti ini akan semakin lezat seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, disarankan untuk menyimpannya dengan kemasan yang rapat selama beberapa minggu agar rasanya semakin berkembang.

Kemudian potong roti menjadi lapisan tipis dan sajikan bersama minuman panas, seperti teh, kopi, atau anggur panas.

Christmas Pudding

Meskipun namanya mengandung kata "pudding", hidangan penutup ini sebenarnya adalah kue buah yang dipersiapkan selama beberapa bulan sebelum akhirnya dijual menjelang liburan Natal.

Dikutip dari English Heritage, resep hidangan ini telah ada dan tersebar sejak tahun 1927. Salah satu bahan utamanya bisa ditemukan di toko-toko terdekat, yaitu "alkohol yang kuat."

Kue ini juga dikenal dengan nama lainplum pudding, meskipun demikian seringkali kue ini tidak mengandung buah plum sama sekali. Hal ini disebabkan karena pada abad pertengahan Inggris, "plum" hanyalah istilah lain untuk buah kering.

Proses pembuatan kue ini sering menjadi kebiasaan turun-temurun dalam keluarga. Untuk membuat kue tersebut, adonannya sangat padat sehingga harus dibagi secara bergantian. Terdapat pula tradisi memasukkan uang logam ke dalam adonan, siapa saja yang menemukannya akan dianggap beruntung.

Untuk disajikan, kue ini direbus, kemudian dituang denganbrandyhangat. Bahkan ada yang mampu menyajikannya dengan caraflambe.

Kue Jahe

Kue jahe kering tersedia dalam berbagai bentuk. Beberapa di antaranya berupa tokoh-tokoh, pohon cemara, hingga rumah-rumahan. Kue ini menjadi kebiasaan di berbagai negara di Eropa dan Amerika Utara.

Asal usul bentuk-bentuk kue jahe ini dapat dijumpai sejak abad pertengahan Eropa, ketika para tukang roti membentuk kue tersebut menjadi hewan, Santo, dan Santa serta desain bertema Natal.

Praktik ini masih bisa ditemui di Jerman, di mana mereka menggunakan kue-kue ini sebagai hiasan atau dekorasi pohon Natal.

TerPopuler