Galeri Inklusif di Dot Hub Space, Bandung Timur Kini Punya Tempat Baru -->

Galeri Inklusif di Dot Hub Space, Bandung Timur Kini Punya Tempat Baru

27 Des 2025, Sabtu, Desember 27, 2025

PIKIRAN RAKYAT - Melalui sebuah pameran perdana dengan tema "Ngariung", Dot Hub Space secara resmi dibuka bagi masyarakat, pada Sabtu, 29 November 2025. Pameran ini diadakan bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-15 Dia.Lo.Gue yang dimulai dengan sesi diskusi antara para mitra kolaborasi di Dot Hub SPace.

Dot Hub Space hadir dengan mengusung konsep galeri yang bersifat inklusif dan mampu menarik minat kalangan luas.

"Saya memiliki impian untuk mendirikan sebuah galeri yang sangat inklusif, bukan hanya untuk kalangan tertentu, tetapi sebenarnya seni dan kesenian, desain, seni, serta budaya pada dasarnya bisa dinikmati oleh masyarakat luas," kata Hermawan Tanzil, pendiri Dia.Lo.Gue sekaligus kolaborator di Dot Hub space, saat acara talkshow peresmian Dot Hub Space.

Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran Dot Hub Space di Bandung Timur disebabkan karena sebelumnya galeri-galeri berada di kawasan utara atau pusat.

Melihat hal tersebut memiliki potensi untuk memberikan sesuatu yang berbeda terhadap kualitas seni yang beragam, bukan hanya seni kontemporer tetapi juga mengandung unsur tradisional melalui kehadiran kecapi sunda.

Sementara pembukaan Dot Hub Space dilakukan bersamaan dengan pameran perdana bertema "Ngariung" (dalam bahasa Sunda berarti berkumpul), sebenarnya merupakan wujud perayaan yang menghadirkan para penggemar seni, pelaku seni, tokoh budaya, desainer, serta pemuda untuk bersenang-senang dan bersantai. Pameran ini diikuti oleh lebih dari 50 peserta, dengan penulis Ibrahim Soetomo, kurator Mitha Budhyarto, dan Krishnamurti Suparka.

Lokasi Terbaru Ruang Kreatif di Wilayah Timur Bandung

Lokasi ruang kreatif di Kota Bandung telah banyak berdiri di kawasan pusat kota, namun Dot Hub memilih lokasi yang baru yaitu di Bandung Timur. Meskipun demikian, Dot Hub percaya diri hadir dengan membawa semangat positif melalui berbagai workshop dan beragam program.

"Sejauh mana kita belum tahu, tapi kaki ini harus terus bergerak. Wilayah Bandung Timur sebelumnya tidak diperhatikan, tidak diminati. Saya melihat hal itu sebagai sesuatu yang memiliki potensi. Sejauh mana pun, langkah tersebut harus dimulai. Kami berharap ke depannya akan terus diadakan banyak workshop dan program-program yang kami jalankan di sini, semoga menjadi energi positif bagi wilayah Bandung Timur ini," ujar Tan Tik Lam, pendiri Dot Hub Space.

Konsep Multidisiplin Galeri

Sebagai Founder Tan Tik Lam, menjelaskan bahwa tujuan dari Dot Hub Space adalah untuk anak muda generasi terbaru. Dot Hub Space menghadirkan semangat adaptasi agar terus berkembang bagi generasi yang lebih maju, sehingga tidak terus-menerus melihat ke masa lalu. Anak muda sebagai generasi penerus dapat memperkenalkan berbagai media dalam sebuah galeri yang multidisiplin. Dengan menggabungkan seni murni, budaya, serta desain.

Dot Hub Space yang bertujuan menyediakan ruang yang inklusif dirancang dengan mempertimbangkan aksesibilitas bagi teman-teman penyandang disabilitas. Desain bangunan yang datar sangat cocok untuk mobilitas pengguna kursi roda. Selain itu, terdapat lapangan basket yang dilengkapi rampa, memberikan area olahraga yang ramah termasuk bagi remaja difabel.

TerPopuler