
Bengkalispos.com– Kegiatan masyarakat di beberapa daerah Aceh secara perlahan mulai kembali berjalan seperti biasa. Hal ini terjadi karena Aceh telah kembali terang, salah satunya melalui pengoperasian genset yang dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Untuk mendukung hal tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan pelumas tetap terjaga bagi mesin pembangkit listrik di daerah yang terkena dampak bencana Aceh.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan, untuk terus memberikan penerangan di wilayah yang terkena bencana, Pertamina Patra Niaga telah mendistribusikan 145.600 liter bensin dan 134.400 liter gasoil, beserta pelumas yang dikirim secara rutin.
Ia menyampaikan, pasokan tersebut digunakan untuk mendukung operasional genset di beberapa wilayah, seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Lhokseumawe, dan Banda Aceh. Pemenuhan pasokan terus dilakukan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memastikan ketersediaan energi, khususnya dalam situasi darurat.
"Kami mendukung langkah pemerintah dalam mengatasi bencana dengan menyediakan bahan bakar minyak dan pelumas agar operasional genset dapat berjalan lancar," kata Roberth dalam pernyataannya, Rabu (13/12).
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa agar penyaluran berjalan dengan baik, Pertamina Patra Niaga terus bekerja sama dengan Kementerian ESDM dan pihak-pihak terkait. Pendistribusian energi dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan.
"Kami berkomitmen memastikan ketersediaan energi agar proses pemulihan masyarakat dapat berjalan secara terus-menerus," tambahnya.
Sementara itu, Manajer Wilayah Komunikasi, Hubungan, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampouw, mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan pengelompokan distribusi.
Area Banda Aceh dan sekitarnya mendapatkan pasokan dari Terminal BBM Krueng Raya, sementara wilayah Bener Meriah, Takengon, Aceh Tengah, dan sekitarnya diatur oleh Integrated Terminal Lhokseumawe.
Dengan dukungan tersebut, Pertamina Patra Niaga berharap kebutuhan pasokan listrik masyarakat serta layanan umum di Aceh dapat tetap tercukupi selama masa pemulihan.
"Pertamina Patra Niaga akan terus bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan ketahanan energi, termasuk dalam kondisi darurat dan bencana," katanya.