GMNI Malaka Gelar Baksos Tanam Pohon di DAS Motaain -->

GMNI Malaka Gelar Baksos Tanam Pohon di DAS Motaain

30 Des 2025, Selasa, Desember 30, 2025
GMNI Malaka Gelar Baksos Tanam Pohon di DAS Motaain
Ringkasan Berita:
  • MNI Cabang Malaka bekerja sama dengan warga Desa Motaain melaksanakan kegiatan sosial berupa penanaman bibit pohon mahoni sepanjang DAS guna mencegah terjadinya banjir bandang.
  • Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, Babinsa, serta masyarakat sebagai bentuk upaya penghijauan di kawasan yang sering terkena banjir.
  • Pohon mahoni dipilih karena akarnya yang kuat, mampu mengurangi erosi, serta memperkuat tanggul sungai.
  • GMNI berkomitmen untuk melanjutkan program penanaman pohon dengan menambahkan pengadaan bibit tanaman.
 

Laporan Reporter Bengkalispos.com, Kristoforus Bota

Bengkalispos.com, BETUN- Untuk mencegah terjadinya bencana alam, khususnya banjir bandang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Malaka bekerja sama dengan warga Desa Motaain menyelenggarakan kegiatan sosial berupa penanaman pohon mahoni di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), pada Senin (29/12/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian GMNI terhadap perlindungan lingkungan alam sekaligus tindakan strategis dalam upaya penghijauan di kawasan yang rentan terhadap bencana.

Desa Motaain tercatat sering mengalami banjir ketika curah hujan tinggi, sehingga diperlukan langkah pencegahan yang terus-menerus.

Kegiatan bakti sosial ini dihadiri oleh Kepala Desa Motaain, Ambrosius Klau, anggota TNI melalui Babinsa setempat, serta ratusan warga desa. Antusiasme masyarakat terlihat jelas ketika mereka bersama-sama menanam puluhan pohon mahoni di sepanjang tanggul sungai yang sebelumnya dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Malaka.

Pohon mahoni dipilih karena memiliki akar yang kokoh dan mampu memperkuat struktur tanah. Selain berfungsi sebagai pencegah erosi, kehadiran pohon ini diharapkan dapat memperkuat tanggul sungai sehingga mampu menurunkan risiko banjir saat musim hujan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Cabang Malaka, Erwin Bani, kepada Bengkalispos.com mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan tindakan yang baik dan memberikan pengaruh langsung terhadap warga yang tinggal di kawasan DAS.

"Desa Motaain sering terkena banjir ketika curah hujan tinggi. Menanam pohon ini bertujuan untuk menjaga kestabilan tanah, memperkuat tanggul, serta membantu mengurangi dampak banjir saat terjadi bencana," kata Erwin.

Ia menekankan bahwa tugas mahasiswa tidak hanya sebagai agen perubahan, tetapi juga harus mampu bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam melakukan kegiatan nyata yang bermanfaat.

Erwin juga menyampaikan bahwa kegiatan penghijauan ini belum berakhir di sini. GMNI Cabang Malaka telah berkoordinasi dengan Kepala UPTD KPH Wilayah Belu–Malaka mengenai pembelian bibit pohon selanjutnya.

"Kami telah berkoordinasi dengan Kepala UPTD KPH Belu–Malaka dan mendapatkan respon yang positif. Selanjutnya akan dilakukan bantuan dalam pengadaan bibit pohon asam. Tugas GMNI berikutnya adalah melakukan survei lokasi DAS yang memerlukan penanaman," katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Erwin mewakili GMNI Cabang Malaka berharap mampu meningkatkan kesadaran bersama masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko bencana. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dianggap sebagai kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, hijau, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Ambrosius Klau, menyampaikan rasa terima kasih dan antusiasnya terhadap kegiatan sosial yang diinisiasi oleh GMNI Cabang Malaka. Ia mengatakan bahwa penanaman pohon mahoni sepanjang tanggul sangat berperan dalam menjaga ketahanan tanah.

"Jika tanggul tetap kuat, masyarakat akan terlindungi dari bahaya erosi dan bencana banjir. Kegiatan semacam ini sangat berguna bagi desa kami," kata Ambrosius.(ito)

 

Ikuti informasi dari Bengkalispos.com lebih lanjut di GOOGLE NEWS

TerPopuler