Jadwal Penerbangan Jakarta–Aceh Stabil, Harga Tiket Naik Pasca Banjir Besar Sumatera -->

Jadwal Penerbangan Jakarta–Aceh Stabil, Harga Tiket Naik Pasca Banjir Besar Sumatera

2 Des 2025, Selasa, Desember 02, 2025

Bengkalispos.com- Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Aceh dalam beberapa hari terakhir menimbulkan kecemasan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Namun dalam kondisi cuaca yang ekstrem tersebut, penerbangan dari Jakarta ke berbagai kota di Sumatera, seperti Padang, Medan, dan Banda Aceh, tetap beroperasi dengan lancar tanpa adanya hambatan signifikan baik dari segi jadwal maupun operasional bandara.

Pengamatan Bengkalispos.com pada beberapa aplikasi dan situs web pemesanan tiket online menunjukkan bahwa sejumlah bandara seperti Minangkabau (Padang), Kualanamu (Medan), dan Sultan Iskandarmuda (Banda Aceh) masih melayani penerbangan rutin dengan penyesuaian keamanan sesuai standar cuaca.

Maknanya, penumpang yang telah merencanakan perjalanan untuk kembali ke kampung halaman, liburan, atau urusan pekerjaan masih dapat merasa tenang.

Meski demikian, terdapat satu hal yang sangat mencolok: harga tiket pesawat dari Jakarta ke Aceh meningkat secara signifikan.

Harga tiket dari Jakarta ke Aceh meningkat tajam setelah terjadi banjir

Berdasarkan pencarian di berbagai situs dan aplikasi pembelian tiket pesawat online, terlihat bahwa tiket penerbangan dari Jakarta ke Aceh untuk jadwal keberangkatan sekitar seminggu mendatang hampir tidak tersedia dalam kisaran harga Rp 1 jutaan.

Meskipun dalam kondisi normal di luar musim liburan, beberapa maskapai masih sering menjual tiket Jakarta–Aceh dengan harga Rp 800 ribu hingga Rp 1,4 jutaan.

Sekarang, sebagian besar tiket berada dalam kisaran harga Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta, tergantung pada maskapai dan jam penerbangan.

Peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti meningkatnya permintaan menjelang liburan akhir tahun dan cuaca yang tidak menentu, sehingga sejumlah penumpang memutuskan untuk menggunakan transportasi udara sebagai pilihan paling aman.

Berikut informasi terbaru mengenai harga tiket dari beberapa maskapai yang menyediakan penerbangan langsung dari Jakarta ke Aceh:

1. Super Air Jet – Pagi Hari

Maskapai Super Air Jet yang melayani penerbangan langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Bandara Sultan Iskandarmuda pada siang hari, kini menetapkan harga tiket sekitar Rp 2,2 juta.

Maskapai ini terkenal dengan model bisnis maskapai penerbangan murah, tetapi selama masa liburan panjang dan pasca-bencana, harganya menyesuaikan dengan permintaan pasar.

2. Cahaya Air – Pagi Hari

Pelita Air menjadi salah satu opsi yang diminati oleh wisatawan yang ingin melakukan perjalanan di pagi hari. Untuk jadwal penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Aceh, tiket dijual dengan harga sekitar Rp 2,3 jutaan.

Meskipun bukan sebuah maskapai penerbangan dengan biaya murah, Pelita Air sering dipilih karena jadwal penerbangannya yang konsisten dan pesawatnya yang tergolong masih baru.

3. Batik Air – Pagi Hari

Batik Air menawarkan penerbangan di siang hari dengan harga berkisar antara Rp 2,5 juta. Selain menyediakan layanan lengkap, Batik Air juga memiliki jadwal yang stabil meskipun terjadi kendala cuaca atau peningkatan jumlah penumpang.

Jadwal Penerbangan Tetap Stabil Meski Banjir Melanda Sumatera

Berbeda dengan jalur darat yang paling terkena dampak akibat banjir dan tanah longsor, jalur udara justru tergolong aman.

Sampai saat ini, belum terjadi perubahan yang mencolok pada jadwal penerbangan Jakarta–Aceh, baik dari segi frekuensi, waktu keberangkatan, maupun aktivitas maskapai.

Tidak ada pembatalan besar-besaran, penundaan yang berkepanjangan, atau pembatasan aktivitas operasional. Seluruh perusahaan penerbangan tetap menjalankan rute rutin ke Aceh seperti biasanya.

Beberapa hal yang menjaga kelancaran penerbangan antara lain, Bandara Sultan Iskandarmuda aman dari banjir dan terus beroperasi seperti biasa.

Cuaca buruk lebih sering terjadi di daerah pegunungan dan wilayah aliran sungai yang padat di Sumatera, bukan di kawasan bandara.

Koordinasi penanggulangan dari AirNav Indonesia dan otoritas bandara berjalan dengan baik sehingga tidak terjadi tumpang tindih jadwal.

Namun, penumpang tetap sebaiknya mengawasi kondisi cuaca, khususnya pada jam-jam yang rentan terjadi hujan lebat.

Berdasarkan kondisi banjir yang mulai berkurang dan kegiatan masyarakat yang kembali normal, permintaan penerbangan ke Aceh diperkirakan akan naik dalam dua minggu mendatang.

Aceh menjadi salah satu destinasi yang disukai untuk berwisata keagamaan, alam, maupun kunjungan keluarga pada akhir tahun. Oleh karena itu, harga tiket diperkirakan masih akan meningkat, khususnya selama masa puncak antara 20 hingga 31 Desember.

Kesimpulannya, banjir yang terjadi di Sumatera tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penerbangan antara Jakarta dan Aceh.

Jadwal tetap berjalan seperti biasa, maskapai terus melakukan penerbangan sesuai rencana, dan bandara tetap beroperasi dengan aman. Namun, harga tiket mengalami kenaikan yang cukup besar seiring meningkatnya permintaan dan kondisi cuaca.

Jika Anda berencana melakukan perjalanan ke Aceh dalam waktu dekat, persiapan yang matang dan pemesanan tiket lebih awal menjadi faktor penting agar perjalanan tetap nyaman menjelang musim liburan akhir tahun.

TerPopuler