Kapal Penyapu Ranjau Baru JS Kerama Diperkenalkan di Yokohama -->

Kapal Penyapu Ranjau Baru JS Kerama Diperkenalkan di Yokohama

22 Des 2025, Senin, Desember 22, 2025

Pada 18 Desember, Pasukan Maritim Bela Diri Jepang mengadakan acara penamaan dan peluncuran kapal penyapu ranjau baru bernama JS Kerama di lokasi Japan Marine United (JMU) yang berada di distrik Yokohama.

Kapal ini merupakan unit kelima dari kelas Awaji yang sedang dalam tahap akhir pengerjaan dan direncanakan akan bergabung dengan armada pada tahun fiskal 2026.

+ Portugal menjadi negara pertama yang menerima pesawat A-29N Super Tucano dengan konfigurasi NATO.

JS Kerama memiliki panjang 67 meter, lebar 11 meter, kedalaman air 5,2 meter, serta berat displacement sekitar 690 ton. Kru kapal terdiri dari sekitar 50 personel militer. Sistem tenaga menggunakan dua poros dengan mesin diesel, sehingga mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 14 knot, setara dengan 26 km per jam.

Mengenai senjata dan sistem misi, kapal ini dilengkapi dengan satu senjata artileri 20 mm yang dapat dioperasikan secara jarak jauh, serta satu paket lengkap peralatan pertahanan ranjau. Peralatan ini meliputi sistem pemindaian magnetik dan akustik, yang dirancang untuk mengidentifikasi dan menonaktifkan berbagai jenis ranjau laut.

Dibangun sebagai kapal kelima dari kelas Awaji, Kerama diberi nama yang sebelumnya tidak pernah digunakan oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang maupun oleh Pasukan Maritim Bela Diri saat ini. Nama ini berasal dari Kepulauan Kerama yang berada di sebelah barat daya pulau utama Okinawa.

Tujuan utama kapal penyapu ranjau adalah memastikan keselamatan jalur pelayaran dengan menetralisir ranjau laut, yang merupakan komponen penting dalam pertahanan pantai dan kebebasan berlayar. Kapal-kapal kelas Awaji terkenal karena penggunaan lambung yang terbuat dari bahan komposit serat penguat (FRP), yang secara signifikan mengurangi jejak magnetik. Sifat ini menjadikan kelas tersebut sebagai salah satu deretan kapal dengan lambung komposit terbesar yang beroperasi di dunia.

Setelah selesainya pekerjaan akhir dan pelaksanaan uji coba laut, JS Kerama diperkirakan akan secara resmi bergabung dengan armada Jepang pada tahun fiskal 2026, meningkatkan kemampuan penanggulangan ranjau Pasukan Maritim Bela Diri Jepang.

Sumber dan gambar: Japan Marine United (JMU) | Instagram @jmsdf_pr. Konten ini dibuat dengan dukungan AI dan telah diverifikasi oleh tim editorial.

TerPopuler