
Kepala geng perampok bersenjata yang didukung oleh militer Israel diGazagugur saat sedang menengahi perselisihan keluarga, demikian kelompok tersebut menyampaikan pada Kamis seperti yang dilaporkanArab News. Ini merupakan pukulan berat bagi upaya Israel dalam mendukung para pelaku kejahatan di Gaza melawanHamas.
Yasser Abu Shabab, seorang pemimpin suku Badui yang berada di Rafah, wilayah yang dikuasai Israel di bagian selatan Gaza, terkenal sebagai tokoh utama dari kelompok kecil yang muncul di Gaza sejak genosida yang dimulai lebih dari dua tahun lalu, yang menentang Hamas.
Kematianya akan menjadi pemicu bagi Hamas, yang telah menyebutnya sebagai pengkhianat dan memerintahkan pejuangnya untuk membunuh atau menangkapnya.
Pasukan Rakyat Gaza menyatakan dalam pernyataannya bahwa pemimpin mereka meninggal akibat luka tembak saat sedang menengahi perselisihan keluarga. Mereka menolak laporan yang mengklaim bahwa Hamas terlibat dalam pembunuhan tersebut sebagai "informasi yang salah".
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengakui pada bulan Juni bahwa Israel telah memberikan senjata kepada kelompok-kelompok yang disebut sebagai anti-Hamas, meskipun Israel hanya mengungkapkan sedikit informasi tambahan mengenai kebijakan tersebut sejak saat itu.
Kelompok Abu Shabab masih aktif beroperasi di wilayah Gaza yang dikuasai pasukan Israel sejak Hamas dan Israel mencapai gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat pada 10 Oktober.
Rafah menjadi tempat beberapa peristiwa kekerasan paling parah selama masa gencatan senjata.
Warga melaporkan terjadinya baku tembak di lokasi tersebut pada hari Rabu, sementara Israel menyatakan bahwa empat tentaranya mengalami luka. Militer Israel mengungkapkan pada hari Kamis bahwa pasukannya telah membunuh sekitar 40 pejuang Hamas yang terjebak di dalam terowongan di bawah kota Rafah.
Pada 18 November, kelompok Abu Shabab membagikan sebuah video yang menampilkan puluhan perampok menerima instruksi dari wakilnya untuk melakukan operasi keamanan guna "membersihkan Rafah dari teror," sebuah pengacuan yang tampaknya merujuk pada pejuang Hamas yang diduga bersembunyi di sana.
Angkatan Rakyat bersumpah akan melanjutkan perjuangan Abu Shabab dan "melawan terorisme" di Gaza, menurut kelompok tersebut.
Kematian Abu Shabab pertama kali dilaporkan oleh media Israel, termasukKanStasiun radio publik Israel, merujuk pada sumber keamanan. Radio Angkatan Darat Israel, yang juga merujuk pada sumber keamanan, menyatakan bahwa ia meninggal di Rumah Sakit Soroka di bagian selatan Israel akibat luka yang tidak dirinci, namun rumah sakit tersebut menyangkal pernah menerima dia.