Ketua Syuriah MWC NU Wanasari Brebes Lepas Kirab Bendera Merah Putih dan NU di Glonggong -->

Ketua Syuriah MWC NU Wanasari Brebes Lepas Kirab Bendera Merah Putih dan NU di Glonggong

31 Des 2025, Rabu, Desember 31, 2025

Bengkalispos.comBREBES -Berlokasi di TPQ Muslimat NU Glonggong Dukuh Desa Glonggong Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Kirab Bendera Merah Putih, NU dan Badan Otonom dilepas secara simbolis oleh Rois Syuriah MWC NU Wanasari, KH Sobarudin.

Dengan membaca surat Al Fatihah dan sholawat KH Sobarudin, acara pelepasan Kirab Bendera ini dihadiri oleh beberapa pengurus NU ranting NU, badan otonom NU serta pasukan santri TPQ Muslimat dan Madrasah Diniyah Takmiliyah di Glonggong Dukuh.

KH Sobarudin menyatakan bahwa kitab bendera ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Harlah NU yang diadakan oleh MWC NU Wanasari.

Kegiatan ini berlangsung secara berurutan dimulai dari apel pelepasan kirab bendera pada hari Sabtu, 27 Desember 2025 dan akan selesai dengan acara utama berupa pengajian umum di desa Kertabesuki.

Karnaval Bendera di Glonggong Dukuh yang diselenggarakan pada hari Selasa, 30 Desember 2025 diramaikan oleh kelompok marching band dari GP Ansor Glonggong Dukuh.

Pengiring rombongan dari Fatayat NU dan organisasi otonom lainnya berada di belakang rombongan kirab bendera.

Hadir dan turut menyampaikan sambutan dalam acara Pelepasan Kirab Bendera Merah Putih, NU dan Badan Otonom, Ketua Tafidziyah MWC NU Wanasari H Takmuri didampingi Sekretaris MWC NU Akhmad Sururi. Beberapa pengurus NU Ranting NU Glonggong Dukuh juga hadir, termasuk Rois Syuriah, Kyai Masruri serta beberapa anggota Tanfidziah NU.

 

Pada kesempatan itu, Akhmad Sururi selaku Sekretaris MWC NU Wanasari menekankan bahwa sebagai anggota NU harus memiliki semangat yang kuat dalam memegang teguh nilai-nilai ajaran Ahlussunah wal jamaah serta semangat nasionalisme.

Pembawaan bendera menjadi lambang semangat masyarakat Nahdliyyin, baik yang bersifat struktural maupun budaya, dalam upaya memberikan pelayanan kepada NU dan bangsa Indonesia yang dicintai.

"Semangat ber-Nu dengan menjaga persatuan Nahdliyah sangat penting. Hal ini menjadi kekuatan bersama kita dalam berkhidmah untuk NU. Dengan kirab bendera ini, seluruh elemen NU dan organisasi otonom tercipta rasa kompak dalam satu barisan NU. Inilah yang kita butuhkan dalam kehidupan beragama dan berbangsa," ujar Akhmad Sururi

"Sebagai pengurus NU, kita harus merasa terpanggil untuk bersama-sama memperkuat barisan NU dalam kerangka ukhuwah nahdliyah, ukhuwah Islamiah, dan ukhuwah wathoniyah. Ketiga nilai ukhuwah ini menjadi bentuk implementasi bagi seluruh warga NU yang tinggal di tanah air Indonesia yang dicintai," tutup Sekretaris MWC NU Wanasari.

Hadiri kegiatan pelepasan Kirab Bendera yang diadakan oleh MWC NU Wanasari di Dukuh Glonggong, Hj Tuti Nur Khayati MA dari PAC Muslimat NU Wanasari yang bertugas sebagai petugas protokol dalam acara pelepasan. Ia memimpin jalannya acara mulai dari pelepasan hingga penyebaran bendera di gedung NU Ranting desa Glonggong.

TerPopuler