Kiev Mengutuk Serangan Mengerikan Pasukan Rusia di Desa Shakhove, Tentara Kremlin Tembak Mati Prajurit yang Menyerah -->

Kiev Mengutuk Serangan Mengerikan Pasukan Rusia di Desa Shakhove, Tentara Kremlin Tembak Mati Prajurit yang Menyerah

30 Des 2025, Selasa, Desember 30, 2025
Kiev Mengutuk Serangan Mengerikan Pasukan Rusia di Desa Shakhove, Tentara Kremlin Tembak Mati Prajurit yang Menyerah

KABAR CIREBON- Penggerebekan pasukan Rusia di Desa Shakhove, Pokrovsky memicu penyelidikan oleh Kantor Jaksa Agung Ukraina. Kiev menerima laporan bahwa prajurit Kremlin di desa tersebut melakukan tindakan kekerasan terhadap penduduk sipil dan tentara Ukraina.

Kantor Jaksa Agung Ukraina telah mengumpulkan data dan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa pasukan Rusia menembak dua tentara Ukraina yang sudah menyerah.

"Kematian yang sengaja dilakukan terhadap tawanan perang merupakan pelanggaran besar terhadap Konvensi Jenewa dan memenuhi kriteria sebagai tindak pidana internasional yang serius," ujar kantor jaksa agung.

Selain memasuki Desa Shakhove, pasukan Putin juga melancarkan serangan terhadap Kota Orikhiv di garis depan wilayah Zaporizhia, Ukraina. Serangan ini kembali menimbulkan korban jiwa di kalangan penduduk sipil.

"Serangan udara Rusia menyebabkan kematian seorang pria berusia 46 tahun dan melukai seorang perempuan berusia 49 tahun," ujar Gubernur Ivan Fedorov melalui Telegram.

Wilayah Donetsk juga tidak terhindar dari serangan pasukan Rusia. Gubernur Vadym Filashkin menulis di Facebook bahwa serangan Rusia telah menyebabkan satu korban jiwa dan lima orang cedera.

Dmytro Lubinets, komisioner hak asasi manusia Ukraina, menyampaikan melalui Telegram bahwa pasukan Rusia menewaskan tujuh penduduk sipil yang berlindung di ruang bawah tanah di kota Pokrovsk, Ukraina.

Di bagian lain, serangan Ukraina menyebabkan luka pada lima orang warga sipil di wilayah Belgorod Rusia, demikian menurut laporan kantor berita negara Rusia TASS yang merujuk pada pernyataan pejabat setempat.

Serangan Ukraina juga menyebabkan luka pada empat penduduk sipil di wilayah Zaporizhia yang dikuasai Rusia, serta tiga penduduk sipil di wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia, menurut laporan TASS yang mengutip pejabat setempat.

Dalam pidato yang disiarkan melalui televisi dari Kremlin, Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyampaikan berbagai pernyataan mengenai konflik militer Moskow di Ukraina, termasuk klaim bahwa pasukan Rusia sedang bergerak menuju kota Zaporizhia di Ukraina.

Jenderal Valery Gerasimov, Komandan Angkatan Darat Rusia, menyampaikan dalam pidato yang sama bahwa pasukan Rusia telah menguasai 6.460 kilometer persegi (2.494 mil persegi) wilayah di Ukraina pada tahun 2025, termasuk 334 desa.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) merujuk pada pernyataan direktur jendralnya, Rafael Grossi, yang menyebutkan bahwa perbaikan jalur listrik di sekitar pembangkit nuklir Zaporizhzhia di Ukraina telah selesai dilakukan.

TerPopuler